Berita

Wafatnya Istri Wakapolri, Mendagri: Kami Sangat Merasa Kehilangan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan rasa kehilangannya usai mendengar kabar tentang meninggalnya istri Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Tutik Gatot Eddy. Tutik meninggal dunia akibat sakit pada Jumat, 7 April 2023 sekitar pukul 15.25 WIB di Singapura.

Mendagri mengungkapkan perasaan duka cita sedalam-dalamnya atas kepergian almarhumah. Menurut Tito, dirinya dan istri sangat dekat dengan almarhumah. Ia berharap agar almarhumah khusnul khatimah dan keluarganya diberikan kekuatan serta kesabaran.

Sebelumnya, Tito mengungkapkan, istri Wakapolri sempat meminta bantuan untuk mengakses perawatan medis di Singapura saat masa lockdown pandemi. Atas permintaan itu, Tito berusaha membantu agar Tutik Gatot Eddy bisa mendapatkan pengobatan yang tepat.

Dalam informasi yang disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho, dijelaskan bahwa Tutik Gatot Eddy meninggal dunia pada Jumat, 7 April 2023 pukul 15.25 WIB karena sakit. Selanjutnya, jenazah almarhumah akan dimakamkan pada Sabtu, 8 April 2023 pagi.

Rencana pemakaman jenazah Tutik Gatot Eddy terbilang dekat dengan tanggal meninggalnya. Menurut informasi terakhir, jenazah almarhumah akan disolatkan di masjid Nurrudin sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung menuju TPU Joglo sekitar pukul 09.30 WIB untuk dimakamkan.

Tak hanya Mendagri, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo, bersama dengan sejumlah jajaran IMI Pusat, juga turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya istri Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono. Bambang mengatakan bahwa almarhumah selama ini merupakan sosok yang luwes dan santun, serta selalu memberikan dukungan kepada suaminya dalam menjalankan tugas.

Tak hanya itu, istri Wakapolri diapresiasi Bambang sebagai sosok yang mampu meluangkan waktu untuk keluarganya dan terus mengajak tunjang kegiatan organisasi dan kemasyarakatan. Bambang berharap agar keluarga besar Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono diberikan ketabahan dan kesabaran menghadapi musibah ini.

Selain Bambang Soesatyo, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya istri Wakapolri. Airlangga mengajak seluruh pihak untuk mendoakan agar almarhumah khusnul khatimah dan semoga diterima di sisi Allah SWT. Ia juga berharap agar keluarga almarhumah diberikan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini.

Kehilangan istri Wakapolri, Tutik Gatot Eddy, tentu saja meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga maupun relasi. Berbagai pihak dalam kesempatan ini turut berduka dan menghaturkan doa. Semoga almarhumah khusnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta kesabaran dalam melewati masa-masa sulit ini. Maka, mari kita semua mendoakan kepergiannya dengan khusyuk.

Meninggalnya istri Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono ini sungguh menjadi dukacita bagi keluarga dan relasi, serta berbagai pihak yang mengenal dekat. Dalam kesempatan yang penuh duka ini, tidak ada kata-kata yang bisa menggantikan rasa kehilangan yang dialami oleh Kakak Gatot dan keluarga. Namun demikian, kita semua berharap agar keluarga almarhumah diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini.

Baca juga: Istri Wakapolri Akan Dikuburkan di TPU Joglo Jakarta Barat.

Arya Pratama

Arya Pratama adalah seorang jurnalis senior yang fokus pada berita politik. Ia telah bekerja untuk beberapa media terkemuka di Indonesia. Selama kariernya, Arya telah meliput berbagai peristiwa penting di dunia politik Indonesia, termasuk pemilihan umum, sidang parlemen, serta peristiwa-peristiwa penting di tingkat nasional dan internasional.