Korban bullying siswa SMP jarinya diamputasi • Malang Post News
Connect with us

Kriminal

Korban bullying siswa SMP jarinya diamputasi

Avatar

Published

on

Pixabay

Nasib buruk harus dihadapi oleh MS (13), korban bullying teman-temannya yang masih duduk di bangku salah satu SMP Kota Malang.

Kabarnya ia harus merelakan jari manis tangan kanannya akibat perundungan yang ia alami.

Dokter akhirnya memutuskan untuk mengamputasi jari tengahnya sebab sakit yang dirasa MS tidak kunjung mengurang.

“Kemarin malam, operasi yang dilakukan untuk mengamputasi jati dari ponakan kami, MS. Alhamdulillah berjalan lancar,” terang Taufik selaku paman MS setelah ditemui di Rumah Sakit Lavalette, Malang, Rabu (5/2) sore hari.

Ia menuturkan bahwa keputusan tersebut dikeluarkan oleh dokter untuk mengatasi sakit yang dirasakan oleh MS yang selama dua pekan telah menjalani perawatan secara intensif.

“Tindakan itu (amputasi) harus dilakukan. Begitu dokter sampaikan. Operasi berlangsung mulai pukul 18.00 hingga pukul 22.00,” jelas Taufik sambil melanjutkan alasan amputasi tersebut.

Menurutnya, sebelum dilakukannya amputasi, kondisi jari dari MS memang sangat memprihatinkan. Warna kulit berubah menghitam dan juga kukunya.

Taufik enggan untuk memberikan keterangan penyebab dari peristiwa ini. Ia menghormati proses penyelidikan yang sedang dilakukan oleh pihak kepolisian.

“Jika sebabnya apa, saya tak mau menjelaskan. Karena sekarang sedang ditangani polisi. Yang jelas, sebelum jarinya diamputasi, jari dan kukunya berwarna hitam,” terang Taufik.

MS datang ke rumah sakit dengan keluhan di jari tengah dan lebam-lebam di beberapa bagian tubuhnya.

“Sejak awal masuk RS, jari yang sakit itu terus dikeluhkan. Sekarang alhamdulillah, lebam-lebam yang ada di tubuhnya mulai menghilang,” lanjutnya.

Korban MS masih dalam perawatan intensif di ruang isolasi. Ia akan dirawat sampai pemulihan selesai.

“Sejak pertama dan sampai sekarang tetap berada di ruang isolasi. Mudah-mudahan segera pulih dan bisa pulang,” tutupnya.

SUMBER: Detik

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kriminal

Hasil kandungan pil dari penggerebekan rumah di Bandung

Avatar

Published

on

Sejumlah barang bukti berupa pil narkotika dan para tersangka menjadi hasil dari penggerebekan yang dilakukan BNN pada empat rumah yang tersambung di Kelurahan Cisaranten Endah, Kec. Arcamanik, Bandung pada Minggu (23/2).
BNN menyatakan bahwa rumah tersebut menjadi pabrik pembuatan pil narkotika yang mengandung carisoprodol.
Irjen Pol Arman Depari selaku Deputi Bidang Pemberantasan BNN telah memberikan kesimpulan bahwa pil yang diproduksi di rumah tersebut adalah sebuah penyalahgunaan karena kandungan zat Carisorpodol ini adalah termasuk golongan psikotropika dan narkotika.
“Ini kan penyalahgunaan, sebagian dari bahan narkotika ini ada yang untuk obat industri maupun farmasi, tapi ini disalahgunakan, jadi termasuk kategori narkotika,” ucap Arman.
Hingga kini, pihaknya telah menghitung ada sekitar 3 juta pil yang menjadi barang bukti. Seluruh barang bukti tersebut diperlihatkan saat konferensi pers yang diadakan di lokasi.
Menurut pendapat Arman, hampir seluruh pil tersebut siap untuk diedarkan.
“Tetapi ada yang tidak dalam paket, kita temukan cukup banyak, termasuk sisa-sisa dan yang gagal cetak. Kemungkinan totalnya empat juta butir,” jelasnya.
Dalam proses pembuatan pil tersebut, para tersangka menggunakan tiga bahan utama yakni, obat keras Golongan G, Golongan 1 dan kandungan psikotropika.
“Namun masing-masing jumlahnya masih perlu kita hitung,” tambahnya.
Lalu, ia memberikan keterangan bahwa masih ada banyak bahan-bahan baku lainnya yang belum diolah. Kemungkinan, apabila diolah, maka akan menghasilkan sepuluh juta pil.
SUMBER: Antara

Continue Reading

Kriminal

Grebek rumah di Bandung, BNN temukan barang bukti jutaan pil

Avatar

Published

on

Petugas Badan Narkotika Nasional Jabar dan pihak kepolisian Bandung bekerja sama untuk menggeledah empat rumah yang ada di Kelurahan Cisaranten Endah, Kec. Arcamanik, Bandung pada Minggu (23/2).
Dari penggeledahan tersebut, ditemukan sebanyak dua juta butir pil yang dicurigai sebagai pil narkoba, menurut pendapat Irjen Pol Arman Depari, Deputi Pemberantasan BNN. Ia pun menambahkan bahwa temuan timnya ini disimpan dalam 25 kotak dengan kondisi pil yang sudah terkemas dengan baik. Diduga pil tersebut sudah siap untuk diedarkan.
“Untuk perhitungan yang lebih akurat itu nanti, semua kemasan akan kita buka, menurut info masiha ada barang bukti yang ada di luar TKP, nanti akan digabungkan,” ucap Arman saat ditemui di lokasi penggeledahan.
Ia berpendapat bahwa keempat rumah itu dalamnya saling terhubung. Diduga bahwa rumah tersebut sengaja dirancang dengan tujuan pengelabuan petugas saat melakukan penggerebekan ini.
“Di dalam rumah, kita temukan mesin pencetak pil, ada sebanyak dua mesin besar. Kemudian peralatan lainnya, alat pengering, dan alat pengaduk,” tambahnya.
Timnya sudah menangkap sebanyak enam orang yang terkait dengan rumah tersebut. Dari keterangan yang diberikan salah satunya, disebutkan bahwa rumah tersebut sudah beroperasi selama lima bulan.
“Kataya sudah lima bulan beroperasi, tapi ini kelihatannya bukan peralatan baru, sampai kini masih kita dalami,” terangnya.
Menurutnya, dari pihaknya akan memeriksa pil-pil tersebut di lab untuk memastikan pil apa sebenarnya.
Penggeledahan terjadi dimulai pukul 17.00 WIB.
SUMBER: Antara

Continue Reading

Kriminal

Wanita Thailand menjadi sasaran tembak terduga oleh mantan kekasih

Avatar

Published

on

Pixabay

Seorang wanita Thailand tewas ditembak oleh seorang pria yang diduga sebagai mantan kekasihnya. Peristiwa tersebut terjadi di salah satu mal di Bangkok, pada Selasa (18/2).

Kolonel Bavornphob Sunthornraekha dari kepolisian Thailand menilai penembakan ini adalah sebuah ‘masalah pribadi’ dengan latar belakang rasa cemburu dalam hubungan.

“(Kejadian) ini diakibatkan kecemburuan. Bukan insiden lanjutan (penembakan di mall Probinsi Nakhon Ratchasima),” ucap Bavornphob.

Pihak kepolisian melaporkan bahwa peristiwa ini terjadi di dalam klinik kosmetik yang ada di dalam mal, Century.

Pria yang diduga adalah kekasihnya menerobos masuk dan langsung menembak wanita tersebut. Pria ini menuding bahwa kekasihnya berselingkuh.

Peristiwa ini juka melukai satu orang wanita lainnya. Hingga kini, pihak yang berwenang belum bisa memberikan identitas korban yang luka maupun yang meninggal. Motif hubungan keiganya masih belum diketahui.

Pelaku juga masih menjadi buronan. Peristiwa tersebut terjadi setelah 10 hari penembakan massal oleh tentara di mal Provinsi Nakhon Ratchasima, Sabtu (8/2). Aksi penembakan ini memakan 29 jiwa meninggal dunia.

Dilansir AFP, dengan tegas Bavornphob berkata bahwa penembakan ini bukanlah insiden yang serupa seperti yang ada di Nakhon Ratchasima.

Penduduk Thailand memang mudah untuk mendapatkan senjata. Penembakan yang didasari masalah pribadi seperti ini hingga masalah keluarga sering terjadi di Thailand.

Tetapi, peristiwa penembakan yang terjadi di Nakhon Ratchasima memicu amarah dari publik pada militer karena dinilai tidak bisa mengantisipasi atas aksi pelaku tembak yang telah mencuri senapan sebelum aksinya dimulai.

Pelaku, dari akun Facebooknya mengaku bahwa dirinya kecewa atas perlakuan yang tidak adil padanya oleh komandan. Ia pun menyempatkan untuk mengunggah video dari aksi penembakan sebelum dirinya sembunyi selama 17 jam dalam mal.

 

SUMBER: CNN

Continue Reading

Trending