Connect with us

Teknologi

Internet termahal di dunia ada di Afrika

Avatar

Published

on

Pixabay

Internet adalah sistem jaringan komputer yang terhubung secara global dengan menggunakan protokol internet untuk saling menghubungkan perangkat ke seluruh dunia.

Kini sebagian besar media komunikasi tradisional seperti telepon, radio, tv, dan surat kabar dibentuk ulang dengan keterhubungan internet menjadi email, tv internet, musik online, kabar digital, email, dan situs web.

Dengan perkembangan teknologi yang pesat, jumlah pengguna internet semakin besar dan berkembang juga. Internet memiliki pengaruh yang besar pada pandangan dunia dan ilmu.

Namun, dengan mengglobalnya internet, tentu aksesnya tidak semua bisa dilewati atau dimasuki. Bahkan ada juga yang perlu melakukan perjuangan besar untuk mendapatkan internet.

Seperti yang terjadi di negara-negara Afrika, akses internet di sana disebut yang paling mahal di dunia.

Diambil dari data The Alliance for Affordable Internet, rata-rata warga Afrika perlu menghabisan sebanyak 7,12% dari pendapatan mereka untuk 1 GB akses internet saja.

Hasil ini diambil dari A4AI terhadap 136 negara yang penduduknya berpenghasilan menengah ke rendah.

Negara yang berpenghasilan menengah diantaranya Indoa, Afrika Selatan, Kolombia, Ghana, Jamaika dan Malaysia. Sedangkan negara yang berpenghasilan rendah yaitu Mozambik, Yaman, Liberia, Mali, dan Nepal.

Penduduk dari Kongo, membayat akses internet 1 GB sebanyak 20% dari gaji yang didapatkan. Dilansir dari CNN.com, pada Minggu (16/2).

Di mesir, penduduknya membayar 0,5% dari pendapatannya untuk akses internet, sedangkan 0,59% warga Mauritus harus keluarkan dari pendapatannya untuk internet.

Bagaimana bisa internet di negara lain mudah terjangkau dibanding di Afrika?

Salah satu penulis jurnal memberikan pendapat bahwa internet yang mahal di Afrika dikarenakan pasar yang lemah dan ada unsur monopoli. A4AI telah memberikan rekomendasi dalam liberalisasi pasar dan langkahnya untuk meningkatkan pasar dalam daya saingnya. Menurutnya, hal ini akan mengurangi biaya akses internet apabila pasar monopoli diubah menjadi pasar multioperator.

Menurut Direktur Riset The Web Foundation, Dhanaraj Thakur, yang diperlukan Afrika adalah kombinasi peran pemerintah dan strategi.

“Pemerintah bisa memanfaatkan dana pelayanan universal lebih baik untuk menyediakan akses di daerah yang kurang terlayani dan harus ada ruang bagi masyarakat dan kota setempat untuk terlibat dalam penyediaan layanan yang dirasa paling sesuai untuk daerahnya masing-masing,” ungkapnya.

 

SUMBER: CNN

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teknologi

Bill Gates undur diri dari jajaran Dewan Direksi perusahaannya

Avatar

Published

on

wikipedia
William Henry Gates III, atau akrab dikenal dengan nama Bill Gates, adalah filantropi, tokoh bisnis, investor dari Amerika Serikat.
Ia adalah mantan CEO Microsoft, perusahaan perangkat lunak yang ia dirikan bersama dengan Paul Allen.
Pada Jumat (13/3), Microsoft melaporkan bahwa salah satu pendirinya, Bill Gates, undur diri dari dewan direksi.
Pilihan langkah tersebut Gates lakukan karena ia memilih untuk fokus dalam kegiatan filantropinya. Sejumlah usaha filantropinya ia lakukan dengan menyumbang dana besar ke berbagai organisasi amal dan program penelitian ilmiah. Kegiatan filantropinya ia lakukan melalui Bill & Melinda Gates Foundation yang ia dirikan di tahun 2000.
Dalam sejarah karier ia menjabat di Microsoft, diketahui ia tidak lagi terlibat sejak satu dekade lalu. Sejak awal 2014, ia sebenarnya sudah tidak menjabat sebagai ketua dewan direksi perusahaan tersebut. Hingga kini ia sepenuhnya meninggalkan jabatan di Microsoft.
“Merupakan kehormatan dan kebanggan yang luar biasa bisa bekerja dan belajar dari Gates selama bertahun-tahun,” ucap Satya Nadella, Kepala Eksekutif dan Veteran Microsoft, dalam keterangan tertulisnya.
“Bill Gates mendirikan Microsoft dengan keyakinan pada kekuatan demokratisasi software dan keinginannya untuk memecahkan tantangan yang ada di masyarakat; Microsoft bisa melakukannya bersama dengan dunia,” lanjutnya.
Bill Gates melepas jabatannya sebagai CEO pada tahun 2000, kemudian ia menyerahkan pimpinan pada Steve Ballmer. Pada tahun 2014, jabatan diserahkan ke Nadella, menjadikannya sebagai CEO ketiga.
SUMBER: CNN

Continue Reading

Teknologi

Panduan handphone menjadi mouse PC

Avatar

Published

on

Pixabay
Teknologi saat ini yang semakin pesat dan canggih ada di genggaman Anda. Ponsel pintarmu bisa berubah fungsi menjadi mouse untuk laptop atau komputer personalmu di rumah.
Cara ini menjadi solusi apabila Anda tidak memiliki mouse atau memerlukan mouse sesegera mungkin.
Dengan mengunduh Remote Mouse App di Play Store atau App Store dan install software Unified Remote di PC Anda di https://www.unifiedremote.com/download.
Saat ini versi pro Remote Mouse masih digratiskan oleh developer aplikasi tersebut.
Meski versi gratis dan pro yang bisa Anda unggah saat ini, keduanya memiliki perbedaan pada tampilannya. Versi pro memiliki fitur keyboard yang bisa dipakai dengan mode lanskap dan touchpad.
Aplikasi ini memerlukan jaringan Wi-Fi pada kedua gawaimu, ponsel dan komputer agar saling terhubung.
Dilansir dari How To Geek, selain Remote Mouse, ada juga aplikasi bernama Monect yang bisa menjadi mouse, joystick, keyboard, hingga mengontrol media.
Monect bisa diunduh di web resminya dengan menekan tombol Unduh Reguler.
SUMBER:CNN

Continue Reading

Teknologi

Desa Malata, NTT kini menjadi desa digital

Avatar

Published

on

Antara Aceh
Desa Malata kini resmi memiliki julukan sebagai desa digital setelah Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat meresmikannya pada Jumat (28/2).
Desa Malata menjadi desa pertama yang mendapatkan fasilitas gratis internet yang diberikan oleh pemerintah pusat lewat Kemkominfo.
“Kami berterima kasih pada Kemenkominfo yang sudah membantu masyarakat Malata dengan membentuk Desanya menjadi Desa Digital. Ini memudahkan penduduknya memiliki akses internet,” ucap Viktor saat acara peresmian Desa Digital Malata dan meresmikan fasilitas videotron yang berasal dari bantuan LKBN Antara untuk Kab. Sumba Barat, pada Jumat (28/2).
Menurut Viktor, akses internet ini membuka peluang besar bagi penduduknya yang memiliki usaha agar bisa dipromosikan melalui media sosial, sehingga dalam membangun ekonomi desa bisa cepat berkembang.
Tentu dengan adanya fasilitas internet ini bisa menghasilkan dampak positif untuk perkembangan ekonomi di masyarakat.
“Pemerintah membangun fasilitas internet hingga mencapai desa seperti ini adalah untuk mendukung pembangunan ekonomi masyarakat, maka itu harus dimanfaatkan dengan baik untuk menjadi media pemasaran usaha masyarakat,” tuturnya.
SUMBER: Antara

Continue Reading

Trending