Connect with us

Kota Malang

Gempa 5,9M guncang Kabupaten Malang, Jatim

Avatar

Published

on

Gempa berkekuatan 5,9 magnitudo mengguncang Kabupaten Malang, jatim, Selasa. Gempa terjadi pukul 02.30 WIB, dini hari.

Menurut info dari BMKG, gempa berpusat di 159 kilometer tenggara Kabupaten Malang di kedalaman 10 KM.

“(Gempa ini) tidak berpotensi tsunami,” tulis akn BMKG di Twitter.

Gempa ini juga dirasakan sampai Lumajang, Karangkates, Blitar, Sawahan, Kuta, hinggal Nusa Dua Bali.

Sampai berita ini turun, belum diketahui dampak yang disebabkan oleh gempa ini.

 

SUMBER: Kumparan

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kota Malang

UMM menjadi harapan masyarakat, produksi cairan pembersih tangan

Avatar

Published

on

Website UMM
Menghadapi dan merespons terhadap kelangkaan yang terjadi pada alat-alat individu untuh mencegah COVID-19, seperti masker, sabun cuci tangan, dan cairan pembersih tangan di apotek maupun di toko-toko terdekat, Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang memproduksi cairan pembersih tangan sendiri.
Sebagai langkah preventif, cairan pembersih tangan menjadi hal yang kini masih dicari oleh masyarakat untuk mencegah virus corona. Langkah UMM dengan memproduksi cairan pembersih tangan, atau hand sanitizer adalah bentuk dukungan yang sangat diharapkan oleh masyarakat.
“Keberadaan cairan pembersih tangan ini sudah langka di pasar, bahkan sulit ditemukan di toko atau swalayan manapun. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan formula tepat agar nyaman saat dipakai. Kami memproduksinya dengan massal,” ucap Raditya Weka Nugraheni, penanggung jawab produksi, Malang, Jawa Timur, hari Senin (16/3).
Langkah ini pada awalnya merupakan sebuha usulan dari pimpinan UMM, Rektor Dr Fauzan, terhadap tindakan pencegahan penyebaran virus corona di seluruh area kampus. Kemudian menjadi kegiatan pengabdian dari fakultasnya, Fakultas Ilmu Kesehatan, jelas Raditya.
Pekan ini, Raditya dan timnya memiliki target memasang hand sanitizer di seluruh lorong kampus dan tersebar diberbagai titik.
“Melalui pelibatan mahasiswa, diharapkan mereka agar bisa belajar secara langsung tentang proses pembuatan hand sanitizer,” tutur Raditya. Dalam teknis produksi, UMM akan melibatkan para mahasiswa yang sedang menempuh tugas akhir bersama dengan asisten Lab Teknologi Farmasi.
Pada kesempatan sebelumnya, rektor UMM telah memberikan surat edaran pada seluruh civitas akademika tentang Kewaspadaan dan Pencegahan COVID-19 dan Pengelolaan Perkuliahan. Dalam surat edaran tersebut, Dr Fauzan mengimbau agar seluruh pelaku civitas menjalani hidup yang sehat dan menghindar dari segala penyakit.
Selain itu, kegiatan perkuliahan dilakukan secara daring dengan memberikan materi penugasan melalui tautan yang bisa diakses dengan internet oleh mahasiswa.
Kampus-kampus yang ada di Malang selain UMM juga meniadakan kegiatan perkuliahan dan menggantinya melalui jaringan online.
SUMBER: Antara

Continue Reading

Berita

Mall di Malang menyarankan penyewa untuk tidak memajang aksesoris Natal

Avatar

Published

on

Manajemen Olympic Garden Mall di Malang, Jawa Timur, telah menyarankan penyewa untuk menahan diri dari menampilkan aksesoris bertema Natal karena khawatir bahwa kelompok garis keras akan melakukan penggerebekan.

Kebijakan itu diumumkan dalam sebuah edaran yang dikeluarkan oleh manajemen mall pada 25 November, yang segera menjadi viral di media sosial menjelang musim liburan Natal pada bulan Desember.

“Saya harus menekankan bahwa [surat edaran] hanya saran, bukan larangan,” (dikutip oleh kompas.com), kepala hubungan penyewa mal, Peptina Magdalena mengatakan surat edaran itu hanya dimaksudkan untuk memberi tahu penyewa mal dan karyawan mereka untuk tidak mengenakan aksesoris Natal tetapi bukan larangan langsung.

Toko masih diizinkan untuk memasang ornamen dan dekorasi bertema Natal, seperti pohon Natal dan lampu.

Ini bukan pertama kalinya manajemen mal mengeluarkan surat edaran, setelah melakukannya empat tahun lalu setelah kelompok massa melakukan penggerebekan sebagai tanggapan terhadap kehadiran aksesori Natal di mal.

“Ketika kami pertama kali mengeluarkan surat edaran ini, itu untuk mengantisipasi serangan mendadak. Kami hanya bersikap proaktif. Kami tidak memiliki motif atau niat lain.” Peptina mengatakan beberapa karyawan toko mengenakan atribut Natal dan telah menjadi sasaran selama penggerebekan.

Di masa lalu, beberapa organisasi Islam garis keras, termasuk Front Pembela Islam (FPI), menjadi berita utama untuk menyerbu tempat-tempat umum dan mal-mal untuk menyebarluaskan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang melarang Muslim mengenakan pakaian Natal, seperti topi Santa.

Pada bulan Desember 2016, misalnya, sejumlah anggota FPI menyerbu piusat perbelanjaan di Surabaya, Jawa Timur, untuk mempublikasikan dekrit MUI dan memeriksa apakah gerai telah memerintahkan karyawan untuk mengenakan pakaian Natal. Ratusan petugas Polisi Surabaya dikerahkan untuk mengawal anggota FPI saat mereka melakukan penggerebekan.

 

SUMBER: Jakarta Post

Continue Reading

Berita

Puluhan penipu Tiongkok di tangkap di Jakarta & Malang

Avatar

Published

on

pixabay
Scammers

SUMBER FOTO: pixabay

Polisi telah menangkap total 85 warga negara Tiongkok dan enam warga Indonesia di Jakarta dan Malang, Jawa Timur, karena diduga menjalankan skema penipuan yang menargetkan orang-orang di daratan Tiongkok.

 

Para tersangka dituduh menjadi bagian dari sindikat kejahatan dunia maya internasional.

Kepolisian Jakarta memulai penyelidikan yang mengarah ke penangkapan setelah menerima tip dari kedutaan Cina di Indonesia.

“Dua minggu yang lalu, kami mendapatkan informasi dari Kepolisian Tiongkok dan Kedutaan Tiongkok di Indonesia bahwa ada kegiatan kriminal yang dilakukan di sini bersama para korban di Cina.

Kepolisian Jakarta melakukan penangkapan pada hari Senin di enam lokasi seantero Jakarta dan Tangerang Selatan, Banten.

Di hari yang sama, para polisi menggerebek delapan rumah di kediaman Komplek Istana Dieng Selatan, di Malang, Jawa Timur dan menangkap tujuh orang.

“Kami menahan sebanyak tujuh orang, enam diantaranya adalah warga negara Tiongkok dan satunya lagi warga negara Indonesia.” Kata Kepala Penyidik Kepolisian Malang, Ajun Komisaris Komang Yogi Arya Guna.

Dari semua tersangka yang ditangkap di Malang dan Jakarta, polisi menyita banyak barang bukti, termasuk 192 handphone dan 39 kartu SIM.

Menurut penyelidikan pendahuluan, orang-orang di Indonesia menelepon korban di Cina dan berpura-pura menjadi tokoh otoritas yang dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan polisi, pengadilan atau bank. Para korban diminta untuk mengirim sejumlah uang ke rekening bank yang berlokasi di Cina.

Setelah para korban mengirim uang, mereka tidak dihubungi lagi.

SUMBER FOTO: pixabay

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera menduga para pelaku yang di tahan di Malang dan Jakarta mungkin terkait dengan orang lain yang baru-baru ini ditangkap karena tuduhan yang sama di Malaysia.

Pada 21 November, otoritas Malaysia menahan 680 warga negara Tiongkok di Cyberjaya, Selangor, karena diduga menjalankan penipuan online terbesar yang diketahui oleh warga negara Tiongkok di Malaysia.

Kepolisian Jakarta menuduh 85 warga negara Tiongkok yang mereka tangkap ialah rektrutan dari Tiongkok dan memasuki Indonesia dengan visa turis dan masing-masing hanya bekerja selama tiga bulan di Indonesia.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Iwan Kurniawan, menuduh penipuan itu dioperasikan di Indonesia untuk menyerang deteksi dan penangkapan di Cina.

FOTO: pencucian uang, pixabay

Skema penipuan telah menelan uang korban dengan total 36 miliat Rupiah (US$ 2,55 million). Tidak ada uang yang terletak di Indonesia, jadi tidak ada indikasi pencucian uang lokal, kata Iwan.

Polisi belum menentukan apakah akan menyebut enam orang Indonesia yang ditangkap bersama dengan warga negara Tiongkok sebagai tersangka.

Penyelidikan pendahuluan menemukan bahwa hanya orang Indonesia hanya bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan pengemudi untuk para tersangka dan sejauh ini tidak ada indikasi mereka memainkan peran yang aktif dalam penipuan.

“Jika mereka termasuk, mereka akan dihukum di sini (sesuai hukum di Indonesia)”, kata Iwan.

Sebelum pengakapan baru-baru ini di Jakarta dan Malang, Polisi sudah mengungkap sejumlah kasus yang sama di seluruh negeri dalam beberapa tahun belakang ini.

Pada 2017, Indonesia mendeportasi 153 warga negara Tiongkok karena melakukan penipuan cyber.

Gatot mengatakan Departemen Hubungan Internasional Kepolisian Jakarta, Kedutaan Besar Tiongkok dan Kantor Imigrasi Indonesia masih membahas bagaimana menangani tersangka Tionghoa

Jika para tersangka didakwa di bawah hukum Indonesia mereka akan dikenai pasal 30, 32, dan 33 UU Informasi dan Transaksi elektronik dan pasal 378 KUHP, yang artinya mereka dapat menghadapi hukuman maksimum 12 tahun penjara dan Rp 12 miliar (US$ 852.304) dalam denda atas hukuman.

 

SUMBER: Jakarta Post

Continue Reading

Trending