Berita

Sidang Praperadilan Dugaan Penghentian Penyidikan Menteri di Kasus Minyak Goreng Berlangsung Hari Ini

Sidang praperadilan terkait dengan penghentian penyidikan terhadap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam kasus minyak goreng telah digelar perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sidang ini diajukan oleh Lembaga Pengawasan, Pengawalan, dan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) yang diwakili oleh Kurniawan Adi Nugroho.

Dalam sidang tersebut, Kurniawan membacakan lima pokok permohonan yang diajukan. Pertama, meminta agar permohonan tersebut diterima dan dikabulkan seluruhnya. Kedua, meminta Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk memeriksa dan memutuskan permohonan tersebut. Ketiga, menyatakan bahwa pihak pemohon memiliki kepentingan untuk mengajukan permohonan praperadilan dalam kasus ini.

Permohonan keempat meminta hakim untuk menyatakan bahwa Kejaksaan Agung telah melakukan penghentian penyidikan secara tidak sah dengan tidak menetapkan Airlangga Hartarto sebagai tersangka. Permohonan kelima meminta hakim untuk memerintahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengambil alih penanganan dan penyidikan atas kasus ini dari Kejaksaan Agung. Terakhir, permohonan keenam meminta hakim untuk memerintahkan Kejaksaan Agung untuk membayar biaya perkara.

Sebagai informasi, Airlangga Hartarto telah diperiksa oleh Kejaksaan Agung sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi izin ekspor minyak sawit mentah dan turunannya, termasuk minyak goreng, pada periode 2021-2022. Setelah diperiksa sebagai saksi, Airlangga tidak terdengar lagi dalam kasus tersebut.

Kejaksaan Agung telah menetapkan tiga perusahaan sebagai tersangka dalam kasus ini, yaitu Wilmar Group, Permata Hijau Group, dan Musim Mas Group. Kerugian negara akibat kasus izin ekspor minyak goreng ini diketahui mencapai Rp 6,47 triliun berdasarkan keputusan kasasi dari Mahkamah Agung.

Selain itu, sudah ada lima orang pelaku dalam kasus ini yang telah menjalani proses sidang dan putusan mereka sudah berkekuatan hukum tetap. Sidang praperadilan ini diajukan dengan tujuan agar Kejaksaan Agung menetapkan Airlangga Hartarto sebagai tersangka dalam kasus ini dan agar KPK mengambil alih penanganan dan penyidikan atas kasus tersebut.

Sidang praperadilan ini merupakan langkah hukum yang diambil oleh pihak LP3HI untuk memperjuangkan keadilan dan transparansi dalam penanganan kasus ini. Sidang ini akan dilanjutkan dengan pemeriksaan materiil serta pembacaan permohonan yang diajukan oleh pihak pemohon. Hasil sidang ini akan menjadi penentu apakah penyidikan terhadap Airlangga Hartarto dalam kasus minyak goreng akan dilanjutkan atau tidak.

Rizka Wulandari

Rizka Wulandari sudah terjun di dunia media selama tiga tahun terakhir. Sejak lulus kuliah, ia sudah bekerja untuk beberapa publikasi independen di Jakarta dan menulis berbagai artikel dengan tema yang beragam.