Kepala Balai berikan penjelasan proses revitalisasi fungsional Wyata Guna
Connect with us

Berita

Kepala Balai berikan penjelasan proses revitalisasi fungsional Wyata Guna

Avatar

Published

on

Pixabay

Sudarsono, Kepala Balai Wyata Guna, telah memberikan penjelasan perihal balai yang dipimpinnya kini sedang dalam proses revitalisasi fungsional. Revitalisasi fungsional ini adalah program nasional untuk mengoptimalkan kegunaan balai rehab sosial milik pemerintah kota.

Pihaknya mencoba meluruskan masalah yang terjadi di media sosial dan media, saat berbicara di Balai Rehabilitasi Sosial Wyata Guna, Bandung.

“Revitalisasi fungsional bertujuan agar masyarakat disabilitas diharapkan dapat diberdayakan dan berkiprah setelah mendapat pelayanan Rehabilitasi Sosial Lanjut di Balai Rehabilitasi Sosial,” jelas Sudarsono, di siaran persnya, hari Rabu.

Menurutnya, selama ini ada kesan balai rehab sosial seperti halnya penampungan bagi disabilitas padahal sebenarnya fungsi balai melebihi hal itu, yaitu dengan harap bisa mendorong kaum disabilitas bisa berdaya sesuai dengan bidang mereka masing-masing.

“Kita ada program transformasi, perubahan status panti menjadi balai. Kita ingin balai rehabilitasi sosial ini berkontribusi secara progresif. Jadi pijakan bagi saudara-saudara kita kaum disabilitas agar dapat mengembangkan fungsi sosial dan kapabilitas sosialnya sehingga bisa berkiprah di masyarakat,” lanjutnya.

Salah satu dari banyaknya konsekuensi yang muncul dari transformasi ini yaitu batas waktu untuk semua penerima manfaat sesuai ketentuan yang sudah ditentukan.

“Tujuan, agar para penerima manfaat dapat berkumpul kembali dengan keluarganya, mandiri serta berkiprah di masyarakat. Ini yang kita sebut dengan proses inklusi. Kita ingin, saudara-saudara kita diterima di masyarakat. Seperti yang lainnya,” tambah Sudarsono.

Meski begitu, Sudarsono berkata bahwa ketentuan yang akan berlaku untuk mengembalikan penerima manfaat ke keluarga atau masyarakat, tidak bisa dilakukan secara seketika.

Selama di balai, dengan sudah melewati proses yang panjang, mereka sudah diberi layanan dan pelatihan yang sistematis, terstandar, dan holistik sehingga saat mereka kembali ke masyarakat, mereka sudah mandiri.

Ada pula polemik yang sedang terjadi di Wyata Guna ini telah diproses dengan bijaksana semenjak 2019.

Ia juga memberikan penjelasan bahwa pengelola balai sudah memberikan toleransi pada semua penerima manfaat sampai Juli.

“Di mana mereka seharusnya meninggalkan balai sejak Juni 2019. Pengelola balai juga sudah secara persuasif meminta penerima manfaat untuk berinisiatif mematuhi ketentuan, sebab, banyak penyandang disabilitas sensorik netra lainnya yang antre untuk masuk balai dan mendapatkan pelayanan,” tutur Sudarsono.

Kemudian, Kemensos dan Pemprov Jabar juga telah mengadakan rapat untuk mencarikan solusi bersama, beberapa hari lalu (12/1).

Salah satu dari rapat tersebut memutuskan bahwa Disdik Jabar sudah komit untuk membangun sarana pendidikan untuk yang berkebutuhan khusus dengan konsep sekolah yang lengkap dengan asrama.

Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat pun telah merencanakan pembangunan panti sosial di mana semua melayani penyandang disabilitas termasuk orang yang memiliki disabilitas sensorik netra.

Pengembangan layanan nasional ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan lagi pelayanan untuk penyandang disabilitas.

Ia sangat menyayangkan bahwa pada tengah komunikasi dan proses dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini malah mencuat isu-isu yang berlawanan dengan langkah yang pemerintah buat.

“Kita duduk bersama, mencari solusi terbaik. Kita semua anak bangsa, tidak mungkinlah saling menegasi,” kata Sudarsono.

SUMBER: Antara

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Virus Corona: penerbangan China-Batam dihentikan

Avatar

Published

on

Guna mencegah wabah virus Corona yang kini sudah menyebar disejumlah wilayah, penerbangan pesawat asal Xian dan Shenzhen, China menuju Batam dihentikan.

Muhammad Rudi, selaku Wali Kota Batam berkata bahwa kebijakan mengentikan untuk sementara ini diberikan oleh biro perjalanan yang membawa turis China menuju Batam, bukanlah permintaan dari pihak kepala daerah.

“Penerbangan China ke sini sudah dihentikan oleh travel agennya di sana,” ucap Rudi setelah mengecek ruang isolasi yang ada di Batam, Senin 27 Januari. Dilansir dari Antara.

Penerbangan dari kota Shenzhen dan kota Xian, China menuju kota Batam tersebut memakai pesawat sewa oleh agen travel khusus secara langsung membawa pelacong asal China mendatangi Batam.

“Berarti mereka mengantisipasi warganya juga,” tambahnya.

Sementara penerbangan yang terakhir menuju China dari Batam akan dijadwalkan pada hari Selasa besok, 28 Januari, untuk membawa kembali turis ke negara asalnya.

Batas waktu pemberhentian penerbangan tersebut ditentukan oleh agen travelnya.

“Yang berhenti mereka, mereka yang menentukan,” katanya.

Pada waktu sebelumnya, dijadwalkan penerbangan dari China menuju Batam dilakukan sebanyak tiga kali dalam satu pekan.

KKP kemudian sudah mengaktifkan alat pendeteksi suhu di Bandara Hang Nadim untuk para pendatang yang tiba di bandara.

Selain itu juga, pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan mengimbau para petugas bandara untuk memakai masker setiap kali melayani para penumpang yang tiba dari China guna mencegah penyebaran virus Corona.

SUMBER: CNN

Continue Reading

Berita

Fakta baru dari kecelakaan Kobe Bryant

Avatar

Published

on

CNN

Paska kecelakaan helikopter yang menewaskan Kobe Bryant sekaligus putrinya, kini muncul beberapa fakta baru. Helikopter dengan jenis Sikorsky S-76B membawa sebanyak 9 orang penumpang terjatuh di tebing wilayah Calabasas, Minggu 26 Januari (waktu setempat).

Berdasarkan hasil laporan dari LA Times, helikopter tersebut terbang pukul 09.06 pagi waktu setempat dari Bandara John Wayne menuju Mamba Academy.

Selama penerbangan, helikopter itu terbang melewati area Boyle Heights dan terbang memutar di atas are Glendale.

LAPD, Kepolisian Los Angeles berkata bahwa kondisi cuaca pada saat itu tidak memenuhi standar untuk melakukan penerbangan.

Dilansir TMZ, cuaca yang berkabut di Minggu pagi menghentikan patroli yang dilakukan LAPD hingga menjelang sore.

Menurut data pelacak penerbangan, helikopter yang ditumpangi Kobe Bryant mengalami problem cuaca saat di atas area Kebun Binatang LA untuk pertama kali.

Helikopter yang tahun pembuatannya pada tahun 1991 tersebut dilaporkan telah mengelilingi area kebun binatang sebanyak 6 kali dengan ketinggian yang rendah, yaitu 266,7 meter atau setara dengan 875 kaki. Hal ini dikarenakan helikopter menunggu saat cuaca menjadi cerah.

Pilot dari helikopter tersebut dikabarkan sudah melapor ke bagian menara kontrol Bandara Burbank pukul 09.30. Pihak menara telah mengetahui bahwa pilot sudah membawa helikopter berputar-putar 15 menit lamanya.

Pilot lalu membawa helikopter tersebut ke utara di mana area bebas hambatan sebelum ia belok ke arah barat. Penerbangan ia lanjutkan menuju jalan tol 101, wilayah Woodland Hills.

Pada pukul 09.40, helikopter berhadapan dengan cuaca yang semakin buruk. Pada cuaca dengan kabut tebal, helikopter berbelok ke arah selatan, daerah pegunungan sehingga pilot menaikkan ketinggiannya dari 1.200 kaki menjadi 2.000 kaki.

Menurut pihak LAPD, standar dari jarak pandang untuk melakukan penerbangan ialah 2 mil atau sejauh 3,2 KM dan ketinggiannya 800 kaki.

Kemudian pada pukul 09.45, helikopter terbang menuju gunung dengan tinggi 1.700 kaki dengan kecepatan 161 knot, menurut data pelacak.

Selama terbang 40 menit, helikopter masih tersedia 362,8 liter bahan bakar.

Sebelum pukul 10.00, kecelakaan terjadi di area Willow Glen dan Las Virgenes, Calabasas. LAPD menerima laporan pada pukul 09.47 atas kebakaran dan kecelakaan helikopter melalui sambungan telepon 911.

Kebakaran dari kecelakaan tersebut dikabarkan telah membakar seluas 2.500 meter dari lokasi. Pemadam kebakaran beranggotakan 56 personel bergegas menuju tempat kejadian.

https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20200127141914-178-469069/fakta-baru-kecelakaan-helikopter-kobe-bryant

Continue Reading

Politik

Mahkamah Internasional akan keluarkan putusan soal Myanmar

Avatar

Published

on

Pixabay

Pada hari Kamis (23/1), Mahkamah Internasional memutuskan perihal permintaan langkah darurat oleh Gambia, negara yang menuduh Myanmar sudah melakukan genosida pada penduduk minor Muslim Rohingya.

Negara kecil dari benua Afrika tersebut mengajukan gugatan hukum pada badan tertinggi PBB, Mahkamah Internasional, yang punya wewenang untuk menyelesaikan sengketa negara, di bulan November. Gambia menuduh Myanmar telah melanggar Konvensi Genosida tahun 1948.

Kasus ini belum disidangkan penuh dan putusan di hari Kamis hanya menyangkut soal permintaan Gambia tersebut. Belum ada petunjuk perihal bagaimana Mahkamah Internasional akan memberikan putusan akhir, yang mungkin akan memakan waktu yang lama.

Gambia meminta untuk segera mengambil langkah pencegahan terhadap Myanmar, seperti melindungi negara-negara bagian. Langkah yang Gambia maksud adalah menghentikan kekerasan Myanmar segera.

Gambia pun meminta hakim untuk memerintahkan Myanmar agar memberi akses bagi para badan PBB untuk menyelidiki dugaan tersebut.

Sebanyak 730.000 orang lebih dari Rohingya melarikan diri untuk selamat dari militer Myanmar yang sudah melakukan tindakan kekerasan di tahun 2017. Penduduk Rohingya kemudian terpaksa untuk tinggal di perkemahan kotor yang terletak di dekat perbatasan Bangladesh.

Penyelidik dari PBB menilai tindakan militer tersebut dilakukan dengan berniat ‘melakukan genosida’.

Sidang yang dilaksanakan selama satu pekan penuh di bulan Desember tersebut, Aung San Suu Kyi, pemimpin sipil Myanmar meminta agar panel 17 hakim menghentikan kasus ini.

Walau ia mengakui kemungkinan militer Myanmar menggunakan kuasa yang tidak seimbang hingga warga sipil banyak yang terbunuh, Suu Kyi berkata bahwa tindakan tersebut bukanlah genosida.

SUMBER: Antara

Continue Reading

Trending