Connect with us

Berita

Syok, Fanni Ratu Keraton Agung Sejagat menangis tiap hari

Avatar

Published

on

CNN Indonesia

Fanni Aminadia (41 tahun), adalah Ratu Keraton Agung Sejagat yang telah dikabarkan sedang dalam kondisi terpukul dan syok terhadap proses hukum yang sedang ia jalani. Fanni adalah tersangka penyebaran kabar hoax setelah mengklaim bahwa dirinya adalah ratu keraton, bersamaan dengan Toto Santoso sebagai rajanya yang juga tersangka.

Mohammad Sofyan, selaku kuasa hukumnya, berkata bahwa kliennya setiap hari menangis baik saat berada di tahanan maupun saat sedang diperiksa di Mapolda Jateng, Fanni mengakui ia selalu teringat pada kedua anaknya yang kini sedang tinggal bersama salah satu kerabat.

“Tiap hari menangis, di tahanan maupun saat pemeriksaan. Bagaimana pun dia adalah seorang ibu, pasti kepikiran anak-anaknya,” ujarnya.

Terkait soal kuburan janin yang ditemukan kemudian dipindahkan ke Sleman, Yogyakarta, Sofyan memberikan penjelasan apabila memang janin tersebut dari rahim Fanni yang keguguran di bulan Desember kemarin. Fanni kini masih dalam keadaan Nifas.

“Jadi bercampur aduk rasa psikisnya,” tambahnya.

Fanni pun tidak terlihat saat tersangka Toto memberikan penyampaian mohon maaf pada masyarakat melewati media-media yang diadakan di Mapolda Jawa Tengah, Selasa 21 Januari pagi hari. Meskipun begitu, Toto dengan tegas bahwa permohonan maaf ini mewakili Fanni.

“Saya minta maaf, dari keinginan kami. Saya juga mewakili Fanni,” ujar Toto.

Sambil meminta maaf, Fanni dan Toto menegaskan bahwa semua hal terkait Keraton Agung Sejagat adalah fiktif belaka.

Kedua pihak memberikan permohonan maaf pada para pengikutnya yang sudah sukarela memberikan iuran selama ini untuk masuk ke dalam Keraton Agung Sejagat.

Pada pemberitaan sebelumnya, Fanni Aminadia dan Toto Santoso telah menjadi sorotan beberapa waktu lalu. Pada sosial media dan media massa, Toto dikenal sebagai ‘Raja’ dari Keraton Agung Sejagat yang didampingi dengan sang ‘Ratu’, Fanni Aminadia.

Keraton tersebut dibuat oleh Fanni dan Toto di Desa Pogung Jurutengah, Kec Bayan, Purworejo. Mereka klaim dirinya adalah penerus kerajaan Majapahit, yang muncul  saat usainya perjanjian pada 500 tahun lalu antara Majapahit dan Portugis.

Fanni dan Toto kini dikenai pasal 14 UU no. 1 Tahun 1946 perihal penyebaran berita bohong yang berakibat onar di kalangan rakyat dan juga Pasal 378 KUHP perihal penipuan.

Kombes Iskandar Fitriana Sutisna, selaku Kabid Humas Polda Jatengm pada 15 Januari kemarin berkata bahwa Keraton Agung Sejagat ini telah memiliki 450 orang warga. Para pengikut keraton tersebut wajib membayar uang pendaftaran masuk sebagai anggota sebesar Rp3 juta.

“Dengan iming-iming akan hidup lebih baik dan gaji dolar tiap bulan,” tuturnya.

SUMBER: CNN

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Larangan kunjungan delapan negara ke Indonesia

Avatar

Published

on

Pixabay
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengumumkan kebijakan tambahan pemerintah RI tentang pencegahan virus corona di Jakarta, Selasa (17/3).
Untuk bantuan medis, lihat dokku.id
Pemerintah melarang pendatang masuk maupun transit dari delapan negara. Larangan ini diberlakukan untuk mereka yang datang dari Inggris, Swiss, Italia, Spanyol, Jerman, Vatikan, Perancis, dan Italia dalam dua pekan terakhir.
Selain itu, kebijakan khusus masih berlaku terhadap negara Korea Selatan (khususnya Provinsi Gyeongsangbuk-do dan Kota Daegu) dan China.
Sementara, untuk pendatang yang datang selain dari delapan negara tersebut, diharuskan untuk mengisi dan memberikan Kartu Kewaspadaan Kesehatan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan sebelum tiba di pintu masuk bandara Indonesia.
Namun, apabila dalam riwayat perjalanan selama dua pekan terakhir bersangkutan dengan negara-negara tersebut, maka pendatang dilarang untuk masuk Indonesia.
Untuk WNI yang akan berkunjung ke salah satu dari delapan negara tersebut, akan dilakukan pemeriksaan tambahan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan setibanya di Indonesia.
Bagi WNA yang ada di Indonesia, perpanjangan izin tinggalnya sudah habis masa berlaku, diberlakukan aturan Permenkumham No. 7 (2020), begitupun dengan kebijakan untuk pemegang KITAP/KITAS dan izin tinggal dinas yang sekarang sedang ada di luar negeri dan izinnya akan berakhir, diberlakukan peraturan yang sama.
Seluruh kebijakan tambahan yang baru ini berlaku mulai Jumat, 20 Maret tahun ini tepat pukul 00.00 WIB. Perlu diketahui bahwa kebijakan ini sementara dan memiiki kemungkinan evaluasi kebijakan yang akan disesuaikan dengan perkembangan yang ada.

Continue Reading

Berita

Update COVID-19 Indonesia: 134 kasus

Avatar

Published

on

tirto
Per Senin (16/3), Achmad Yurianto, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Kemenkes dan jubir penanganan virus corona di Indonesia memberikan pengumuman perihal kasus pasien positif COVID-19 saat ini mencapai 134 kasus.
Ia berkata penambahan ini terjadi karena hasil dari penyelidikan atas orang-orang yang terhubung dengan pasien-pasien positif lainnya dan pernah mengalami kontak langsung.
Pada hari sebelumnya, Minggu (15/3), Indonesia tercatat memiliki 117 kasus virus corona.
Angka tersebut mayoritas penduduk dari Jakarta. Dengan menyebarnya virus corona, pemerintah mengizinkan pada pemerintah daerah untuk mengambil kebijakan dalam penyelidikan terhadap mereka yang terduga pernah mengalami kontak langsung dengan para pasien COVID-19 dengan tetap merahasiakan identitasnya.
Kemudian, pasien Kasus 1, 2, dan 3 dinyatakan telah sembuh dari COVID-19. Kabar ini diumumkan oleh Terawan Agus Putranto, Menteri Kesehatan. Ketiganya telah usai dirawat di RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso dan dipulangkan.
Dalam pelepasan ketiga pasien tersebut, Terawan mengadakan upacara pelepasan dengan memberikan ‘oleh-oleh’ dari Jokowi berupa ramuan jamu yang disebut bisa menjaga daya tahan tubuh.
Ia pun mengingatkan pada masyarakat agar tidak perlu bertindak panik terhadap wabah tersebut karena masih bisa disembuhkan meskipun perlu waktu untuk prosesnya.
Diketahui, ketiga pasien sangat koorporatif dalam masa pemeriksaan dan perawatan selama di RSPI.
SUMBER: Antara

Continue Reading

Kota Malang

UMM menjadi harapan masyarakat, produksi cairan pembersih tangan

Avatar

Published

on

Website UMM
Menghadapi dan merespons terhadap kelangkaan yang terjadi pada alat-alat individu untuh mencegah COVID-19, seperti masker, sabun cuci tangan, dan cairan pembersih tangan di apotek maupun di toko-toko terdekat, Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang memproduksi cairan pembersih tangan sendiri.
Sebagai langkah preventif, cairan pembersih tangan menjadi hal yang kini masih dicari oleh masyarakat untuk mencegah virus corona. Langkah UMM dengan memproduksi cairan pembersih tangan, atau hand sanitizer adalah bentuk dukungan yang sangat diharapkan oleh masyarakat.
“Keberadaan cairan pembersih tangan ini sudah langka di pasar, bahkan sulit ditemukan di toko atau swalayan manapun. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan formula tepat agar nyaman saat dipakai. Kami memproduksinya dengan massal,” ucap Raditya Weka Nugraheni, penanggung jawab produksi, Malang, Jawa Timur, hari Senin (16/3).
Langkah ini pada awalnya merupakan sebuha usulan dari pimpinan UMM, Rektor Dr Fauzan, terhadap tindakan pencegahan penyebaran virus corona di seluruh area kampus. Kemudian menjadi kegiatan pengabdian dari fakultasnya, Fakultas Ilmu Kesehatan, jelas Raditya.
Pekan ini, Raditya dan timnya memiliki target memasang hand sanitizer di seluruh lorong kampus dan tersebar diberbagai titik.
“Melalui pelibatan mahasiswa, diharapkan mereka agar bisa belajar secara langsung tentang proses pembuatan hand sanitizer,” tutur Raditya. Dalam teknis produksi, UMM akan melibatkan para mahasiswa yang sedang menempuh tugas akhir bersama dengan asisten Lab Teknologi Farmasi.
Pada kesempatan sebelumnya, rektor UMM telah memberikan surat edaran pada seluruh civitas akademika tentang Kewaspadaan dan Pencegahan COVID-19 dan Pengelolaan Perkuliahan. Dalam surat edaran tersebut, Dr Fauzan mengimbau agar seluruh pelaku civitas menjalani hidup yang sehat dan menghindar dari segala penyakit.
Selain itu, kegiatan perkuliahan dilakukan secara daring dengan memberikan materi penugasan melalui tautan yang bisa diakses dengan internet oleh mahasiswa.
Kampus-kampus yang ada di Malang selain UMM juga meniadakan kegiatan perkuliahan dan menggantinya melalui jaringan online.
SUMBER: Antara

Continue Reading

Trending