Connect with us

Uncategorized

21 mahasiswa UNS di Wuhan tidak terkena Virus Korona

Daksa Tumanggor

Published

on

investor.id

Prof. Nurhasan, selaku Rektor dari Universitas Negeri Surabaya memberikan pernyataan bahwa 12 mahasiswanya yang kuliah di Wuhan, China tidak terinfeksi oleh virus korona (nCov) yang belakangan mewabah di sebagian wilayah China.

“Semua di sana baik-baik saja. Mereka diimbau untuk tidak bepergian ke tempat-tempat ramai dan berjaga di kampus sesuai prosedur pemerintah China,” ujarnya pada wartawan, Surabaya, Senin 27 Januari.

Saat ini ada sebanyak 12 mahasiswa UNS yang sedang menjalankan perkuliahan di Central China Normal University, Wuhan. Delapan mahasiswa adalah mahasiswa yang dapat beasiswa pelajar di CCNU.

Sebanyak empat mahasiswa UNS menjalankan program beasiswanya selama satu semester, empat mahasiswa selama dua semester, dan lima mahasiswa sedang menjalankan S2 di CCNU.

Prof. Nurhasan mengatakan bahwa ia sudah berkomunikasi dengan mereka dan para alumni yang ada di Wuhan, China. CCNU telah melakukan cek khusus setiap malamnya pada para mahasiswa di sana. Tenaga medis juga telah bersiaga untuk para mahasiswa di setiap lantai asrama dan kampus.

“Saya rasa antisipasi penularan corona virus dari pihak kampus maupun Pemerintah China sudah cukup baik,” ujarnya.

“Kami senantiasa berdoa agar mereka selalu baik-baik saja,” lanjut Nurhasan.

Harapannya adalah wabah virus di kota tersebut bisa segera ditangani dan diatasi dan mahasiswa yang sedang menempuh kuliah di sana bisa pulang dengan keadaan selamat dan sehat ke Indonesia.

“Saya mendapat informasi bahwa izin tinggal mahasiswa yang nemerima beasiswa satu semester akan habis pada 2 Februari,” ucapnya.

Infografis wabah Virus Corona di kota Wuhan

China kini sudah menyatakan sebanyak 80 orang korban virus meninggal dunia per hari Senin, 27 Januari.

Laporan kematian terbaru dikabarkan dari Provinsi Hubei, 24 orang korban. Sementara total korban pada kasus virus korona ini di China sendiri sebanyak 2.744 orang.

Dilansir AFP, Komisi Kesehatan Nasional China berkata bahwa jumlah yang terinveksi oleh virus yang mematikan ini naik jadi 789, setengahnya ada di Provinsi Hubei, dengan sebanyak 461 korban dengan kondisi yang serius.

Komisi Kesehatan Hubei telah memantau penularan virus korona yang berasal dari ibu kota Hubei, Wuhan. Kini sejumlah kota yang ada di Provinsi Hubei dikarantina dengan menutup akses keluar masuk transportasi dari provinsi tersebut.

SUMBER: CNN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Liga Italia

Pioli: Ibrahimovic Telah Minta Maaf

Daksa Tumanggor

Published

on

Ibrahimovic dalam sebuah pertandingan Inter Milan
Ibrahimovic. Instagram @iamzlatanibrahimovic

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, mengatakan bahwa Zlatan Ibrahimovic telah meminta maaf setelah diusir wasit karena diberi kartu merah dalam pertandingan melwan Inter Milan.

Bintang sepak bola asal Swedia, Ibrahimovic, menjadi sorotan saat AC Milan didepak Inter Milan usai kalah 1-2 di perempat final Coppa Italia, hari Rabu (27/01/2021) dini hari WIB.

Pada laga tersebut, Ibrahimovic telibat perseteruan keras dengan striker Inter Milan, Romelu Lukaku. Ibrahimovic melakukan provokasi dengan mengatakan kalimat voodoo pada Lukaku yang dianggap rasis. Akibatnya, mereka saling adu mulut bahkan hampir adu pukul. Percekcokan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku tersebut terjadi sebelum half-time dan membuat keduanya diganjar kartu kuning.

Pada babak kedua, Ibrahimovic menerima kartu kuning kedua (kartu merah) usai melakukan pelanggaran terhadap Alksandar Kolarov.

Kartu merah yang didapatkan Ibrahimovic menjadi salah satu penyebab kekalahan AC Milan. Pasalnya, setelah Ibrahimovic dikeluarkan, Inter Milan langsung membalikan keadan dengan dua gol yang dicetak oleh Romelu Lukaku dan Christian Eriksen. Sebelumnya, Ibrahimovic telah berhasil mencetak gol pada babak pertama.

“Dia (Ibrahimovic) sudah meminta maaf,” kata Pioli seperti dikutip dari ESPN.

“Dia sedikit terlalu bernafsu untuk membantu tim,” katanya.

“Tidak mudah untuk tetap berada di dalam permainan ketika kehilangan seorang pemain. Tekanan dari Inter sangat kuat.” ujar Pilio.

Dengan insiden ini, AC Milan kehilangan kesempatan untuk meraih gelar juara di musim ini. Namun, AC Milan masih memiliki peluang untuk memenangi Liga Eropa dan Scudetto.

“Kami harus membayar karena penampilan sejam terakhir dan kami tidak bisa membawa pulang hasil yang positif. Seharusnya memang tidak terjadi, tapi begitulah adanya. Kami sangat menyesal karena sebelumnya kami sudah mempersiapkan pertandingan ini dengan baik,” ucap Pioli.

 

Baca Juga:

 

Continue Reading

Hiburan

Dikonfirmasi: Season Ke-2 “The Uncanny Counter” akan Dibuat

Daksa Tumanggor

Published

on

Poster Resmi The Uncanny Counter
Poster Resmi The Uncanny Counter

Kehadiran season 2 drama Korea “The Uncanny Counter” telah dikonfirmasi oleh pihak OCN.

Pada 25 Januari, sumber dari drama tersebut mengungkapkan bahwa season 2 telah dikonfirmasi. Namun, detail lainnya belum dikonfirmasi lebih lanjut

“Memang benar bahwa musim kedua telah dikonfirmasi untuk ‘The Uncanny Counter.’ Namun, detail seperti jadwal syuting dan jadwal siaran belum dikonfirmasi,” jelas seorang sumber dari pihak OCN.

Mengenai apakah season baru akan dibintangi oleh pemeran season pertama seperti Jo Byeong Gyu, Yoo Joon Sang, Kim Sejeong, dan Yeom Hye Ran, sumber berkomentar, bahwa detail sedang diselesaikan.

Drama Korea yang diangkat berdasarkan webtoon populer, “The Uncanny Counter” ini menayangkan episode terakhirnya pada 24 Januari 2021 dengan peringkat pemecah rekor untuk OCN.

Berdasarkan Nielsen Korea, seperti dilansir dari Naver, episode ke-16 “The Uncanny Counter” mendapatkan rating 11 persen, yang merupakan capaian tertinggi drama Korea tersebut dan mencetak sejarah untuk saluran OCN.

Drama ini berhasil mencetak rating tinggi kembali setelah sempat turun akibat pergantian penulis naskah. Meski penulis naskah dari drama ini tiba-tiba dirubah pada episode ke 13, Kim Se Jong berhasil menenangkan penonton setianya secara personal.

Sebelum pergantian penulis naskah, “The Uncanny Counter” memecahkan rekor OCN sepanjang sejarah dengan rating 10,6 persen untuk episode ke 12.

Episode tersebut ternyata menjadi yang terakhir ditulis oleh Yeo Ji-na, sang penulis naskah sejak episode pertanya. Pihak OCN mengatakan bahwa Yeo Ji-na mundur karena memiliki perbedaan pandangan.

Kondisi tersebut membuat rating “The Uncanny Counter” turun menjadi 9.4 persen di episode 13. Episode tersebut ditulis oleh Yoon Sun-dong, sang sutradara.

Kim Sae-bom akhirnya mengambil alih episode 14-16. Ia sebelumnya terkenal karena menulis naskah film “If You Were Me 5” dan “Hello School Gir.”

Rating “The Uncanny Counter” kembali menanjak dari episode 14 dan akhirnya memecah rekor di episode terakhirnya, episode 16.

Sambutan hangat penunton ini mendorong tim produksi untuk menghadirkan season 2.

 

Baca juga:

 

Continue Reading

Hiburan

Kim Seon Ho Akan Jadi Cameo di Drama Korea “Run On”

Daksa Tumanggor

Published

on

Kim Seon Ho akan muncul dalam drama Korea Run On. Foto Kim Seon Ho dan Poster Run On.
Kim Seon Ho akan muncul dalam drama Korea Run On

Aktor yang sedang meroket namanya, Kim Seon Ho, dikonfirmasi akan tampil sebagai cameo di episode mendatang drama Korea “Run On” yang ditayangkan oleh JTBC dan Netflix.

Bagi penggemar drama Korea “Start-Up” dan variety show “2 Days 1 Night,” pasti sudah tidak asing lagi dengan nama Kim Seon Ho. Aktor yang naik daun setelah memerankan Han Ji-Pyeong ini dikabarkan akan menjadi cameo spesial di episode mendatang “Run On.” Informasi ini sudah di konfirmasi oleh agensinya, SALT Entertainment, pada hari Rabu 20 Januari 2021 waktu setempat.

Kabarnya, Kim Seon Ho sudah menyelesaikan shooting untuk cameo spesialnya tersebut. Ia akan berperan sebagi seorang sutradara film. Namun, pihak agensi dan perwakilan dari “Run On” tidak memberitahu detail lain mengenai perannya tersebut. Mereka meminta penonton untuk melihat sendiri peran yang dimainkan Kim Seon Ho pada episode terbaru “Run On” malam ini (20/01/2021).

“Run On” sendiri bercerita tentang orang-orang yang mencoba terhubung satu sama lain dalam bahasa mereka sendiri setelah hidup di dunia yang berbeda dan pada kecepatan yang berbeda. Im Siwan berperan sebagai Ki Sun Kyum, mantan atlet atletik yang pensiun setelah peristiwa yang mengubah hidup, sementara Shin Se Kyung berperan sebagai Oh Mi Joo, penerjemah film asing yang suka berpetualang.

 

Baca Juga:

 

Continue Reading

Trending