Banjir Jakarta dan cara Anies menghadapinya • Malang Post News
Connect with us

Berita

Banjir Jakarta dan cara Anies menghadapinya

Avatar

Published

on

beritagar

Hujan yang mengguyur deras di Jakarta pada Selasa menyebabkan 27 titik banjir di sejumlah wilayah. Yang paling disorot adalah banjir yang menggenangi Senayan, tepat di pintu 10 GBK.

Banjir tersebut membuat arus lalu lintas terganggu. Sepeda motor yang diparkir di Jalan Asia Afrika terendam air. Air pun masuk ke gedung Graha CIMB Niaga di Jalan Jenderal Sudirman.

Atas kejadian ini, pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Nirwono Joga menilai pemkot DKI Jakarta tidak siap mengantisipasi banjir. Menurutnya, genangan saat hujan deras turun merupakan bukti drainase kota buruk.

“Terlepas dari derasnya hujan, hal ini menunjukkan bahwa sistem drainase kota kita masih buruk, tidak berfungsi optimal, tidak mampu menampung luapan air hujan,” kata Nirwono saat dihubungi Tempo, Kamis.

Ia mengatakan hanya 33% sistem drainase Jakarta yang berfungsi baik saat ini. Selain itu, saluran air kota menurutnya tak cukup lebar untuk menampung deras air hujan.

Ia menyebut banyak permasalahan lain terkait saluran drainase. “Saluran itu saluran air masih banyak yang tersumbat lumpur, sampah, limbah, jaringan utilitas yang timpang tindih, dan tidak berhubung dengan baik antar saluran air,”. Soal saluran yang tersumbat ini juga yang disebut pemkot menjadi penyebab banjirnya ibu kota, pada Selasa itu.

Maka itu, Saefullah, Sekretaris Daerah Jakarta, menyebut pihaknya akan menggelar kegiatan kerja bakti untuk membersihkan tumpukan sampah yang ada di saluran pembuangan air dan sungai. “Kami akan menelusuri semua lokasi yang kemarin terjadi genangan. Supaya debit air saat hujan besar tetap bisa lancar terbuang,” katanya, Rabu.

Kerja bakti ini akan dilakukan hari Minggu mendatang. Saefullah berkata kerja bakti akan melibatkan satuan kerja perangkat daerah di setiap wilayah. Gubernur Anies juga disebut akan turun ke lapangan.

Langkahnya berbeda dengan Jokowi dan Ahok. Saat banjir tahun 2012, Jokowi langsung memerintah untuk pengerukan gorong-gorong. Ia juga mencanangkan pembuatan Road Tunner (SMART Tunner) atau gorong-gorong raksasa. Tahun 2013 Jokowi langsung mengadakan rapat darurat dan ada Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jakarta. Rapat ini berstatus darurat.

Lalu masa Ahok kala banjir melanda, ia langsung berkeliling ke sejumlah daerah. Ke Pintu Air Cipinang, Malaka, kali Cipinang Indah, Kanal Banjir Timur, dan Cipinang Mutiara I. Ahok berkata tujuannya untuk mencari tahu alasan terjadinya banjir yang seharusnya sudah bebas banjir. Ia menemukan fakta bahwa ada sampah kulit kabel yang menghambat saluran air.

Sementara Anies belum berkomentar tentang banjir yang terjadi di hari Selasa lalu. “Cukup ya,” katanya saat meninjau stok pangan natal dan tahun Baru di Cipinang. Jawaban yang sama pula diucap saat menghadiri Christmas Carol pada Kamis.

Sementara, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Juaini Yusuf menyebut sistem pembuangan air di sekitar lokasi rawan banjir telah berfungsi dengan baik. Genangan air terjadi karena kapasitas saluran tak seimbang dengan debit air hujan yang turun. Meski seperti itu, sama seperti Saefullah, ia berkata akan mengarahkan anak buahnya untuk memeriksa potensi timbunan sampah di saluran pembuangan air Jakarta. “Selain kami juga akan menambahkan jumlah mulut-mulut air (lubang menuju saluran pembuangan air) di lokasi genangan,” katanya.

SUMBER: Tempo

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Tangerang akan buat waterway, sampah Sungai Cisadane masih masalah

Avatar

Published

on

Pixabay

Kepala Dishub Tangerang, Wahyudi Iskandar mengkhawatirkan perihal masalah sampah yang ada di Sungai Cisadane jika waterway sudah mulai diuji coba.

Menurutnya, masalah sampah kini akan menjadi hambatan dari realisasi program waterway yang akan dimulai di triwulan ketiga tahun 2020 ini.

“Sampah masih jadi masalah, karena banyak yang datang dari hulu,” kata Wahyudi pada pertemuannya dengan Kompas.com, di Kantor Dishub Tangerang, hari Senin 20 Januari.

Ia juga berkata bahwa kini Kota Tangerang cuma bisa mengandalkan dari kinerja Dinas Pekerjaan Umum untuk membawa sampah-sampah yang hanyut oleh aliran air sungai.

Dan juga, waterway tersebut dijalankan oleh fungsi wisata air. Sampah-sampah yang hanyut akan memberikan rasa tidak nyaman pada penumpang.

“Artinya dari segi estetika itu sangat tidak baik,” tuturnya.

Ia berkata bahwa sampah-sampah tersebut yang ikut hanyut oleh arus air Cisadane akan membahayakan juga kapal yang sedang berlayar. Misalnya, sampah bambu yang runcing.

“Itu juga masih kita kaji, kita akan bicarakan dengan Dinas PU,” katanya.

Wahyudi berharap pada daerah yang airnya dialiri Cisadane bagian hulu bisa memberi rasa yang nyaman dengan tidak buang sampah ke sungai tersebut.

“Dari dulu di Tangsel di Bogor, kami di sini yang kena (kiriman sampah),” jelasnya.

Arief Wismansyah, selaku Wali Kota Tangerang mengatakan sebelumnya bahwa Pemerintah Kota akan membuat transport umum atau waterway ini di sepanjang sungai dimulai di triwulan-III tahun ini.

SUMBER: Kompas

Continue Reading

Berita

Data BNPB sebut selama 2020 ada 203 bencana

Avatar

Published

on

Pixabay

BNPB atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana telah mencatat bahwa ada 203 peristiwa bencana yang terjadi selama tahun 2020 hingga saat ini.

“Sampai tanggal 20 Januari 2020 pukul 10.00 WIB, tercatat 203 kejadian bencana,” kata Agus Wibowo, selaku Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, dalam keterangan tertulisnya, hari Senin 20 Januari.

Menurut hasil data yang BNPB punya, bencana yang banyak terjadi yaitu puting beliung, yang terhitung ada 93 peristiwa.

Kemudian banjir dengan 63 kejadian dan sebanyak 45 peristiwa tanah longsor.

Setelahnya, BNPB memiliki catatan ada tiga kasus karhutla dan dua kejadian gelombang pasang & abrasi selama ini di tahun 2020.

Merujuk ke data infografis yang diberikan oleh BNPB, bencana yang banyak terjadi ada di Pulau Jawa, total ada 125 kali kejadian.

Tercatat juga ada 35 bencana yang terjadi di Pulau Sulawesi selama tahun 2020 ini.

Akibat dari bencana itu, 74 orang diketahui meninggal dunia dan ratusan ribu dari warga yang mengungsi.

“Bencana menimbulkan terdampak dan mengungsi 800.124 jiwa, sedangkan meninggal dunia sebanyak 74 jiwa, dan luka-luka 83 jiwa,” tutur Agus.

SUMBER: Kompas

Continue Reading

Berita

Perayaan Natal Kemendikbud, Nadiem ajak semua bekerja sebagai sahabat

Avatar

Published

on

KOMPAS.com

Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan telah mengajak pada seluruh pihaknya untuk berkarya dan bekerja sebagai sahabat untuk semua orang.

“Bekerja dan berkaryalah sebagai sahabat bagi semua orang,” ucapnya yang hadir di acara perayaan Natal tahun 2019 dan Tahun Baru 2020 di Kemendikbud, yang didampingi oleh istri, Franka Nadiem, pada hari Jumat 17 Januari, di bilangan Senayan, Jakarta.

Pesan itu disampaikan oleh Nadiem yang pada itu sesuai dengan temanya, “Hiduplah sebagai Sahabat bagi Semua Orang”.

Ia berkata mengenai keberagaman agama, budaya dan suku bukanlah hal yang menghambat terhadap eratnya tali persahabatan sesama bangsa.

“Kebersamaan dalam berbagai keberagaman merupakan kekuatan bagi bangsa Indonesia untuk mewujudkan kehidupan yang bersatu, bergotong royong, berdaulat, adil dan makmur, berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar RI 1945,” jelasnya.

Acara Kemendikbud tersebut pun mengangkat “Melalui Semangat Natal, Kita Wujudkan Sumber Daya manusia yang Unggul dan Berkarakter” menjadi subtemanya.

Terkait pada hal tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan juga mengajak seluruh insan pendidikan & kebudayaan untuk semangat lebih lagi dengan berkarya dalam mewujudkan SDM yang berkarakter dan unggul.

“Marilah kita hindari hal-hal yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa karena keberagaman merupakan anugerah yang terindah,” dilansir dari situs Kemendikbud.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan juga mengajak seluruh insan yang ada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk kembali membangun sinergi dan solidaritas antar sesama guna membersatukan keberagaman agar bisa terwujudnya proses pembelajaran yang berkarakter.

Kali ini, Mendikbud berterima kasih pada Uskup Agung Jakarta Kardinal, Ignatius Suharyo dan juga Pendeta Willem TP Simarmata, beserta seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi atas perayaan Natal dan Tahun Baru hingga terselenggara dengan baik.

“Akhir kata, saya mengucapkan selamat Natal tahun 2019 dan selamat Tahun baru 2020,” tutup Nadiem.

SUMBER: Kompas

Continue Reading

Trending