Connect with us

Berita

Megxit: Pangeran Harry dan Meghan memilih keluar dari Kerajaan Inggris

Avatar

Published

on

Pixabay

Skandal seks yang belum selesai terkait Pangeran Andrew, Ratu Inggris Elizabeth II mendapatkan masalah lagi tentang berita Pangeran Harry dan Meghan Markle menyatakan ingin mundur sebagai anggota kerajaan.

Keputusan tersebut diberitahui lewat platform Instagram yang tidak konsultasi dengan kakak Harry, Pangeran William dan sang Ratu Inggris.

Lewat Instagram sussexroyal, pengumuman tentang Pangeran Harry dan Meghan Markle.

“Kami berniat untuk mundur sebagai anggota senior Kerajaan Inggris dan bekerja agar bisa mandiri secara finansial,” ujar Meghan dan Harry di dalam pernyataan mereka.

Mereka pun sudah memutuskan untuk tidak menetap dan dekat dengan keluarga kerajaan yang lain. Mereka memilih untuk pulang-pergi Kanada dan Inggris. Kanada menjadi negara yang memiliki kesan untuk Meghan sendiri karena ia sempat bermukim di sana dengan waktu yang lama karena menjalani syuting serial TV Suits.

Pengumuman tersebut jelas sangat mengagetkan. Khalayak publik Inggris terbagi menjadi dua, ada yang mendukung keputusan Harry dan Meghan dan ada yang menentang keputusan tersebut. Kata “Megxit” dari Meghan-Harry Exit mulai menjadi tren mengingat kata tentang Inggris yang akan keluar dari Uni Eropa, “Brexit” yang sempat juga mengejutkan penduduk dunia.

Dilaporkan bahwa Ratu Elizabeth II sangat kecewa dan terluka karena keputusan Megxit ini. Ratu kemudian ambil tindakan dengan memanggil Pangeran Chalres, Harry, dan William untuk ke Sandringham, Senin (13/1). Pertemuan ini mengagendakan tentang keputusan nasib kerajaan Inggris.

“Itu adalah pertemuan penting yang belum pernah terjadi sebelumnya” ujar mantan sekretaris pers Ratu, Dickie Arbiter yang dikutip dari News.com.au.

Sementara Meghan mengikuti rapat keluarga melalui telekonferensi karena ia sedang berada di Toronto, Kanada.

Tanpa mengetahui apa yang terjadi di dalam rapat tersebut, Media The Sun dari Inggris melapor bahwa Pangeran Philip meninggalkan Sandringham sebelum rapat di mulai. Wajahnya tidak terlihat senang saat tertangkap kamera, ia sedang duduk di mobil di kursi penumpang.

Alasan Harry untuk mundur masih belum jelas diketahui.

Di tahun 2019, Pangeran Harry menyebutkan perlakuan media kepada istrinya sama persis dengan yang dialami oleh almarhum ibunya, Putri Diana.

“Aku kehilangan ibu dan aku sekarang menyaksikan istriku menjadi korban dari kekuatan yang sama,” katanya, dikutip oleh BBC.

Archie Harrison Mountbatten-Windsor guna melindungi anak dan istrinya adalah dugaan alasan kenapa Harry menjauh dari keluarga kerajaan, tidak karena takhta yang tidak akan ia dapatkan.

Harry sebagai Dutch of Sussex menjadi urutan yang ke enam sebagai pewaris takhta. Urutannya adalah kakaknya, Pangeran Charles, dan tiga anak dari William dan Kate; George, Charlotte, Louis.

Siti R. Susanto, Dosen HI Fisip di Univeristas Airlangga menilai bahwa keputusannya ini tidak ada kaitanya dengan perebutan takhta di Kerajaan Britania Raya. Keputusan mereka ini melainkan karena Meghan yang tidak biasa hidup dalam lingkungan norma kerajaan.

“Karakter Harry memang cenderung rebellious, tetapi selama ini masih sesuai jalurnya. Bisa jadi dengan pengaruh dari Meghan maka semakin eksplisit. Bahasanya itu, mereka ‘klop’,” jelasnya pada Liputan6.com, hari Senin 13 Januari.

Keputusan Megxit, sudah tidak dapat dicegah karena sudah menjadi pernyataan yang resmi. “Mungkin meralat, bisa. (Atas desakan) keluarga besar, kalau dari ratu saja sepertinya masih sulit, karena Meghan terbiasa bebas memutuskan untuk dirinya sendiri.” ujar Irma sebagai peneliti di Center of Global Strategic Studies.

SUMBER: Liputan6

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Larangan kunjungan delapan negara ke Indonesia

Avatar

Published

on

Pixabay
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengumumkan kebijakan tambahan pemerintah RI tentang pencegahan virus corona di Jakarta, Selasa (17/3).
Untuk bantuan medis, lihat dokku.id
Pemerintah melarang pendatang masuk maupun transit dari delapan negara. Larangan ini diberlakukan untuk mereka yang datang dari Inggris, Swiss, Italia, Spanyol, Jerman, Vatikan, Perancis, dan Italia dalam dua pekan terakhir.
Selain itu, kebijakan khusus masih berlaku terhadap negara Korea Selatan (khususnya Provinsi Gyeongsangbuk-do dan Kota Daegu) dan China.
Sementara, untuk pendatang yang datang selain dari delapan negara tersebut, diharuskan untuk mengisi dan memberikan Kartu Kewaspadaan Kesehatan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan sebelum tiba di pintu masuk bandara Indonesia.
Namun, apabila dalam riwayat perjalanan selama dua pekan terakhir bersangkutan dengan negara-negara tersebut, maka pendatang dilarang untuk masuk Indonesia.
Untuk WNI yang akan berkunjung ke salah satu dari delapan negara tersebut, akan dilakukan pemeriksaan tambahan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan setibanya di Indonesia.
Bagi WNA yang ada di Indonesia, perpanjangan izin tinggalnya sudah habis masa berlaku, diberlakukan aturan Permenkumham No. 7 (2020), begitupun dengan kebijakan untuk pemegang KITAP/KITAS dan izin tinggal dinas yang sekarang sedang ada di luar negeri dan izinnya akan berakhir, diberlakukan peraturan yang sama.
Seluruh kebijakan tambahan yang baru ini berlaku mulai Jumat, 20 Maret tahun ini tepat pukul 00.00 WIB. Perlu diketahui bahwa kebijakan ini sementara dan memiiki kemungkinan evaluasi kebijakan yang akan disesuaikan dengan perkembangan yang ada.

Continue Reading

Berita

Update COVID-19 Indonesia: 134 kasus

Avatar

Published

on

tirto
Per Senin (16/3), Achmad Yurianto, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Kemenkes dan jubir penanganan virus corona di Indonesia memberikan pengumuman perihal kasus pasien positif COVID-19 saat ini mencapai 134 kasus.
Ia berkata penambahan ini terjadi karena hasil dari penyelidikan atas orang-orang yang terhubung dengan pasien-pasien positif lainnya dan pernah mengalami kontak langsung.
Pada hari sebelumnya, Minggu (15/3), Indonesia tercatat memiliki 117 kasus virus corona.
Angka tersebut mayoritas penduduk dari Jakarta. Dengan menyebarnya virus corona, pemerintah mengizinkan pada pemerintah daerah untuk mengambil kebijakan dalam penyelidikan terhadap mereka yang terduga pernah mengalami kontak langsung dengan para pasien COVID-19 dengan tetap merahasiakan identitasnya.
Kemudian, pasien Kasus 1, 2, dan 3 dinyatakan telah sembuh dari COVID-19. Kabar ini diumumkan oleh Terawan Agus Putranto, Menteri Kesehatan. Ketiganya telah usai dirawat di RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso dan dipulangkan.
Dalam pelepasan ketiga pasien tersebut, Terawan mengadakan upacara pelepasan dengan memberikan ‘oleh-oleh’ dari Jokowi berupa ramuan jamu yang disebut bisa menjaga daya tahan tubuh.
Ia pun mengingatkan pada masyarakat agar tidak perlu bertindak panik terhadap wabah tersebut karena masih bisa disembuhkan meskipun perlu waktu untuk prosesnya.
Diketahui, ketiga pasien sangat koorporatif dalam masa pemeriksaan dan perawatan selama di RSPI.
SUMBER: Antara

Continue Reading

Kota Malang

UMM menjadi harapan masyarakat, produksi cairan pembersih tangan

Avatar

Published

on

Website UMM
Menghadapi dan merespons terhadap kelangkaan yang terjadi pada alat-alat individu untuh mencegah COVID-19, seperti masker, sabun cuci tangan, dan cairan pembersih tangan di apotek maupun di toko-toko terdekat, Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang memproduksi cairan pembersih tangan sendiri.
Sebagai langkah preventif, cairan pembersih tangan menjadi hal yang kini masih dicari oleh masyarakat untuk mencegah virus corona. Langkah UMM dengan memproduksi cairan pembersih tangan, atau hand sanitizer adalah bentuk dukungan yang sangat diharapkan oleh masyarakat.
“Keberadaan cairan pembersih tangan ini sudah langka di pasar, bahkan sulit ditemukan di toko atau swalayan manapun. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan formula tepat agar nyaman saat dipakai. Kami memproduksinya dengan massal,” ucap Raditya Weka Nugraheni, penanggung jawab produksi, Malang, Jawa Timur, hari Senin (16/3).
Langkah ini pada awalnya merupakan sebuha usulan dari pimpinan UMM, Rektor Dr Fauzan, terhadap tindakan pencegahan penyebaran virus corona di seluruh area kampus. Kemudian menjadi kegiatan pengabdian dari fakultasnya, Fakultas Ilmu Kesehatan, jelas Raditya.
Pekan ini, Raditya dan timnya memiliki target memasang hand sanitizer di seluruh lorong kampus dan tersebar diberbagai titik.
“Melalui pelibatan mahasiswa, diharapkan mereka agar bisa belajar secara langsung tentang proses pembuatan hand sanitizer,” tutur Raditya. Dalam teknis produksi, UMM akan melibatkan para mahasiswa yang sedang menempuh tugas akhir bersama dengan asisten Lab Teknologi Farmasi.
Pada kesempatan sebelumnya, rektor UMM telah memberikan surat edaran pada seluruh civitas akademika tentang Kewaspadaan dan Pencegahan COVID-19 dan Pengelolaan Perkuliahan. Dalam surat edaran tersebut, Dr Fauzan mengimbau agar seluruh pelaku civitas menjalani hidup yang sehat dan menghindar dari segala penyakit.
Selain itu, kegiatan perkuliahan dilakukan secara daring dengan memberikan materi penugasan melalui tautan yang bisa diakses dengan internet oleh mahasiswa.
Kampus-kampus yang ada di Malang selain UMM juga meniadakan kegiatan perkuliahan dan menggantinya melalui jaringan online.
SUMBER: Antara

Continue Reading

Trending