Atasi komedo dan cerahkan kulit wajah dengan lobak • Malang Post News
Connect with us

Gaya Hidup

Atasi komedo dan cerahkan kulit wajah dengan lobak

Avatar

Published

on

Pixabay

Guys, tau gak sih apa aja manfaat yang ada di sayuran lobak? Terutama manfaatnya untuk masalah kulit.

Lobak punya kandungan vitamin A dan C yang bisa ngasih nutrisi dan peremajaan kulit.

Manfaat lobak buat kulit bisa mendetoksifikasi, membersihkan, mencerahkan kulit, dan menghilangkan komedo.

Dilansir dari Boldsky.com berikut adalah resep dan ramuan untuk membuat masker dengan lobak.

Masker lobak untuk melawan komedo

Percaya atau engga, vitamin C yang ada di lobak ngasih nutrisi yang penting banget buat kulit.

Gak cuman itu, kandungannya bisa bantu nyegerin kulit dan mengatasi masalah-masalah lainnya, kayak jerawat, komedo & beruntusan.

Siapin satu buah sayuran lobak untuk di jus. Gak pake gula, ya, guys. Campurannya cuman pake air aja.

Kalau udah di jus, pindahin ke mangkuk. Ambil kapas beberapa lembar aja buat direndam di air jus tersebut.

Kemudian taruh kapas tersebut ke wajah dan ke bagian yang ada komedo, diamkan selama 20 menit aja.

Kandungannya luar biasa, belum lagi kalau di tambah perasan lemon atau minyak zaitun.

Lemon dipercaya jadi salah satu bahan yang terbaik untuk ngilangin jamur dan cerahin kulit kamu.

Campur lobak yang sudah diparut, perasan lemon dan minyak zaitun sampai rata. Tapi sebelumnya, basahi dulu wajah kamu, kemudian oles secara merata di permukaan wajah. Tunggu sampai 15 menit, lalu bilas dengan air dingin.

 

SUMBER: Pikiran Rakyat

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Sepulang dari Wuhan, China, pria Jepang terinfeksi virus Korona

Avatar

Published

on

Pixabay

Kasus terserang dengan virus kembali terjadi. Kini diketahui pira berusia 30-an asal Prefektur Kanagawa, Jepang, positif terserang virus Korona setelah ia mengunjungi Kota Wuhan, China.

Kasus ini diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan jepang dipernyataannya, hari Kamis (16/1).

Virus Korona yang menjadi cikal wabah pneumonia menyerang warga Kota Wuhan di negara China.

Pria ini bermula mengalami demam sepulangnya ia dari Wuhan di bulan ini.

Lalu, ia segera di rawat di rumah sakit untuk menjalankan perawatan selama beberapa hari.

Menurut pernyataan dari Kementerian Kesehatan Jepang, setelah gejala demamnya mereda, kemudian ia dipulangkan oleh rumah sakit hari Rabu, 15 Januari.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada hari tersebut langsung mengeluarkan peringatan baru tentang kesehatan terkait dengan perjalanan ke daerah Wuhan. Peringatan ini dikeluarkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat.

Peringatan baru ini adalah Peringatan Tingkat 1 Waspada. Pusat tersebut memberikan peringatan kepada warga AS yang sedang berada di wilayah Wuhan untuk mencegah terjadinya serangan virus dengan cara menghindari kontak langsung dengan hewan yang ada di sana, pasar hewan dan juga produk yang dihasilkan dari hewan.

Selain AS, otoritas kesehatan di Thailand pada hari yang sama pun segera meningkatkan pantauan seluruh penumpang yang datang di bandara menjelang Tahun Baru Imlek.

Diperkirakan wisatawan Tiongkok sebanyak 800.000 orang akan berkunjung ke Thailand pada masa-masa liburan tersebut.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga memberikan pernyataan bahwa virus baru tersebut bisa saja menyebar semakin luas dan mereka sudah memberikan peringatan kepada seluruh rumah sakit di dunia atas kemungkinan ini.

Diketahui, virus Korona ialah virus yang bisa menyebabkan infeksi dimulai dari flu yang terlihatnya biasa sampai Sindrom Pernafasan Akut Parah atau SARS.

Adapun beberapa jenis dari virus ini yang bisa menyebabkan penyakit yang ringan. Tetapi, perlu diingat bahwa beberapa jenis dari virus Korona lain bisa menyebabkan penyakit yang lebih parah, yaitu Sindrom Pernafasan Timur Tengah atau MERS.

SUMBER: Antara

Continue Reading

Gaya Hidup

Rp 419 juta yang harus dikeluarkan Nia Ramadhani untuk biaya sekolah 2 anaknya

Avatar

Published

on

BSJ

Setelah menikah pada tahun 2010 lalu, Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani telah dikaruniai tiga anak dan semua anaknya sudah menginjak sekolah.

Seperti halnya dengan orang tua lain, Nia yang bertugas untuk menjemput Mainaka dan Mikhayla pulang sekolah. Lewat InstaStory akun Nia yang sekarang sudah menghilang karena sudah melewati 24 jam, ia menuliskan keluhannya.

“Boleh tepuk tangan ga sii. Perjalanan rumah ke sekolah tadi 1,5 jam, di sekolah cuma nge drop anter sampai kelas, gak sampai 15 menit. Sekarang udah di mobil dan butuh waktu 1,5 jam lagi untuk arah balik ke rumah,” tulisnya sembari mengunggah fotonya yang mengenakan kacamata.

Tentu dengan unggahan ini mencuri perhatian netizen dan Feni Rose. Pada acaranya, Rumpi No Secret, Feni Rose kembali mengunggah InstaStory Nia di kanal YouTube miliknya, pada hari Senin 13 Januari.

“Capture itu mah biasa, tapi tag lokasinya yang luar biasa. Sekolahnya di British School Jakarta,” ungkap Feni Rose yang mengetahui bahwa British School Jakarta ini adalah sekolah termahal yang ada di Jakarta.

Feni memberikan rasa terima kasihnya kepada netizen yang sudah berusaha mencari tahu biaya sekolah tersebut. Pada tayangannya, ia menyebutkan biaya sekolah anak-anak Nia Ramadhani.

“Untuk Foundation Stage One atau TK itu per-term atau per tiga bulan Rp 41.950.000 atau mendekati Rp42 juta. Atau per-tahunnya itu Rp 119.700 juta,” jelasnya.

Jika untuk TK memiliki biaya segitu, lalu berapa biaya SD di sana?

“Masuk Stage one 1 dan 2 atau SD elas 1 dan 2 itu Rp 86.300.000 aja per-term atau per bulannya. Terus per tahunnya cuma Rp 246 juta aja,” lanjut Feni.

Selain itu, biaya lain yang harus dibayar oleh Nia adalah uang pendaftaran dan pembangunan di sekolah tersebut.

“Selain itu, orang tua juga diharuskan membayar biaya pendaftaran Rp 2 juta , uang pembangunan Rp 25 juta per tahun,” paparnya.

Tidak hanya itu, uang antar jemput dan uang jasa pun ada.

“Uang antar jemput sisa Rp 18,9 juta sekali jalan per-semester atau Rp16,5 pulang pergi per semester.” tutur Feni.

SUMBER: Liputan6

Continue Reading

Kesehatan

Konsumsi teh hijau seminggu 3 kali bisa bantu cegah risiko Kardiovaskular

Avatar

Published

on

Pixabay

Teh adalah salah satu minuman terfavorit masyarakat Indonesia. Teh bisa ditemui dibanyak tempat dan dalam banyak bentuk yang berbeda juga dengan harga yang relatif terjangkau.

Meminum teh terbukti membuat dampak yang baik bagi kesehatan kita. Dilansir dari media Her, menurut penelitian, meminum teh juga berhubungan pada hidup yang lebih sehat dan panjang.

Manfaat ini bisa kita peroleh saat mengonsumsi teh dalam seminggu sebanyak tiga kali. Dari penelitian ini, kebiasaan kita untuk mengonsumsi teh bisa menurunkan risiko penyakit kardiovascular dan tentu meningkatkan kesehatan.

Hasil ini sudah dipublikasikan di European Journal of Preventive Cardiology. Partisipan yang ikut penelitian ii ada 100.902 orang dewasa asal China.

Partisipan-partisipan ini semua tidak memiliki riwayat jantung, kanker, maupun stroke. Lewat kuesioner yang sederhana, dapat diketahui informasi tentang partisipan terkait konsumsi teh.

Ada dua kategori kelompok pada penelitian tersebut; peminum teh rutin dengan meminum teh dalam seminggu sebanyak 3 kali atau lebih, dan kelompok yang tidak punya kebiasaan untuk meminum teh dan mengonsumsi teh kurang dari 3 kali dalam seminggu.

Hasil dari kuesioner yang dilakukan selama 7,3 tahun ini terkumpul data sebagai berikut:

Dibandingkan dengan orang yang jarang meminum teh, peminum teh mempunyai risiko stroke dan serangan jantung yang lebih rendah 20%.

Mengonsumsi teh dengan sering bisa menurunkan risiko serangan jantung atau kardiovascular dan juga penyebab kematian lainnya. Ini dialami oleh peminum teh secara rutin.

Penelitian ini juga mengobservasi perilaku orang yang mengonsumsi teh, dari 14.081 partisipan terlihat perubahan perilakunya. Para partisipan diteliti selama 8,2 tahun lamanya setelah survei awal yang dilakukan.

Peminum yang rutin dan mempertahankan kebiasaannya pada kedua survei ini memiliki risiko lebih rendah terhadap stroke dan jantung sebanyak 39%. Mereka pun mengalami atas turunnya risiko penyakit jantung yang fatal dan stroke sekiranya 56%, dan turunnya risiko kematian sebanyak 29% dibanding orang yang jarang meminum teh.

“Kebiasaan konsumsi teh berhubungan dengan rendahnya risiko penyakit kardiovascular serta kematian dari segala penyebab. Efek kesehatan yang lebih baik bisa diperoleh dari teh hijau serta dari peminum teh rutin secara jangka panjang,” jelas Dr. Cinyan Wang, Chinese Academy of Medical Science di Beijing.

Dari penelitian ini, jenis teh yang dikonsumsi pun sangat berpengaruh. teh hijau adalah pilihan yang disukai partisipan dari penelitian ini.

SUMBER: Merdeka

Continue Reading

Trending