BeritaEkonomi

Pemerintah Memberikan Diskon 20 Persen untuk Tarif Tol Dua Hari Sebelum dan Sesudah Cuti Bersama

Sebelum dan sesudah cuti bersama Lebaran, pemerintah akan menerapkan diskon tarif tol sebesar 20 persen. Diskon ini diberikan sebagai salah satu upaya untuk mengurangi penumpukan kendaraan pemudik yang melakukan perjalanan mudik dan balik dari kampung halaman. Berbagai strategi juga telah disiapkan oleh pemerintah guna mengantisipasi kemacetan saat arus mudik. Beberapa di antaranya meliputi pelebaran jalan di setiap rest area di Tol Cipali, penambahan jumlah rest area, hingga mengoperasionalkan ruas tol fungsional.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan diskon tarif tol sebesar 20 persen bagi para pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman. Diskon ini baru akan diberikan pada dua hari sebelum dan sesudah cuti bersama Lebaran yang ditetapkan pemerintah. Menurut Basuki, diskon tarif tol ini berlaku untuk beberapa ruas jalan tol di Jawa dan Sumatera, seperti dari Bakauheni ke Terbanggi Besar hingga Kayu Agung serta ruas tol Binjai-Medan yang dikelola oleh Hutama Karya.

Pemberian diskon tarif tol ini diharapkan untuk mengurangi penumpukan kendaraan pemudik yang melakukan perjalanan mudik dan balik dari kampung halaman. Sebagai langkah antisipasi kemacetan saat arus mudik, pemerintah telah menyiapkan sejumlah strategi, misalnya melebarkan jalan Tol Jakarta-Cikampek setelah ruas Tol Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) menjadi 4-4 jalur untuk menghindari bottle neck.

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan pelebaran jalan menjadi tiga ruas di setiap rest area di Tol Cipali. Kemudian, akan menambah jumlah rest area di KM 81A dan B ruas Tol Cipali, yang diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan. Selain memberikan diskon tarif tol, pemerintah juga berencana mengoperasionalkan ruas tol fungsional, seperti di Japek Selatan II dari Sadang sampai ke Taman Mekar, ruas di Tol Solo-Yogyakarta, hingga Jalan Tol Indralaya-Prabumulih.

Pengoperasian jalan tol fungsional ini diharapkan dapat turut mendukung kelancaran arus mudik. Basuki menuturkan bahwa jalan nasional juga telah disiapkan untuk arus mudik dan balik Lebaran. Berbagai persiapan tersebut diharapkan dapat memastikan kelancaran perjalanan pemudik sepanjang jalan tol dan jalan nasional.

Sementara itu, pemerintah telah menetapkan jadwal cuti bersama yang akan dimulai pada 19-25 April 2023. Tujuan dari kebijakan ini adalah agar masyarakat yang merayakan Lebaran dapat pulang ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga. Selain itu, cuti bersama diharapkan dapat menyebabkan jumlah pengguna jalan tol berkurang, sehingga penumpukan kendaraan dapat dihindari.

Dalam mengantisipasi kondisi lalu lintas saat arus mudik, pemerintah telah bekerja sama dengan banyak pihak, seperti kepolisian, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) hingga PT Jasa Marga. Selain pelebaran jalan dan diskon tarif tol, kebijakan lain yang juga akan diberlakukan adalah pembatasan operasional kendaraan angkutan barang sepanjang jalur mudik.

Secara keseluruhan, pemberian diskon tarif tol dan berbagai langkah antisipasi kemacetan saat arus mudik ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pemudik yang ingin pulang ke kampung halaman. Selain itu, upaya ini juga bertujuan untuk mengurangi beban lalu lintas, sehingga mengurangi risiko kecelakaan yang mungkin terjadi. Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan perjalanan mudik tahun ini akan lebih lancar daripada tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: Ingin Mudik dari Jakarta ke Surabaya/Semarang dengan Kapal Perang TNI AL? Lihat Jadwalnya.

Arya Pratama

Arya Pratama adalah seorang jurnalis senior yang fokus pada berita politik. Ia telah bekerja untuk beberapa media terkemuka di Indonesia. Selama kariernya, Arya telah meliput berbagai peristiwa penting di dunia politik Indonesia, termasuk pemilihan umum, sidang parlemen, serta peristiwa-peristiwa penting di tingkat nasional dan internasional.