Connect with us

Berita

Sebagian pekerja Jakarta bekerja di rumah

Avatar

Published

on

Pixabay
Dengan sebaran pasien virus corona yang meluas di sekitar DKI Jakarta, hal ini menjadikan beberapa kantor dan pekerja memilih untuk mengerjakan pekerjaannya di rumah untuk mencegah penyebaran yang semakin luas.
Sebagian pekerja mendukung langkah tersebut agar lingkungan dan setiap individu aman dan memiliki sedikit potensi terpapar virus.
Salah satu karyawan swasta di area Simatupang, Wuri, mengatakan apabila ia bekerja dengan cara jarak jauh bisa meminimalisir kemungkinan penularan penyakit, terlebih di area publik yang rawan seperti transportasi, ruang publik lain juga lingkungan kantor.
“Semakin sedikit kontak dengan banyak orang semakin berkurang risiko kena virus, karena tak semua orang sadar terhadap kesehatannya sendiri dan orang lain masih batuk dan bersin sembarangan,” ucapnya saat diwawancara singkat oleh CNN Indonesia.
Ia menuturkan cara ini bisa diterapkan dengan mudah, asal masih ada internet. Ini menjadi langkah tepat agar virus tidak meluas.
“Lebih penting lagi, pemerintah harus lebih kencang lagi kampanye kesehatan untuk cegah corona,” tambahnya.
Dalam kesempatan sebelumnya, Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta menyarankan pada warganya untuk menyiapkan skenario bekerja dalam jarak jauh agar pelaku usaha apabila mengalami kondisi buruk, mereka siap dengan protokol yang sudah disiapkan.
“Setuju, karena dengan berkumpul malah memudahkan untuk penyebaran virus,” ucap Datu, salah satu karyawan swasta lainnya. Ia sepakat dengan ide tersebut karena sejumlah perusahaan memberlakukannya.
Bekerja di rumah atau bekerja dalam jarak jauh adalah solusi yang efektif selama deadline dan pembagian tugas jelas. Tentunya, dengan beradaptasi terhadap cara yang baru ini bisa menjadi solusi terbaik dalam upaya penekana penyebaran virus.
Per Jumat (13/3), Indonesia memiliki pasien positif corona sebanyak 69 kasus. Angka ini melonjak dua kali lipat dibandingkan hari sebelumnya. 3 korban jiwa tercatat akibat COVID-19.
SUMBER: CNN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Liga Spanyol

Barcelona vs Bilbao: Barca Kalah, Messi Dapat Kartu Merah

Avatar

Published

on

Inaki Williams membawa kemenangan pada Bilboa dalam pertandingan Barca vs Bilbao Club di Piala Super Spanyol 2021. Messi mendapatkan kartu merah.
Inaki Williams mencetak gol ke tiga untuk Bilboa. (AP Photo/Miguel Morenatti)

Hasil pertandingan Barcelona vs Athletic Bilbao: Barcelona gagal menjadi juara Piala Super Spanyol 2021 (Supercopa de Espana) setelah kalah dengan skor 2-3 dari Athletic Bilbao di pertandingan final. Lionel Messi dapat kartu merah karena ‘membanting’ Villalibre di tengah lapang.

Setelah berhasil mengalahkan Barcelona di pertandingan final dengan skor 3-2, Athletic Bilbao resmi menjadi juara Piala Super Spanyol di Estadio de La Cartuja, Sevilla, Senin (18/1/2021) dini hari waktu Indonesia bagian barat (WIB). Meski Barca sempat unggul dua kali, Bilbao mampu mengimbanginya. Antoine Griezman memborong dua gol Barcelona. Namun, Oscar de Marcos dan Asier Villalibre mampu menyamakan skor.

Meski telah mencoba menyamakan kedudukan, Barca tidak berhasil karena pertahanan Bilbao yang begitu rapat. Dalam situasi penyerangan Barcelona, Messi terlihat membanting Villalibre di tengah lapangan. Melalui tayangan lambat, tangan penyerang 33 tahun tersebut terlihat sedikit mendorong lawannya sampai tersungkur.

Wasit Jesus Gil yang langsung mengecek kejadian tersebut lewat VAR dan membuktikan pelanggaran yang dibuat Messi kemudian memberinya kartu merah.

Akhirnya, Barca terpaksa bermain dengan 10 orang di sisa waktu pertandingan. Dengan waktu yang sedikit pada waktu tambahan, gol yang luar biasa dari Inaki Williams membuat Bilbao unggul dari Barcelona. Gol terakhir dari Inaki Williams mengantarkan Bilbao menjadi juara Piala Super Spanyol, sebuah torehan istimewa yang diraih setelah mengalahkan Real Madrid di semifinal dan Barcelona di Final.

Continue Reading

Berita

Larangan kunjungan delapan negara ke Indonesia

Avatar

Published

on

Pixabay
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengumumkan kebijakan tambahan pemerintah RI tentang pencegahan virus corona di Jakarta, Selasa (17/3).
Untuk bantuan medis, lihat dokku.id
Pemerintah melarang pendatang masuk maupun transit dari delapan negara. Larangan ini diberlakukan untuk mereka yang datang dari Inggris, Swiss, Italia, Spanyol, Jerman, Vatikan, Perancis, dan Italia dalam dua pekan terakhir.
Selain itu, kebijakan khusus masih berlaku terhadap negara Korea Selatan (khususnya Provinsi Gyeongsangbuk-do dan Kota Daegu) dan China.
Sementara, untuk pendatang yang datang selain dari delapan negara tersebut, diharuskan untuk mengisi dan memberikan Kartu Kewaspadaan Kesehatan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan sebelum tiba di pintu masuk bandara Indonesia.
Namun, apabila dalam riwayat perjalanan selama dua pekan terakhir bersangkutan dengan negara-negara tersebut, maka pendatang dilarang untuk masuk Indonesia.
Untuk WNI yang akan berkunjung ke salah satu dari delapan negara tersebut, akan dilakukan pemeriksaan tambahan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan setibanya di Indonesia.
Bagi WNA yang ada di Indonesia, perpanjangan izin tinggalnya sudah habis masa berlaku, diberlakukan aturan Permenkumham No. 7 (2020), begitupun dengan kebijakan untuk pemegang KITAP/KITAS dan izin tinggal dinas yang sekarang sedang ada di luar negeri dan izinnya akan berakhir, diberlakukan peraturan yang sama.
Seluruh kebijakan tambahan yang baru ini berlaku mulai Jumat, 20 Maret tahun ini tepat pukul 00.00 WIB. Perlu diketahui bahwa kebijakan ini sementara dan memiiki kemungkinan evaluasi kebijakan yang akan disesuaikan dengan perkembangan yang ada.

Continue Reading

Berita

Update COVID-19 Indonesia: 134 kasus

Avatar

Published

on

tirto
Per Senin (16/3), Achmad Yurianto, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Kemenkes dan jubir penanganan virus corona di Indonesia memberikan pengumuman perihal kasus pasien positif COVID-19 saat ini mencapai 134 kasus.
Ia berkata penambahan ini terjadi karena hasil dari penyelidikan atas orang-orang yang terhubung dengan pasien-pasien positif lainnya dan pernah mengalami kontak langsung.
Pada hari sebelumnya, Minggu (15/3), Indonesia tercatat memiliki 117 kasus virus corona.
Angka tersebut mayoritas penduduk dari Jakarta. Dengan menyebarnya virus corona, pemerintah mengizinkan pada pemerintah daerah untuk mengambil kebijakan dalam penyelidikan terhadap mereka yang terduga pernah mengalami kontak langsung dengan para pasien COVID-19 dengan tetap merahasiakan identitasnya.
Kemudian, pasien Kasus 1, 2, dan 3 dinyatakan telah sembuh dari COVID-19. Kabar ini diumumkan oleh Terawan Agus Putranto, Menteri Kesehatan. Ketiganya telah usai dirawat di RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso dan dipulangkan.
Dalam pelepasan ketiga pasien tersebut, Terawan mengadakan upacara pelepasan dengan memberikan ‘oleh-oleh’ dari Jokowi berupa ramuan jamu yang disebut bisa menjaga daya tahan tubuh.
Ia pun mengingatkan pada masyarakat agar tidak perlu bertindak panik terhadap wabah tersebut karena masih bisa disembuhkan meskipun perlu waktu untuk prosesnya.
Diketahui, ketiga pasien sangat koorporatif dalam masa pemeriksaan dan perawatan selama di RSPI.
SUMBER: Antara

Continue Reading

Trending