Connect with us

Berita

Para Ahli Meninjau Sesi PHT Terbaru (2019-07-02)

Avatar

Published

on

PHT dibuka pada 9.08, mencapai tinggi 9.22 dan rendah 9.03 sebelum ditutup pada harga 9.2. Ada volume total 263141. Kami melihat akumulasi indeks distribusi 0.0, volume on-balance 0.0, aliran uang chaikin 1.71429 dan indeks kekuatan 0.0. Ada kemudahan peringkat pergerakan 0.0, tren volume-harga 0.01483 dan indeks volume negatif 1000.0.

Kami juga mencatat kisaran sebenarnya rata-rata dari 0.05139, band penguat dari 9.05743, band bollinger atas 8.97257, band bollinger rendah 9.03, indikator band tinggi bollinger 0.0, indikator band rendah bollinger 0.0, saluran keltner pusat 9.11, saluran keltner pita tinggi 8.97, saluran keltner pita rendah 9.25, indikator saluran keltner pita tinggi 1.0 dan indikator saluran keltner pita rendah 1.0. Ada pita tinggi saluran donat 9.03, pita rendah saluran donat 9.03, indikator pita tinggi saluran donat 0.0, dan indikator pita rendah saluran donat 0.0.

Kami menghitung a Moving Average Convergence Divergence (MACD) dari 0.0, sinyal MACD dari 0.0, perbedaan MACD dari 0.0, indikator Exponential Moving Average (EMA) yang cepat dari 9.03, indikator Exponential Moving Average (EMA) yang lambat dari 9.03, Indeks Pergerakan Arah Rata-Rata (ADX) dari unknown, ADX positif dari 0.0, ADX negatif dari 0.0, Indikator Vortex positif (VI) dari 1.0, VI negatif dari 1.0, perbedaan tren vortex dari 0.0, trix -0.36053, Indeks Massa (MI) dari 1.0, Indeks Saluran Komoditas (CCI) dari 0.0, Oscillator Harga yang Ditolak (DPO) dari -0.01715, Oscillator KST (KST) dari 1.90339 dan Oscillator KST (Sinyal KST) dari 1.90339 (meninggalkan perbedaan KST dari 0.0). Kami juga menemukan peringkat Ichimoku dari 9.15, peringkat Ichimoku B dari 9.15, tren visual Ichimoku A dari 9.10418, tren visual Ichimoku B dari 9.13665, Indikator Aroon (AI) naik dari 4.0 dan indikator AI turun dari 4.0. Yang meninggalkan perbedaan 0.0.

Kami menemukan Relative Strength Index (RSI) dari 50.0, Indeks Aliran Uang (MFI) dari 100.0, True Strength Index (TSI) dari 100.0, osilator akhir dari 25.54538, osilator stokastik dari 135.71429, sinyal osilator stokastik dari 135.71429, peringkat Williams% R dari 35.71429 dan osilator mengagumkan dari 0.0.

Ada pengembalian harian dari 0.19034, pengembalian log harian dari 0.0 dan pengembalian kumulatif dari 0.0.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Heboh Tanda SOS di Pulau Laki, Ini Jawaban Basarnas dan Polisi

Avatar

Published

on

Ilustrasi. Tanda SOS di Pulau Laki.
ILUSTRASI Sinyal S.O.S di Pulau Laki Menghebohkan Media Sosial.

Media sosial dihebohkan dengan kabar adanya tanda SOS di Pulau Laki, lokasi dekat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Tanda SOS lazim digunakan sebagai simbol seseorang yang membutuhkan pertolongan darurat.

Direktur Operasi Basarnas Brigjen Rasman MS menjelaskan, pihaknya masih belum menerima terkait kabar tersebut.

“Sampai saat ini, saya belum menerima informasi tersebut. Belum menerima datanya nanti akan kita cek sesuai dengan informasi yang diberikan,” kata Rasman pada hari Rabu (20/01/2021).

Rasman berkata bahwa pihaknya tidak pernah mendapatkan keterangan adanya korban selamat dari tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ 182.

“Sampai saat ini tidak ada keterangan yang kita dapatkan bahwa ada penumpang yang hidup,” katanya.

Menurut Rasman, bisa saja sinyal itu berasal dari Tim SAR yang memang berada di posko di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang.

“Jadi untuk tanda SOS tadi kita coba dalami ya, saya tidak mau berspekulasi apa yang ada di situ,” kata Rasman.

“Karena itu bisa saja teman-teman kita yang ada di sana. Jadi untuk diketahui tim penyelam kita ada yang di Pulau Lancang, dan Pulau Laki. Mereka membuka posko itu untuk memudahkan mereka bergerak. Jadi tidak semua ada di atas kapal, mungkin itu, tapi saya tidak mau berspekulasi,” tambahnya.

Pihak Kepolisian Kepulauan Seribu juga mengaku tidak tahu menahu mengenai tanda SOS yang muncul di Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Eko Wahyu menjelaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui tentang tanda SOS tersebut dan meminta kemunuculan tanda tersebut ditanyakan ke pihak Google. Menurutnya, tanda tersebut muncul di aplikasi Google Maps.

“Ya kita enggak tahu ya, kalau yang bikin SOS itu di Google kan ya, mungkin bisa ditanyakan ke Google,” jelas Eko seperti dikutip dari CNNIndonesia.com, hari Rabu (20/01/2021).

Eko mengatakan bahwa pihaknya bersama TNI AL, Polairud, dan Basarnas telah melakukan penyisiran ke seluruh perairan Kepulauan Seribu selama proses operasi pencarian Sriwijaya Air SJ 182.

“Sudah seluruh perairan, lalu di pulau itu. Kan pulau itu memang enggak ada penduduk di situ. Itu sudah dipatroli sampai daerah sana, sampai pesisir lebih dari itu malah, sudah dipatroli semua,” ungkap Eko.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Google belum memberikan keterangan kemunculan tanda SOS di aplikasi Google Maps tersebut.

Saat ini, tanda SOS di Pulau Laki di aplikasi Google Maps sudah tidak dapat terlihat.

Tangkap Layar Pulau Laki dari Google Maps

Tangkap Layar Pulau Laki dari Google Maps. Tanda SOS sudah tidak ditemukan.

Baca Juga:

 

Continue Reading

Berita

Gempa Maluku Tenggara Tidak Berpotensi Tsunami

Avatar

Published

on

Ilustrasi Seismograf. Maluku Tenggara diguncang gempa.
ILUSTRASI Gempa 5,5 SR Mengguncang Maluku Tenggara. Freepik.

Maluku Tenggara, Maluku, diguncang gempa dengan kekuatan magnitudo 5,5 pada hari Rabu (20/01/2021) pukul 11.28 WIB. BNPB menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati menjelaskan bahwa gempa yang mengguncang Maluku Tenggara Rabu (20/01/2021), tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

“Gempa tidak berpotensi tsunami,” kata Raditya Jati seperti dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (20/01/2021).

BNPB mengidentifikasi bahwa pusat gempa ada pada kedalaman 10 kilometer. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), titik gempa berada pada 112 kilometer arah Barat Daya Maluku Tenggara dengan koordinat 5.9 Lintang Selatan, 131.75 Bujur Timur.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Tenggara melaporkan bahwa gempa tidak dirasakan di Maluku Tenggara dan belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.

Sementara menurut analisis kajian InaRisk, Kabupaten Maluku Tenggara memiliki potensi bahaya gempa bumi sedang hingga tinggi.

BNPB menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga dalam menghadapi potensi bahaya gempa bumi. Ia juga menambahkan, masyarakat dapat mengakses aplikasi InaRISK melalui smartphone untuk mengetahui risiko bahaya di sekitar mereka. Masyarakat juga dihimbau untuk memantau portal BMKG agar mengetahui berbagai informasi gempa terbaru serta potensi cuaca untuk menghindari informasi yang salah yang meresahkan masyarakat.

 

 

Baca Juga:

 

Continue Reading

Berita

Tak Ada Penurunan Signifikan Pada Angka COVID-19, PPKM Jawa-Bali Akan Diperpanjang

Avatar

Published

on

Ilustrasi Pandemi PPKM Jawa-Bali diperpanjang karena angka COVID-19 belum menunjukkan penurunan yang signifikan
ILUSTRASI PPKM Karena Pandemi COVID-19. Pixabay

Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Jawa-Bali akan diperpanjang oleh pemerintah karena angka kasus positif COVID-19 yang masih tinggi.

Pihak Kemendagri menyampaikan bahwa PPKM Jawa-Bali yang akan berakhir pada 25 Januari mendatang rencananya akan diperpanjang.

Safrizal ZA, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri, mengatakan bahwa PPKM Jawa-Bali akan diperpanjang karena angka kasus positif COVID-19 masih tinggi dan belum ada penurunan yang signifikan. Ia juga menegaskan bahwa hal ini merupakan keputusan rapat terbatas di Istana yang berlangsung hari Selasa, 19 Januari 2021 kemarin.

“Jawa-Bali sudah ditetapkan untuk PPKM dan angka terakhir belum menunjukkan penurunan angka positif rate yang signifikan dan akan diperpanjang. Hasil rapat kabinet terbatas kemarin sore akan diperpanjang dua minggu ke depan setelah tanggal 25 Januari 2021,” tutur Safrizal, Rabu (20/01/2021).

Safrizal juga mengatakan bahwa PPKM Jawa-Bali akan diperpanjang dua minggu sampai kasus COVID-19 menunjukkan angka penurunan.

“Angka diperpanjang kembali dua minggu ke depan sampai angka menunjukkan penurunan atau pelandaian,” kata Safrizal.

Safrizal juga meminta daerah lain yang menunjukkan tren kasus COVID-19 yang tinggi untuk segera mengevaluasi dan melakukan perbaikan penanganan pandemi di daerahnya.

“Untuk itu, beberapa daerah yang menunjukkan indikasi tinggi serta daerah yang memberlakukan PPKM, kepada daerah tersebut diminta karena masih dalam kaitan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri untuk melakukan hal-hal atau perbaikan-perbaikan improve di dalam penanganan kesehatan,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan kualitas serta kapasitas fasilitas kesehatan untuk menanggulangi pandemi ini sehingga angka-angka kasus positif COVID-19 dapat segera berhasil turun.

 

Baca Juga:

 

 

Continue Reading

Trending