Delapan resort di Bintan tercemar limbah minyak hitam
Connect with us

Kriminal

Delapan resort di Bintan tercemar limbah minyak hitam

Avatar

Published

on

Pixabay

Sepanjang bulan Januari 2020 tercatat delapan buah resort yang ada di Bintan, Kep. Riau di mana pantainya tercemar oleh limbah minyak warna hitam. Resort tersebut adalah Club Med, Nirwana Lagoon, Lagoi Bay, Ria Bintan, Pantai Indah, Banyan Tree, Bintan Lagoon dan Sanchya Hotel.

Menurut General Manager dari PT Bintan Beach International Resort yang juga mengelola Lagoi, sampai saat ini terkumpul sebanyak 299 drum limbah minyak.

“Meningkat cukup signifikan jika dibanding 2019 yang mencapai 73 drum,” sebut Abdul Wahab.

Pencemaran limbah di Bintan tersebut adalah ‘penyakit tahunan’ yang menimpa Bintan, apalagi saat musim utara datang.

Limbah ini datang dari wilayah perairan perbatasan antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

“Limbah itu dibuang kapal tanker asing di wilayah OPL, kemudian dibawa arus perairan Bintan,” ujarnya,

Abdul kini berharap akan ada langkah yang konkret dari pemerintah untuk mengatasi masalah limbah ini karena dari masalah ini Bintan bisa tercoreng dari pandangan turis asing dengan sebutan kawasan wisata internasional.

Jika ada, pihaknya akan siap untuk mendukung wacana yang pemerintah berikan untuk menebar jaring sepanjang bibir pantai guna menahan limbah kotor tersebut.

“Kalau dampak kunjungan wisman memang belum ada, tapi kita perlu tunjukkan kepada turis bahwa limbah minyak itu bisa dibasmi atau paling tidak diminimalisasi,” tutur Wahab.

SUMBER: Antara

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kriminal

Hasil kandungan pil dari penggerebekan rumah di Bandung

Avatar

Published

on

Sejumlah barang bukti berupa pil narkotika dan para tersangka menjadi hasil dari penggerebekan yang dilakukan BNN pada empat rumah yang tersambung di Kelurahan Cisaranten Endah, Kec. Arcamanik, Bandung pada Minggu (23/2).
BNN menyatakan bahwa rumah tersebut menjadi pabrik pembuatan pil narkotika yang mengandung carisoprodol.
Irjen Pol Arman Depari selaku Deputi Bidang Pemberantasan BNN telah memberikan kesimpulan bahwa pil yang diproduksi di rumah tersebut adalah sebuah penyalahgunaan karena kandungan zat Carisorpodol ini adalah termasuk golongan psikotropika dan narkotika.
“Ini kan penyalahgunaan, sebagian dari bahan narkotika ini ada yang untuk obat industri maupun farmasi, tapi ini disalahgunakan, jadi termasuk kategori narkotika,” ucap Arman.
Hingga kini, pihaknya telah menghitung ada sekitar 3 juta pil yang menjadi barang bukti. Seluruh barang bukti tersebut diperlihatkan saat konferensi pers yang diadakan di lokasi.
Menurut pendapat Arman, hampir seluruh pil tersebut siap untuk diedarkan.
“Tetapi ada yang tidak dalam paket, kita temukan cukup banyak, termasuk sisa-sisa dan yang gagal cetak. Kemungkinan totalnya empat juta butir,” jelasnya.
Dalam proses pembuatan pil tersebut, para tersangka menggunakan tiga bahan utama yakni, obat keras Golongan G, Golongan 1 dan kandungan psikotropika.
“Namun masing-masing jumlahnya masih perlu kita hitung,” tambahnya.
Lalu, ia memberikan keterangan bahwa masih ada banyak bahan-bahan baku lainnya yang belum diolah. Kemungkinan, apabila diolah, maka akan menghasilkan sepuluh juta pil.
SUMBER: Antara

Continue Reading

Kriminal

Grebek rumah di Bandung, BNN temukan barang bukti jutaan pil

Avatar

Published

on

Petugas Badan Narkotika Nasional Jabar dan pihak kepolisian Bandung bekerja sama untuk menggeledah empat rumah yang ada di Kelurahan Cisaranten Endah, Kec. Arcamanik, Bandung pada Minggu (23/2).
Dari penggeledahan tersebut, ditemukan sebanyak dua juta butir pil yang dicurigai sebagai pil narkoba, menurut pendapat Irjen Pol Arman Depari, Deputi Pemberantasan BNN. Ia pun menambahkan bahwa temuan timnya ini disimpan dalam 25 kotak dengan kondisi pil yang sudah terkemas dengan baik. Diduga pil tersebut sudah siap untuk diedarkan.
“Untuk perhitungan yang lebih akurat itu nanti, semua kemasan akan kita buka, menurut info masiha ada barang bukti yang ada di luar TKP, nanti akan digabungkan,” ucap Arman saat ditemui di lokasi penggeledahan.
Ia berpendapat bahwa keempat rumah itu dalamnya saling terhubung. Diduga bahwa rumah tersebut sengaja dirancang dengan tujuan pengelabuan petugas saat melakukan penggerebekan ini.
“Di dalam rumah, kita temukan mesin pencetak pil, ada sebanyak dua mesin besar. Kemudian peralatan lainnya, alat pengering, dan alat pengaduk,” tambahnya.
Timnya sudah menangkap sebanyak enam orang yang terkait dengan rumah tersebut. Dari keterangan yang diberikan salah satunya, disebutkan bahwa rumah tersebut sudah beroperasi selama lima bulan.
“Kataya sudah lima bulan beroperasi, tapi ini kelihatannya bukan peralatan baru, sampai kini masih kita dalami,” terangnya.
Menurutnya, dari pihaknya akan memeriksa pil-pil tersebut di lab untuk memastikan pil apa sebenarnya.
Penggeledahan terjadi dimulai pukul 17.00 WIB.
SUMBER: Antara

Continue Reading

Kriminal

Wanita Thailand menjadi sasaran tembak terduga oleh mantan kekasih

Avatar

Published

on

Pixabay

Seorang wanita Thailand tewas ditembak oleh seorang pria yang diduga sebagai mantan kekasihnya. Peristiwa tersebut terjadi di salah satu mal di Bangkok, pada Selasa (18/2).

Kolonel Bavornphob Sunthornraekha dari kepolisian Thailand menilai penembakan ini adalah sebuah ‘masalah pribadi’ dengan latar belakang rasa cemburu dalam hubungan.

“(Kejadian) ini diakibatkan kecemburuan. Bukan insiden lanjutan (penembakan di mall Probinsi Nakhon Ratchasima),” ucap Bavornphob.

Pihak kepolisian melaporkan bahwa peristiwa ini terjadi di dalam klinik kosmetik yang ada di dalam mal, Century.

Pria yang diduga adalah kekasihnya menerobos masuk dan langsung menembak wanita tersebut. Pria ini menuding bahwa kekasihnya berselingkuh.

Peristiwa ini juka melukai satu orang wanita lainnya. Hingga kini, pihak yang berwenang belum bisa memberikan identitas korban yang luka maupun yang meninggal. Motif hubungan keiganya masih belum diketahui.

Pelaku juga masih menjadi buronan. Peristiwa tersebut terjadi setelah 10 hari penembakan massal oleh tentara di mal Provinsi Nakhon Ratchasima, Sabtu (8/2). Aksi penembakan ini memakan 29 jiwa meninggal dunia.

Dilansir AFP, dengan tegas Bavornphob berkata bahwa penembakan ini bukanlah insiden yang serupa seperti yang ada di Nakhon Ratchasima.

Penduduk Thailand memang mudah untuk mendapatkan senjata. Penembakan yang didasari masalah pribadi seperti ini hingga masalah keluarga sering terjadi di Thailand.

Tetapi, peristiwa penembakan yang terjadi di Nakhon Ratchasima memicu amarah dari publik pada militer karena dinilai tidak bisa mengantisipasi atas aksi pelaku tembak yang telah mencuri senapan sebelum aksinya dimulai.

Pelaku, dari akun Facebooknya mengaku bahwa dirinya kecewa atas perlakuan yang tidak adil padanya oleh komandan. Ia pun menyempatkan untuk mengunggah video dari aksi penembakan sebelum dirinya sembunyi selama 17 jam dalam mal.

 

SUMBER: CNN

Continue Reading

Trending