Berita

Menhub Menganjurkan Pemudik untuk Mulai Lebih Awal demi Menghindari Kemacetan

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau masyarakat yang berencana mudik Lebaran 2023 untuk mencuri start atau menjadwalkan mudik lebih awal. Hal ini diharapkan dapat mengatasi kemacetan yang diperkirakan akan terjadi di beberapa titik, terutama jalan tol Cikopo-Palimanan (Cipali) dan Pelabuhan Merak.

Menhub Budi Karya menyampaikan imbauan ini usai menghadiri rapat koordinasi yang membahas persiapan mudik Lebaran 2023 bersama Kapolri, Panglima TNI, dan beberapa menteri lainnya. Budi memprediksi Cipali akan menjadi titik kemacetan tertinggi selama periode mudik Lebaran. Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat yang ingin pulang kampung ke Jawa Tengah untuk melakukan mudik lebih awal dari jadwal puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada tanggal 19-21 April 2023.

Selain Cipali, Budi juga mengatakan bahwa Pelabuhan Merak diperkirakan akan mengalami penumpukan kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran. Meskipun sudah ada tambahan pelabuhan di Ciwandan, ia menganjurkan agar masyarakat yang hendak menyebrangi Selat Sunda ke Pulau Sumatera juga menjadwalkan mudik lebih awal dari tanggal puncak arus tersebut. Hal ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan dan menghindari kemacetan panjang di Pelabuhan Merak.

Menteri Perhubungan juga menyebut beberapa wilayah lain yang berpotensi mengalami penumpukan kendaraan saat periode mudik 2023, seperti di Kepulauan Riau, Madura, Samarinda, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua. Oleh karena itu, Budi mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kendaraan mudik gratis yang disediakan pemerintah atau menggunakan jalur mudik alternatif yang telah disiapkan.

Terkait dengan kemacetan yang diperkirakan akan terjadi di jalan tol, pemerintah akan menerapkan beberapa kebijakan untuk memecah kepadatan arus lalu lintas, seperti menerapkan sistem satu arah atau one way, serta menyediakan diskon tarif jalan tol untuk mengurangi keramaian dalam satu hari.

Para pemudik juga diharapkan untuk dapat mengatur strategi mudik agar tidak terjebak kemacetan panjang. Selain mencuri start atau mudik lebih awal, beberapa tips yang bisa dilakukan di antaranya menghindari waktu-waktu padat pada jalur mudik, memilih rute alternatif yang lebih lancar, dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat.

Selain itu, pemudik juga perlu mempersiapkan segala keperluan yang diperlukan saat mudik, seperti membawa perbekalan makanan dan minuman, obat-obatan, serta perlengkapan lainnya yang diperlukan. Pemudik juga diharapkan untuk tetap menjaga kesehatan, khususnya menjelang mudik yang kerap menjadi puncak penyebaran COVID-19. Oleh karena itu, sudah seharusnya para pemudik menaati protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan memeriksakan diri.

Imbauan untuk mencuri start mudik serta kebijakan yang diberlakukan oleh pemerintah bertujuan untuk mengatasi kemacetan panjang yang kerap terjadi saat arus mudik. Diharapkan, para pemudik dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, lancar, dan selamat tanpa mengalami hambatan yang berarti.

Dengan adanya langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah dan kesadaran masyarakat dalam mentaati aturan yang berlaku, diharapkan mudik Lebaran 2023 dapat berjalan lancar tanpa kendala dan dapat mengurangi dampak kemacetan yang berpotensi menambah beban pemudik maupun pihak terkait yang bertugas.

Baca juga: Kepolisian Akan Membatasi Waktu Pemudik Beristirahat di Rest Area Saat Mudik: Maksimum 30 Menit.

Arya Pratama

Arya Pratama adalah seorang jurnalis senior yang fokus pada berita politik. Ia telah bekerja untuk beberapa media terkemuka di Indonesia. Selama kariernya, Arya telah meliput berbagai peristiwa penting di dunia politik Indonesia, termasuk pemilihan umum, sidang parlemen, serta peristiwa-peristiwa penting di tingkat nasional dan internasional.