Mengurangi pemborosan, Joaquin Phoenix kenakan tuksedo yang sama
Connect with us

Hiburan

Mengurangi pemborosan, Joaquin Phoenix kenakan tuksedo yang sama

Avatar

Published

on

Pixabay

Tahun 2020 ini acara penghargaan dimulai dari Golden Globes yang diadakan di hari Senin tanggal 6 lalu. Untuk aktor Joaquin Phoenix, Golden Globes artinya adalah memulai “periode sibuk” untuk sebuah tuksedo.

Dilansir dari celebrity.nine.com.au, Joaquin (45) merencanakan dirinya akan memakai tuksedo yang sama di setiap acara penghargaan. Tuksedo yang ia kenakan ialah rancangan dari Stella McCartney. Pakaian ini akan ia kenakan kembali di acara Academy Awards yang akan diadakan pada tanggal 10 Februari.

“Pria ini pemenang.. mengenakan pakaian Stella, karena ia memilih untuk membuat pilihan masa depan planet ini dan semua makhluknya,” ucap perancang yang berasal dari Inggris di dalam caption post Instagramnya, @stellamccartney, di mana post tersebut terlihat Phoenix di acara tersebut yang mendapatkan penghargaan sebagai aktor terbaik.

Selain itu, ia pun menulis bahwa Phoenix telah memilih untuk mengenakan tuksedo yang sama untuk seluruh acara-acara penghargaan guna mengurangi boros. “Saya bangga dan merasa terhormat untuk bergabung dengan Anda, Joaquin, terus menginspirasi dan terus menyinari,” isi dari caption-nya

Phoenix memang seseorang yang mendukung perihal lingkungan hidup. Pada pidatonya, ia mengungkapkan bahwa menggunakan jet pribadi adalah hal yang tidak perlu.

“Kadang-kadang, kita harus mengambil tanggung jawab itu dan membuat perubahan dan pengorbanan dalam kehidupan kita sendiri. Kita kadang tidak perlu naik jet pribadi ke Palm Springs atau untuk kembali. Tolonglah. Dan, aku akan berusaha lebih baik dan ku harap kau juga akan melakukannya,” ujarnya.

Phoenix juga adalah seorang aktivis hak hewan. Ia menjadi salah satu dari banyak inisiator untuk perihal menu utama di acara penghargaan. Untuk kali pertama, makanan yang disajikan dalam acara tersebut berbahan vegan. Ia telah meyakinkan panitia penyelenggara, ‘Asosiasi Pers Asing Hollywood’.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Asosiasi Pers Asing Hollywood, karena sudah mengakui hubungan antara perubahan iklim dan peternakan hewan. Ini adalah sebuah langkah yang menakjubkan dan berani, membuat malam ini berbasis tanaman,” kata Phoenix.

SUMBER: Republika

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hiburan

Dukun cilik Ponari kini telah bertunangan

Avatar

Published

on

Tempo.co

Mendengar ‘Ponari’ mungkin sudah tidak asing lagi di telinga khalayak Indonesia. Dukun cilik yang berasal dari Jombang ini pernah mengagetkan publik dengan batu sakti yang ia miliki di tahun 2009 lalu. Sekarang telah dikabarkan bahwa ia sudah bertunangan pada 11 Januari kemarin.

Kabar berbahagia ini dibagi dari akun instagram @lambe.turahid dengan caption “Masih ingat dukun cilik asal Jombang gak? Sekarang dia udah gede, udah lamaran.” tulisnya di keterangan foto yang mereka unggah di akun tersebut. Pada foto terlihat Ponari dan pasangannya sedang berpose memamerkan cincin tunangan.

Unggahan ini langsung dipenuhi dengan komentar netizen yang ikut merasakan nostalgia ketika mendengar namanya.

Terlihat komentar dari akun @ditaangilia07 yang berisi “Ponari aja udah tunangan lah gua kapan,”. Akun @ozielzolie juga ikut menulis komentar cemburunya saat mendengar kabar tersebut, “Dia udah lamaran aja, gw kapan,” di tutup dengan emoji menangis.

Kegembiraan ini juga terasa pada pasangan Ponari, Aminatuz Zuroh, terlihat pada unggahan foto-foto di akun Facebook-nya, di mana momen lamaran ditangkap. Unggahan ini pun dihujani komentar dari sahabat-sahabatnya yang turut mendoakan agar lancar sampai hari H.

Ponari adalah warga yang berasal dari Kab. Jombang, Jawa Timur, Dusun Kedung Sari, Desa Balongsari, Kec. Megaluh. Ia mulai dikenal karena kemampuannya yang heboh dapat menyembuhkan macam-macam penyakit dengan kesaktian batu yang dimilikinya.

Dengan cara mencelup batu tersebut ke dalam air untuk diminum setelahnya, masyarakat percaya bahwa berkat air tersebut, penyakit akan menghilang. Kesaktiannya ini membuat orang-orang dari sejumlah daerah berdatangan untuk ikut berobat padanya.

SUMBER:Tempo

Continue Reading

Hiburan

Tarif ojek daring minta diatur Pemda, Kemenhub: Kita bahas dulu

Avatar

Published

on

Kementerian Perhubungan masih membuka ruang untuk aspirasi yang disampaikan dalam aksi yang para mitra ojol (ojek online/daring) lakukan, karena sejauh ini belum ada satu kesepakatan pun yang terjadi, termasuk aspirasi mengenai wewenang pengaturan tarif.

“Mereka usulkan (tarif) itu diatur gubernur. Gubernur nanti diberikan ke Pemda Kabupaten atau Kota sehingga menyesuaikan kondisi di masing-masing daerah. Saya bilang bagus juga tapi ada kurang lebihnya. Tapi tak tampung dulu,” ungkap Budi Setiyadi selaku Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub pada keterangannya, Jakarta, Kamis (16/1).

Menurutnya, alasan atas permintaan tentang pengaturan wewenang tarif ini cukup masuk di akal, sebab berkaitan pada kondisi geografis masing-masing daerahnya. “Jadi misalnya daerahnya pegunungan, mungkin risiko dan power lebih besar. Tapi tidak semua daerah seperti itu,” pungkasnya.

Untuk saat ini, dengan sistem zonasi peraturan untuk tarif ojek online dibagi menjadi 3 zona.

Maka itu, Budi memohon kepada para mitra untuk kompak saat akan menyampaikan aspirasi mereka terutama yang berkaitan dengan hal besar seperti kebijakan penetapan tarif.

Budi menjelaskan pada saat ini sedang berlaku regulasi khususnya Peraturan Menteri No. 12 tahun 2019 perihal Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat dan Keputusan Menteri Perhubungan No. KP 348 tahun 2019 perihal Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi.

Pada aturan tarif tersebut bisa dikemas dengan bentuk evaluasi dalam kurun waktu 3 bulan sekali. “Artinya bisa naik, bisa turun, bisa tetap. jangan persepsinya evaluasi itu tarifnya akan naik terus. Kita harus berpikir keberlangsungan ojolnya juga,” tegas Budi.

Di hari sebelumnya, Rabu 15 Januari, beberapa pengemudi ojol yang tergabung dalam kelompok Ojol Nusantara Bergerak telah mendatangi Kemenhub untuk menuntut sebanyak dua hal pada regulator dan Kemenhub RI fokus dengan tuntutan evaluasi dan tarifnya.

Tuntutan pertama, seluruh peserta aksi minta tarif, yang pada waktu sebelumnya diatur Peraturan menteri Perhubungan 248/2019 perihal tarif atau biaya jasa ojol dalam sistem zonasi agar mengubah zona khusus provinsi.

“Temen-temen ojol di daerah ingin tarif itu diberikan kepada per-provinsi, jadi diaturny per-provinsi bukan per zona sesuai tingkat kemampuan pendapatan masyarakat menggunakan ojek daring di provinsi masing-masing.” ujar Igun Wicaksono, ketua Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA).

Sementara di tuntutan kedua adalah peserta aksi meminta agar legalitas UU khusus pengemudi ojek daring hingga setiap orang yang jadi driver ojol punya kewajiban dan hak yang cukup jelas.

“Jadi temen-temen ojek daring ingin meminta kepada pemerintah tentang program yang sempat tertunda 2018 yaitu payung hukum legalitas ojek online,” jelas Igun.

SUMBER: Antara

Continue Reading

Gaya Hidup

Rp 419 juta yang harus dikeluarkan Nia Ramadhani untuk biaya sekolah 2 anaknya

Avatar

Published

on

BSJ

Setelah menikah pada tahun 2010 lalu, Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani telah dikaruniai tiga anak dan semua anaknya sudah menginjak sekolah.

Seperti halnya dengan orang tua lain, Nia yang bertugas untuk menjemput Mainaka dan Mikhayla pulang sekolah. Lewat InstaStory akun Nia yang sekarang sudah menghilang karena sudah melewati 24 jam, ia menuliskan keluhannya.

“Boleh tepuk tangan ga sii. Perjalanan rumah ke sekolah tadi 1,5 jam, di sekolah cuma nge drop anter sampai kelas, gak sampai 15 menit. Sekarang udah di mobil dan butuh waktu 1,5 jam lagi untuk arah balik ke rumah,” tulisnya sembari mengunggah fotonya yang mengenakan kacamata.

Tentu dengan unggahan ini mencuri perhatian netizen dan Feni Rose. Pada acaranya, Rumpi No Secret, Feni Rose kembali mengunggah InstaStory Nia di kanal YouTube miliknya, pada hari Senin 13 Januari.

“Capture itu mah biasa, tapi tag lokasinya yang luar biasa. Sekolahnya di British School Jakarta,” ungkap Feni Rose yang mengetahui bahwa British School Jakarta ini adalah sekolah termahal yang ada di Jakarta.

Feni memberikan rasa terima kasihnya kepada netizen yang sudah berusaha mencari tahu biaya sekolah tersebut. Pada tayangannya, ia menyebutkan biaya sekolah anak-anak Nia Ramadhani.

“Untuk Foundation Stage One atau TK itu per-term atau per tiga bulan Rp 41.950.000 atau mendekati Rp42 juta. Atau per-tahunnya itu Rp 119.700 juta,” jelasnya.

Jika untuk TK memiliki biaya segitu, lalu berapa biaya SD di sana?

“Masuk Stage one 1 dan 2 atau SD elas 1 dan 2 itu Rp 86.300.000 aja per-term atau per bulannya. Terus per tahunnya cuma Rp 246 juta aja,” lanjut Feni.

Selain itu, biaya lain yang harus dibayar oleh Nia adalah uang pendaftaran dan pembangunan di sekolah tersebut.

“Selain itu, orang tua juga diharuskan membayar biaya pendaftaran Rp 2 juta , uang pembangunan Rp 25 juta per tahun,” paparnya.

Tidak hanya itu, uang antar jemput dan uang jasa pun ada.

“Uang antar jemput sisa Rp 18,9 juta sekali jalan per-semester atau Rp16,5 pulang pergi per semester.” tutur Feni.

SUMBER: Liputan6

Continue Reading

Trending