Connect with us

Berita

Para Ahli Meninjau Sesi QEP Resources ($QEP) Terbaru (2019-07-04)

Avatar

Published

on

[desktoponly]

Pertama, hari ini (2019-07-04) kami telah menyusun artikel berikut yang kami yakini menarik bagi QEP Resources investor (dan siapa pun):

http://malangpost.net/-QEP-Rekomendasi-Utama
http://malangpost.net/-QEP-Rekomendasi-Sekunder
http://malangpost.net/-QEP-Rekomendasi-MJ1
http://malangpost.net/-QEP-Rekomendasi-MJ2
http://malangpost.net/-QEP-Rekomendasi-3D
http://malangpost.net/-QEP-Rekomendasi-SO

[/desktoponly]

QEP dibuka pada 7.19, mencapai tinggi 7.345 dan rendah 7.085 sebelum ditutup pada harga 7.18. Ada volume total 3024133. Kami melihat akumulasi indeks distribusi 31.69543, volume on-balance -7.12, aliran uang chaikin 2.35484 dan indeks kekuatan 0.01625. Ada kemudahan peringkat pergerakan 0.00297, tren volume-harga -0.23156 dan indeks volume negatif 1000.0.

Kami juga mencatat kisaran sebenarnya rata-rata dari 0.20327, band penguat dari 7.19013, band bollinger atas 6.86487, band bollinger rendah 7.085, indikator band tinggi bollinger 1.0, indikator band rendah bollinger 1.0, saluran keltner pusat 7.20667, saluran keltner pita tinggi 7.05167, saluran keltner pita rendah 7.36167, indikator saluran keltner pita tinggi 1.0 dan indikator saluran keltner pita rendah 1.0. Ada pita tinggi saluran donat 7.085, pita rendah saluran donat 7.085, indikator pita tinggi saluran donat 1.0, dan indikator pita rendah saluran donat 1.0.

Kami menghitung a Moving Average Convergence Divergence (MACD) dari -0.00258, sinyal MACD dari -0.00143, perbedaan MACD dari -0.00115, indikator Exponential Moving Average (EMA) yang cepat dari 7.085, indikator Exponential Moving Average (EMA) yang lambat dari 7.085, Indeks Pergerakan Arah Rata-Rata (ADX) dari unknown, ADX positif dari 20.0, ADX negatif dari 20.0, Indikator Vortex positif (VI) dari 1.0, VI negatif dari 1.0, perbedaan tren vortex dari 1.85346, trix -0.54051, Indeks Massa (MI) dari 1.0, Indeks Saluran Komoditas (CCI) dari -66.66667, Oscillator Harga yang Ditolak (DPO) dari 0.2437, Oscillator KST (KST) dari -33.25283 dan Oscillator KST (Sinyal KST) dari -33.25283 (meninggalkan perbedaan KST dari -3.92293). Kami juga menemukan peringkat Ichimoku dari 7.2675, peringkat Ichimoku B dari 7.2675, tren visual Ichimoku A dari 7.47346, tren visual Ichimoku B dari 7.23761, Indikator Aroon (AI) naik dari 4.0 dan indikator AI turun dari 4.0. Yang meninggalkan perbedaan -4.0.

Kami menemukan Relative Strength Index (RSI) dari 50.0, Indeks Aliran Uang (MFI) dari 25.07478, True Strength Index (TSI) dari -100.0, osilator akhir dari 50.0, osilator stokastik dari 167.74194, sinyal osilator stokastik dari 167.74194, peringkat Williams% R dari 67.74194 dan osilator mengagumkan dari -0.02642.

Ada pengembalian harian dari -3.32528, pengembalian log harian dari -1.63646 dan pengembalian kumulatif dari -1.62315.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Rumah Sakit Sulawesi Barat Operasi Pasien COVID-19

Avatar

Published

on

Dokter Bedah sedang menjalankan operasi pada pasien COVID-19.
Gambar hanya ilustrasi - Dokter Bedah menjalankan operasi pada pasien COVID-19. Freepik.

Tim medis di RS Sulawesi Barat melakukan operasi kepada pasien COVID-19 yang juga menjadi korban gempa berkekuatan magnitodo 6,2.

Direktur Rumah Sakit Regional Sulbar, dr. Indahwati, mengatakan bahwa operasi pada pasien COVID-19 yang juga menjadi korban gempa di Sulbar sudah dilakukan. Ia juga mengungkapkan bahwa operasi berjalan baik.

“Kemarin, ada tiga pasien COVID-19 yang kita operasi di sini (RS Regional Sulbar). mereka harus menjalani operasi tulang,” ujar Indahwati pada hari Jumat (22/01/2021), seperti dilansir dari Antaranews.com

Indahwati menjelaskan bahwa operasi pasien COVID-19 dilakukan di tempat khusus yang telah disediakan.

“Ini merupakan bagian dari upaya pencegahan penularan COVID-19 diantara para pasien lainnya. Kami memiliki tempat khusus yang terpisah dengan tempat operasi pasien lainnya,” kata Indahwati.

Ia mengatakan bahwa saat ini pihak RS Regional Sulbar setiap harinya menjalankan atau melakukan operasi pada korban gempa yang terjadi pada 15 Januari 2021 lalu.

Pihaknya juga mengaku bersyukur dan merasa sangat terbantu atas kedatangan para tenaga medis untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada para korban.

“Jadi setiap hari, kami terus kedatangan korban gempa untuk mendapatkan pelayanan. Kami akan berupaya agar penanganan pasien tetap dilakukan di sini. Namun jika membutuhkan alat yang lengkap, baru kita evakuasi,” ujar Indahwati.

 

Baca Juga:

 

Continue Reading

Berita

Keluarga Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182 Tabur Bunga di Kepulauan Seribu

Avatar

Published

on

Keluarga korban Sriwijaya Air SJ 182 menaburkan bunga di Kepuluana Seribu. Dokumentasi Basarnas.
Keluarga korban Sriwijaya Air SJ 182 menaburkan bunga di Kepuluana Seribu. Dokumentasi Basarnas.

Anggota keluarga korban kecelakaan Sriwijaya SJ-182 menaburkan bunga ke perairan Pulau Laki dan Pulau Lancang di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, pada Jumat (22/01/2021).

“Tabur bunga ini sebagai penghormatan terakhir kepada penumpang Sriwijaya AIr SJ-182,” ungkap Direkture Utama Sriwijaya Air Jefferson Jauwena di KRI Semarang, Kepulauan Seribu.

Upacara tabur bunga yang diliputi duka ini dimulai dari sekitar pukul 9.30 WIB dan diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh seorang pemuka agama.

Selain anggota keluarga korban, perwakilan manajemen dan kru pesawat Sriwijaya Air dan Nam Air, Kementerian Perhubungan, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Jasa Raharja, dan TNI Angkatan Laut juga turut hadir dalam acara tersebut.

Keluarga korban serta peserta tabur bunga lainnya berangkat dari Dermaga JICT 2 di Tanjung Priok, DKI Jakarta, menggunakan KRI Semarang yang berangkat pada pukul 06.30 WIB.

Perjalanan tersebut memakan waktu sekitar tiga jam.

Pemerintah menyatakan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dan penumpangnya dihentikan secara resmi pada hari Kamis 21 Januari 2021, setelah upaya pencarian selama tujuh hari diperpanjang 2×3 hari.

Tim SAR telah mengumpulkan temuan mereka dalam 324 kantong jenazah dan 264 kantong properti. Sebanyak 47 jenazah korban telah berhasil diidentifikasi.

 

Baca Juga:

 

Continue Reading

Berita

Bupati Sleman Terinfeksi COVID-19 Seminggu Setelah Divaksin, Ini Tanggapan Dokter

Avatar

Published

on

Ilustrasi vaksin COVID-19. Bupati Sleman positif COVID-19 setelah divaksin.
ILUSTRASI Vaksin COVID-19. Pixabay

Seminggu setelah disuntik vaksin COVID-19, Bupati Sleman, Sri Purnomo dinyatakan positif COVID-19. Dokter menjelaskan hal tersebut tidak disebabkan oleh vaksin.

Sri Purnomo menerima suntikan pertama vaksin Sinovac pada 14 Januari 2021 lalu. Namun, ia dinyatakan positif COVID-19.

Hal ini memunculkan pertanyaan: Mengapa Sri Purnomo masih terpapar COVID-19 setelah disuntik vaksin?

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 RS Universitas Sebelas Maret, dr. Tonang Dwi Ardyanto memberikan penjelasannya.

Ia menegaskan bahwa penyebab Bupati Sleman positif COVID-19 bukanlah karena vaksin.

“Nomor satu, pasti bukan dari vaksin. Karena vaksin itu isinya virus mati, tidak mungkin menimbulkan infeksi,” ungkap dr. Tonang Kamis (21/01/2021) malam, seperti dilansir dari Tribunnews.com

dr. Tonang menegaskan, seseorang tidak langsung kebal dari virus yang menyebabkan COVID-19 segera setelah disuntik vaksin. Hal ini karena tubuh manusia butuh waktu untuk membentuk antibodi yang dapat menangkal virus COVID-19.

“Dilaporkan di penelitian ilmiah, sekitar hari ke-12 setelah suntikan (vaksin) pertama, baru mulai terbentuk antibodi, tapi masih sedikit sekali.”

“Ibaratnya baru membuat cetakannya, purwarupanya. Kemudian nanti hari ke-14, disuntik (vaksin) kedua, baru ini yang bisa dengan cepat meningkatkan antibodinya,” jelas dr. Tonang.

Untuk membentuk antibodi yang mampu melindungi, setidaknya dibutuhkan waktu 28 hari.

“Hari ke-28 diharapkan tercapai level antibodi yang beri proteksi,” kata dr. Tonang.

dr. Tonang juga menjelaskan bahwa orang yang sudah disuntik vaksin COVID-19 masih bisa terkena COVID-19.

“Sebagaimana orang yang pernah kena COVID, masih bisa terinfeksi COVID lagi. Bedanya, orang yang pernah kena COVID-19 kalau terkena lagi, gejalanya ringan atau bahkan tanpa gejala. Seperti orang diberi vaksin, masih tetap ada risiko untuk kena, tapi kalaupun kena, sudah punya antibodi, sehingga mencegah timbulnya gejala,” kata dr. Tonang.

Jadi, dr. Tonang menegaskan bahwa Sri Purnomo positif COVID-19 bukan karena vaksin yang ia terima.

“Pada kasus ini, beliau terinfeksi dari yang lain entah dari mana,” katanya.

“Hasil antigen kemarin dan hasil PCR tadi pagi itu (Sri Purnomo) positif,” ujar Sekda Kabupaten Sleman Harda Kiswaya, hari Kamis (21/01/2021).

Seperti dilansir dari Kompas.com, Harda menyampaikan bahwa Sri Purnomo saat ini dalam kondisi baik.

“Kami bersyukur setelah dilakukan foto scan paru-paru dan sebagainya, Alhamdulillah semua kondisinya sangat baik, jadi OTG. Beliau melakukan isolasi mandiri di rumah dinas,” kata Harda.

 

Baca Juga:

 

 

Continue Reading

Trending