Terlalu lama menggunakan earphone sebabkan tuli • Malang Post News
Connect with us

Kesehatan

Seorang wanita mendadak tuli karena terlalu lama pakai earphone

Avatar

Published

on

Pixabay

Pernah mempertanyakan atau meragukan bagaimana kapasitas telinga kita untuk mendengarkan musik atau sekadar menelepon dengan menggunakan earphone?

Terlalu asik untuk mendengarkan musik atau menonton film di ponsel dengan earphone hingga lupa waktu sudah berapa lama menggunakannya.

Seorang wanita asal Taiwan yang berusia 28 tahun diberitakan mengalami ketulian pada salah satu telinganya.

Pasalnya, ia menggunakan earphone selama berjam-jam dan kebiasaan buruknya begadang sambil menonton drama di ponselnya.

Dilansir dari World of Buzz, wanita yang bernama Xiao Jing terbiasa menonton drama serial. Ia melakukannya untuk menghilangkan stres setelah bekerja seharian.

Ia tiba-tiba menyadari ada yang salah dengan telinganya. Pada awalnya, ia mengira bahwa earphone yang ia gunakan rusak, tetapi setelah mencoba cara dengan mengganti earphone yang lainnya, barulah ia tersadar telinganya bermasalah.

Segera ia melakukan perawatan medis. Dokter yang menangani berkata bahwa ia mengalami ‘tuli mendadak’. Tidak lama dari hasil diagnosa pertamanya, ia kemudian dirawat dengan terapi oksigen hiperbarik dan steroid. Setelah itu, Xiao Jing kembali mendapatkan 80% pendengarannya dan kembali melakukan aktifitas sehari-harinya.

dr. Zhang, Departemen Otolaringologi dari Rumah Sakit Luodong Bo-ai, berkata belum pasti penyebab dari tuli mendadak tersebut itu apa. Menurut dr. Zhang, apabila seseorang mengalami hal tersebut harus segera ditolong dengan perawatan medis setidaknya paling lama 3 hari, agar peluang pulih bisa lebih tinggi.

Seseorang yang mengalami tuli mendadak dianjurkan untuk beristirahat yang banyak supaya bisa mengurangi resiko tuli terjadi lagi.

dr. Linda Herlina, SpTHT-KL, MKes dari Rumah Sakit Permata Depok, mengatakan ada satu literatur yang sebut rasio 60:60. Ini artinya pemakaian earphone tidak melebihi volume 60% dan maksimum pakai 60 menit.

Tetapi, kemampuan dari earphone yang mengeluarkan suara dapat capai 120 dB. Untuk setinggi itu, telinga kita hanya sanggup selama 12 menit per satu minggu.

“Artinya dalam 1 hari saraf telinga kita hanya sanggup menerima sekiranya kurang dari dua menit saja,” ujarnya pada detikcom.

SUMBER: Detik

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kesehatan

Proses karantina COVID-19, Rusia pakai Face Recognition

Avatar

Published

on

Untuk memisahkan dan mengkarantina warganya yang postif COVID-19, Rusia menggunakan teknologi facial recognition atau pengenal wajah.
Hal tersebut bertujuan untuk memastikan warganya yang dikarantina untuk tetap berdiam diri di rumah atau hotelnya masing-masing.
Dilansir dari Reuters, Rusia melarang warga China untuk masuk ke negaranya sementara waktu ini guna mencegah penyebaran virus yang sedang mewabah sejak Desember 2019.
Sergei Sobyanin, Wali Kota Moscow berkata bahwa sebanyak 2.500 orang Rusia yang telah kembali pulang dari China diperintahkan diam di rumah untuk dikarantina. Agar tidak keluar rumah, saat ini lah Rusia menggunakan teknologi facial recognition tersebut.
“Kepatuhan terus dipantau, termasuk dengan bantuan sistem pengenal wajah dan langkah dalam teknis lain,” ucapnya pada situs resmi pemerintah Rusia.
Sejak bulan lalu, Rusia menggunakan teknologi tersebut untuk keamanan di Moscow.
Pasalnya, satu orang pasien wanita di St. Petersburg beberapa waktu yang lalu kabur dari RS. Meski sudah diberi perintah untuk masuk ke karantina, namun, kekuatan dari program karantina Rusia tersebut dipertanyakan.
Sejauh ini, Rusia memiliki data sebanyak dua orang yang berasal dari China postifi COVID-19 dan sudah dinyatakan sembuh.
SUMBER: Antara

Continue Reading

Berita

Update Corona: 2.345 kematian dan 76.288 kasus

Avatar

Published

on

wikipedia

Per Jumat, 21 Februari tercatat penambahan kasus infeksi virus corona di daratan China sebanyak 397 kasus. Dengan jumlah yang tercatat ini, terdapat penurunan kasus dibandingkan hari sebelumnya sebesar 889 kasus.

Maka, menurut data, penyebaran virus corona hingga saat ini yang sudah dikonfirmasi mencapai 76.288 kasus di seluruh dunia.

Di hari yang sama, Jumat (21/2), angka kematian akibat dari COVID-19 mencapai 2.345 korban jiwa.

Provinsi yang menjadi pusat penyebaran wabah, Hubei telah melaporkan angka kematian baru sebanyak 106 korban jiwa. Sedangkan, di Wuhan yang sebagai ibu kotanya, penduduknya sebanyak 90 orang meninggal dunia.

 

SUMBER: ANTARA

Continue Reading

Kesehatan

Update corona: 2.120 korban jiwa karena COVID-19

Avatar

Published

on

hellosehat

Hingga Kamis (20/2), jumlah orang yang meninggal dunia karena terinfeksi virus corona menjadi sebanyak 2.120 jiwa di seluruh dunia.

Sampai saat ini, sebagian besar dari jumlah tersebut terjadi pada warga China, terkhusus kota Wuhan yang diduga menjadi asal muasal wabah virus tersebar.

Dilansir CNN, di daratan China sendiri, sebanyak 2.112 jiwa meninggal dunia. Sementara, delapan korban lainnya terjadi di enam negara lain. Sebanyak dua orang meninggal di Iran, dua orang di Hong Kong, satu orang masing-masing di Taiwan, Jepang, Perancis, dan Filipina.

Jumlah ini muncul setelah China mengonfirmasi angka kematian terbaru, sebanyak 108.

Menurut pendapat AFP, sebanyak 615 kasus yang terinfeksi virus corona dilaporkan oelh pejabat Kesehatan Hubei. Selain itu, 13 lainnya dari provinsi lain.

Dengan 74.000 lebih kasus yang terinfeksi COVID-19 di China, ini menjadikan total sebanyak 76.262 kasus termasuk kasus di sejumlah negara lain.

Dibanding hari Rabu (19/2), tingkat kasus virus corona menurun menjadi 1.693 orang.

Selain negara Tirai Bambu, Jepang menjadi negara kedua dengan korban terbanyak. Setelah peristiwa karantina kapal pesiar yang berlayar dari perairan Yokohama, yang memakan dua orang meninggal dunia karena terinfeksi virus corona.

Per Kamis (20/2), jumlah penumpang dari Diamon Princess yang terinfeksi virus corona bertambah menajdi 621 orang.

Diantara 621 orang tersebut, 4 orang WNI yang bekerja sebagai kru kapal pesiar terinfeksi virus corona.

 

SUMBER: CNN

Continue Reading

Trending