Connect with us

Uncategorized

Thailand Masters 2020: Atlet badminton Gregoria lolos ke babal semi final

Avatar

Published

on

detikcom

Melawan Busanan Ongbamrungphan dari Thailand, pemain badminton Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung maju ke semi final setelah memenangkan poin dari 3 kali main melawan perwakilan dari tuan rumah dalam pertandingan Thailand Masters 2020.

Dalam Indoor Stadium Huamark, hari Kamis 23 Januari, saat melawan Busanan, Gregoria sempat kalah pada babak pertama. Tetapi tidak lama ia segera menyusul skor dan mengambil dua babak berikutnya dan memenangkan pertandingan dengan skor 14-21 di babak pertama, 21-11 di babak ke-dua, 21-10 di babak ke-tiga.

Dengan kemenangan yang didapat Gregoria ini menjadi harapan bagi Indonesia untuk menjaga kejuaraan dalam kategori tunggal putri. Ia menjadi satu-satunya pebulutangkis Indonesia yang masih bertahan.

Lalu ia ditunggu-tunggu dengan pertandingan semi final selanjutnya. Pertama ia harus menghadapi Akane Yamaguchi, juara lawan dari Phiyyataporn Chaiwan, skor babak pertama 21-19, dan ke-dua 21-10.

Secara perhitungan sejarah bermain Gregoria, ia kalah sebanyak empat kali selama bermain dengan Yamaguchi sebanyak lima kali. Kemenangan satu kalinya itu diraih di Asian Games 2018.

Pada kategori ganda campuran, Serena Kani-Dejan Ferdiansyah kalah telak melawan Lai Pei Jing-Tan Kian Meng dengan skor 15-21 dan 13-21.

Kategori ganda putra pun Indonesia harus kehilangan perwakilannya. Bagas Maulana-Muhammad Shohibul Fikri dikalahkan oleh pasangan perunggu dari Olimpiade 2016, Chris Langridge-Marcus Ellis dengan skor 16-21 dan 19-21.

SUMBER: Detik

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Uncategorized

Pendeta terduga pencabul jemaatnya sudah tertangkap

Avatar

Published

on

Pixabay
Seorang oknum pendeta di Surabaya, berinisial HL (57 tahun) ditangkap oleh polisi Kepolisian Jawa Timur.
Hal ini karena diduga ia telah melakukan pencabulan pada jemaatnya selama belasan tahun sejak dirinya masih laki-laki di bawah umur.
Pencabulan dilakukan HL sejak tahun 2005, di mana korban IW masih 12 tahun, yang kini 26 tahun, menurut Irjen Pol Luki Hermawan, Kapolda Jatim.
Kasus ini terungkap ketika kuasa hukum dari keluarga korban melaporkan HL tempo hari. Pihak Mapolda Jatim kemudian segera melakukan penyelidikan kepada pelaku dan beberapa saksi.
Tetapi, HL diduga merencanakan pelarian diri karena pada Jumat (6/3), setelah ia diperiksa, HL mengganti nomor kendaraan dan ponselnya.
“Yang bersangkutan tahu-tahu melakukan perubahan nomor kendaraan, mengubah nomor telepon dan juga mengganti data tempat tinggal. Kabarnya ia akan pergi ke luar negeri,” jelas Luki, di Surabaya, Senin (9/3).
Namun, pada Sabtu (7/3), HL berhasil ditangkap sebelum dirinya berhasil melarikan diri. Segera pihak kepolisian menahannya di tahanan Mapolda Jatim.
Kronologi kasus terjadi saat korban, IW, berusia 9 tahun (berbeda dengan keterangan yang dimiliki polisi).
Aksi bejat terus dilakukan oleh HL bertahun lamanya.
Kasus terungkap saat korban akan merencanakan pernikahan dan pihak keluarganya ingin dirinya melakukan pemberkatan oleh HL, namun IW menolak.
Korban mengalami depresi setelah kasusnya terungkap hingga memerlukan pendampingan dari psikiater dan psikolog.
Diketahui, modus HL dalam tindak kriminalnya tersebut dengan melakukan ancaman dan pemaksaan pada korban, hal ini dijelaskan oleh Kombes Pol R. Pitra Andrias Ratulangie, Dirreskrimum Polda Jatim.
Pitra juga menuturkan bahwa HL melakukan tindakannya tersebut di dalam lingkungan gereja, yaitu di sebuah ruangan di dalam gereja, lantai 4.
Akibatnya, HL dijerat Pasal 82 UU Perlindungan Anak dengan hukuman penjara 15 tahun. Juga Pasal 264 KUHP, ancaman penjara 7 hingga 9 tahun.
SUMBER: CNN

Continue Reading

Uncategorized

Manchester City Juara Carabao Cup 2020

Avatar

Published

on

Manchester city juara carabao cup 2020

Manchester City Berhasil menjadi juara di kompetesi Carabao Cup 2020 setelah berhasil mengalahkan Aston Villa di pertandingan final dengan skor 2-1 di Stadion Wembley, London.

Stadion Wembley yang menjadi tempat digelarnya pertandingan Final Carabao Cup 2020 menjadi saksi sejarah kemenangan Manchester City meraih gelar juara untuk yang ketujuh kalinya dan tiga kali berturut-turut.

Ya, The Citizens berhasil mengangkat trofi juara Carabao Cup (yang sebelumnya bernama Piala Liga atau FA Cup) ketiga kalinya setelah sebelumnya mereka juga berhasil membawa pulang piala tersebut dua kali berturut-turut pada 2018 dan 2019. Tiga trofi lainnya diraih pada tahun 1970, 1976, 2014, dan 2016.

Di final, kedua tim saling melancarkan aksi jual beli serangan. Aston villa melakukan serangan yang cukup impresif di babak pertama, namun belum bisa membuahkan gol.

Awal petaka menimpa Aston Villa saat Phil Foden yang berhasil menusuk dari sisi kanan City berhasil menerima umpan dengan sundulan kepalanya dan mengarahkannya ke depan gawang.

Bola tersebut kemudian disambar dengan tendangan voli oleh Sergio Kun Aguero ke arah gawang Orjan Nyland. Skor berubah di babak pertama menit ke 20′ menjadi 1-0 untuk keunggulan Manchester City.

Laga berlangsung dengan didominasi oleh serangan dari skuat Pep Guardiola. Serangan yang dilancarkan oleh David Silva dan rekan-rekannya ini tidak sia-sia.

Berawal dari sepakan pojok yang dilakukan oleh Gundogandi menit ke 30′ gelandang tengah Rodrigo berhasil memperbesar keunggulan City menjadi 2-0.

Gol terjadi setelah Rodrigo berhasil memanfaatkan umpan lambung yang dilakukan oleh Gundogan. Meskipun tengah dikawal, Rodrigo berhasil menhujamkan bola ke gawang dan berhasil merobek gawang Nyland untuk kedua kalinya.

Tertinggal dua gol, Aston Villa membalasnya dengan gol yang di cetak pada menit ke 41′ oleh striker tunggalnya, Mbwana Samatta.

Samatta berhasil menyempurnakan umpan dari sisi kiri dengan sundulannya dan mengarahkan bola ke sisi kiri bawah gawang Claudio Bravo dengan keras sehingga tidak dapat dijangkaunya. Skor berubah menjadi 2-1.

Man Of The Match

Babak yang berlangsung dengan tempo yang hampir sama, namun tidak satu gol pun yang tercipta.

Hingga peluit tanda pertandingan berakhir, skor tetap tidak berubah untuk keunggulan Manchester City.

Dalam pertandingan ini, gelandang muda City yang masih berumur 19 tahun yaitu Phil Foden, berhasil menjadi Man of The Match. Penampilan yang dominan selama pertandingan membuatnya layak mendapat predikan pemain terbaik di laga final.

Foden juga tercatat memberikan assists untuk terciptanya gol pertama yang dicetak oleh Aguero. Tendangannya dari sisi kanan pada menit ke 26′ juga sempat mengancam gawang Nyland meskipun tidak membuahkan gol.

Susunan Pemain

Aston Villa (4-2-3-1):
Nyland; Guilbert, Engels, Mings, Targett; Luiz, Nakamba; Mohamady (Hasan 70′), Grealish, Ghazi (Hourihane 70′); Samatta (Keinan 80′)

Manchester City (4-2-3-1):
Bravo; Fernandinho, Zinchenko, Stones, Walker; Gundogan (De Bruyne 57′), Rodrigo; Sterling, Silva (B.Silva 76′), Foden; Aguero (Jesus 83′)

Continue Reading

Uncategorized

Ratusan WNI eks ISIS tak punya kewarganegaraan

Avatar

Published

on

Moeldoko, Kepala Staf Presiden memberikan pernyataan bahwa sebanyak 689 warga negara Indonesia mantan anggota ISIS dinyatakan stateless, alias tidak memiliki kewarganegaraan.
Pasalnya, mereka semua sudah membakar habis paspor dan keputusan meninggalkan Indonesia adalah pilihannya mereka sendiri.
“Sudah dikatakan, stateless,” tegas Moeldoko, saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, di Jakarta, pada Kamis (13/2).
Ia berkata bahwa pada UU Kewarganegaraan yang mengatur beberapa kategori dan sudah menjelaskan perihal hilangnya status seseorang atas kewarganegaraannya. Salah satunya yakni keinginan mereka sendiri.
Menurut pendapat Moeldoko, tidak perlu melakukan proses peradilan dalam pencabutan kewarganegaraan.
“Ya, kan karena mereka sendiri yang menyatakan sebagai stateless. Pembakaran paspor adalah suatu indikator,” ujarnya.
Sementara itu, apabila ada warga eks ISIS yang masih mempunyai paspor, akan diberlakukan proses verifikasi ulang. Dari hasilnya, akan ditentukan apakah status yang bersangkutan masih menjadi WNI atau tidak.
Ia mengkalim bahwa kejelasan atas status WNI eks ISIS sudah dibahas pada rapat bersama yang diselenggarakan tempo hari.
“Kemarin rapat kan sudah mendalami ini masuk kategori II mana ini. Sudah didalami itu,” tuturnya.
Pemerintah Indonesia sebelumnya sudah memutuskan untuk tidak memulangkan ratusan WNI mantan ISIS dengan alasan bahwa pemerintah mengkhawatirkan mereka akan menyebar virus terorisme di Indonesia.

Continue Reading

Trending