Berita

Polisi Telusuri Penemuan Mayat di Kamar Mandi Masjid Agung Kendari

Polisi sedang menyelidiki penemuan mayat seorang pria di kamar mandi Masjid Agung Al-Kautsar Kendari pada Minggu (8/10/2023) sekitar pukul 09.00 WITA. Mayat tersebut diketahui bernama ATS alias S, seorang pria berusia 56 tahun yang tinggal di Kelurahan Mandonga, Kota Kendari. Informasi tersebut diungkapkan oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Kendari, AKP Fitrayadi.

Menurut Fitrayadi, saksi bernama Kurniawan menerima telepon dari orang yang tidak dikenal yang memberitahukan bahwa ada orang yang meninggal dunia di kamar mandi masjid. Setelah menerima telepon tersebut, Kurniawan segera menghubungi Nabil, pengurus Masjid Agung Al-Kautsar Kendari, untuk menanyakan informasi lebih lanjut tentang penemuan mayat tersebut. Setelah melakukan pengecekan, Nabil menemukan mayat yang tergeletak di kamar mandi masjid.

Setelah mengetahui hal tersebut, Nabil segera menghubungi Polsek Mandonga untuk meminta bantuan dalam penanganan kasus tersebut. Polisi pun segera datang ke TKP (tempat kejadian perkara) dan mengamankan area tersebut. Mayat korban ditemukan dalam keadaan terlentang dan hanya memakai celana kolor, sementara pintu kamar mandi dalam keadaan terbuka.

Fitrayadi menyebutkan bahwa tim kepolisian saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut, mencari saksi-saksi, dan melakukan interogasi terhadap orang-orang yang ada di sekitar TKP. Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk dilakukan pemeriksaan visum.

Saat ini, korban sedang berada di RS Bhayangkara didampingi oleh kedua anaknya dan keluarganya. Pihak kepolisian masih belum dapat memberikan informasi lebih lanjut terkait penyebab kematian pria tersebut. Namun, mereka akan terus bekerja sama dengan pihak rumah sakit dan keluarga korban untuk mengungkap kebenaran di balik kematian tragis ini.

Kematian dalam kondisi yang mencurigakan seringkali menjadi sorotan publik dan menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Oleh karena itu, polisi diharapkan dapat segera menyelesaikan penyelidikan ini dengan baik dan memberikan kepastian kepada keluarga korban serta masyarakat tentang penyebab kematian pria tersebut.

Keamanan di masjid dan tempat ibadah lainnya adalah hal yang sangat penting untuk dijaga. Pengurus masjid dan masyarakat setempat harus bekerja sama dalam hal ini, khususnya dalam memastikan keberadaan yang mencurigakan di lingkungan masjid. Selain itu, pemerintah setempat juga harus meningkatkan keamanan di sekitar masjid agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat beribadah.

Semoga kasus ini segera terungkap dan pihak berwenang dapat memberikan keadilan kepada korban dan keluarganya. Terlepas dari penyebab kematian pria ini, kasus ini harus menjadi peringatan bagi kita semua untuk senantiasa menjaga keamanan di tempat ibadah dan menghormati nilai-nilai agama serta kehidupan manusia.

Rizka Wulandari

Rizka Wulandari sudah terjun di dunia media selama tiga tahun terakhir. Sejak lulus kuliah, ia sudah bekerja untuk beberapa publikasi independen di Jakarta dan menulis berbagai artikel dengan tema yang beragam.