Cara bersabar dengan diri sendiri menurut terapis • Malang Post News
Connect with us

Kesehatan

Begini cara terapis menginginkan Anda untuk lebih sabar dengan diri sendiri, karena Anda pantas mendapatkan istirahat

Avatar

Published

on

Pixabay

Jujur saja: Tidak peduli seberapa sering orang lain mengatakan kepada kita untuk bersikap baik kepada diri kita sendiri, namun sulit untuk kita mendengarkan saran mereka. Sangat mudah untuk menunjukkan kesabaran kepada orang lain ketika mereka sedang mengalami transisi kehidupan yang sulit, tetapi kita pun mengalami hal yang serupa ketika itu terjadi pada kehidupan kita sendiri.
Lalu kita menyalahkan diri sendiri, mengkritik setiap langkah kita, dan mengharapkan diri kita untuk mengatasi hal-hal yang mustahil. Dan, terus terang, ini melelahkan.

Menurut psikolog klinis Dr. Carla Marie Manly, salah satu alasan utama mengapa kita mengalami kesulitan bersikap baik kepada diri sendiri adalah karena sebagian besar dari kita tumbuh dengan orang tua yang kurang sabar. “Akibatnya, seorang anak sering tumbuh dengan perasaan tergesa-gesa dan kombinasi perasaan takut akan ‘ketidak cukupan’, ‘tidak melakukan suatu hal dengan cukup’, ‘tidak mencapai sesuatu dengan cukup cepat’, atau ‘tidak melakukan suatu hal dengan cukup sempurna’. Dan pola-pola seperti itu menjadi semakin tertanam seiring kita menjalani hidup,”, ungkapnya kepada HelloGiggles.

Selain dari faktor orang tua, budaya kita yang cepat dan bersaing juga mempengaruhi hal tersebut. “Dunia yang digerakkan oleh pencapaian saat ini sering kali menciptakan tekanan internal yang menimbulkan ketidaksabaran kronis. Ketika seseorang menghadapi masa transisi, seperti pindah ke pekerjaan baru. Peningkatan stress dapat memicu pola yang tidak sehat,” kata Dr. Manly. “Jadi, tepat ketika seorang individu sangat membutuhkan lebih banyak kesabaran dan perhatian, secara tidak disadari, pola-pola negatif yang tertanam itu menciptakan stres dan kecemasan yang lebih besar.”

Di antara kedua faktor ini, kadang terasa hampir mustahil untuk bersabar dengan diri kita sendiri. Bagaimana tepatnya kita menavigasi pasang surut arus kehidupan ketika semua orang memberi tekanan pada diri mereka sendiri dan satu sama lain untuk menjadi sempurna setiap harinya? Masalahnya adalah, jika kita tidak belajar bagaimana memperlakukan diri kita sendiri dengan kebaikan, kita akan kehilangan kepercayaan diri, yang secara tidak sadar dapat menciptakan pola yang tidak sehat jika kita tidak berhati-hati.

Untungnya, ada acara untuk mengatasi pola pikir negatif ini. Kami berbicara dengan Dr. Manly untuk mendapatkan perspektifnya untuk melihat bagaimana kita dapat belajar untuk menjadi lebih baik dan lebih sabar dengan diri kita sendiri. Walaupun membutuhkan waktu, pada akhirnya ini tidak akan menjadi hal yang sia-sia.

HG (HelloGiggles): Apa sebenarnya arti bersabar dengan diri sendiri?

Dr. Carla Marie Manly (CMM): Bersabar berarti bahwa seseorang toleran dan bertahan. Bersabar dengan diri sendiri sama seperti membesarkan anak kecil. Seseorang harus sabar dengan kesalahan dan kesalahan anak – namun kesalahan itu dapat digunakan sebagai kesempatan untuk membantu anak belajar dan tumbuh sehingga kesalahan yang sama dapat dihindari di masa depan. Sikap mendukung, merawat, dan membimbing meningkatkan proses pembelajaran dan kepercayan diri. Namun, jika kita tidak sabar atau menyalahkan ketika seorang anak membuat kesalahan, anak itu akan terbiasa untuk takut membuat kesalahan dan mungkin akan menjadi sangat perfeksionis atau bahkan dipenuhi dengan keputusasaan. Sebagai orang dewasa, sangat penting untuk kita memiliki sikap sabar yang sama – kita akan selalu membutuhkan bimbingan yang lembut dan dukungan. Faktanya, tidak peduli usia seseorang pembelajaran yang optimal terjadi ketika individu tersebut tidak berada di bawah tekanan tinggi.

HG: Mengapa begitu penting untuk kita bersabar?

CMM: Ketika kita tidak bersabar dengan diri kita, hal tersebut menciptakan pemikiran dan pola hidup yang penuh tekanan. Jika ini menjadi pola yang konstan kita dapat menciptakan kehidupan yang penuh dengan stress dan kecemasan. Ketika ini terjadi, tubuh dipenuhi dengan kadar kortisol dan adrenalin berlebih– keduanya dapat berkontribusi pada masalah kesehatan fisik, masalah tidur dan masalah kesehatan mental. Di sisi lain, ketika kita bersabar dengan diri kita sendiri, kita cenderung merasa jauh lebih damai secara internal dan eksternal. Sikap sabar cenderung menciptakan sifat menghargai diri, mencintai diri dan stabilitas batin yang lebih besar.

HG: Apa tips yang Anda sarankan agar kita bisa belajar untuk lebih sabar dengan diri sendiri? Dan mengapa?

CMM: Belajar untuk bersabar dengan diri sendiri membutuhkan latihan, terutama jika orang tersebut cenderung sangat kritis terhadap diri sendiri. Salah satu tip utama adalah mempelajari jurnal tentang ketidaksabaran. Semakin Anda tidak menghakimi tentang menjadi tidak sabar, semakin Anda akan belajar untuk menyadari suara dalam diri yang tanpa henti menciptakan ketidaksabaran. Kiat lain adalah belajar mendengarkan suara tidak sabar di dal kepala . Ketika suara yang tidak toleran itu muncul, penting untuk berhenti sejenak untuk mengambil napas dalam-dalam. Jika suara negatif itu tetap ada, akan sangat membantu jika Anda hanya meminta suara negatif itu untuk “pergi”. Ditengah kesibukan dan kekacaun dunia sekitar kita, akan sangat membantu untuk menciptakan mantra “kesabaran” yang terasa mendukung dan membangkitkan semangat. Sebagai contoh, Anda mungkin berkata pada diri sendiri, “Saya pantas bersikap lembut pada diri sendiri. Saya pantas memperlakukan diri saya dengan perlakuan yang lembut.” Visualisasi positif dapat sangat membantu. Ketika Anda merasa tidak sabar dengan diri sendiri, Anda mungkin berpikir tentang kesabaran yang akan Anda berikan kepada anak kecil dan memberikan kesabaran yang sama kepada diri sendiri.

HG: Jika kita akhirnya belajar untuk bersabar dengan diri kita sendiri bagaimana kita bisa mengajar orang lain untuk melakukan hal yang sama untuk kita juga?

CMM: Ketika orang lain tidak sabar dengan kita, penting bagi kita untuk belajar mengatasi ini dengan ramah dan jelas. Misalnya, kita dapat mengatakan kepada pasangan yang takut terlambat datang ke pesta “Aku merasa agak stress sekarang. Saya tahu kita ingin datang tepat waktu, tetapi ketika saya merasa stress, saya akan bertindak lebih lambat dari biasanya karena kecemasan. Mohon bersabar ketika saya bersiap-siap. Saya akan pergi secepatnya semampu saya.”

 

SUMBER: HelloGiggles

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kesehatan

Jam makan yang bikin gemuk, benarkah?

Avatar

Published

on

Pixabay

Untuk beberapa orang yang berkeinginan untuk menunrunkan berat badan, kamu pasti ingin mencari terus dengan segala metode dan cara tepat agar mencapai berat badan ideal. Salah satu faktornya yang harus dipertimbangkan ialah jam makan yang membuat gemuk. Sering kali kamu mendengarkan bahwa jam makan yang kamu punya bisa membuat gemuk, seperti makan di jam tengah malam. Tetapi, apa semua pernyataan itu hoax atau benar?

Faktanya, jam makan ini masih kontroversial. Pada satu sisi ada yang berkata semua hanya berkunci pada pengaturan kalori. Segala yang dikonsumsi dan dikonsumsi pada jam berapapun tetaplah kalori.

Maka, bukan soal waktu makan yang bikin gemuk, tapi jumlah kalori yang dikonsumsi. Lalu bagaimana dengan kalimat “jam makan malam yang membuat gemuk”?

Idealnya, kamu hanya perlu mengonsumsi 90% kalori di seharianmu sebelum pukul 20.00. Makan di tengah malam memiliki potensi tinggi yang buat kamu kebablasan untuk terus makan dengan jumlah kalori yang banyak. Sementara, saat kita makan pada siang dan pagi hari itu akan membantu kita untuk menurunkan berat badan.

Meskipun begitu, yang pasti jika pengomsumsi kalori berlebih, bisa membuat kamu gagal untuk menurunkan berat badanmu. Maka gunakan tips-tips di bawah ini:

  1. Tentukan jam makan yang tratur

Untuk menerapkannya bisa mengindari kamu dari konsumsi kalori yang banyak ketika lapar. Sebaiknya untuk makan banyak di pagi hari atau siang hari dibanding malam hari.

2. Tidur cukup

Jam tidur pun harus diperhatikan. Kurangnya tidur bisa meningkatkan hormon yang bisa memicu lapar dan mengacaukan sistem metabolisme mu.

3. Jam makan di malam hari

Mengonsumsi snack atau camilan yang mengandung kalori tinggi pada malam hari bisa berpotensi menambah beratmu.

4. Hindari untuk makan waktu tengah malam

Sesuai fakta, tengah malam sudah diyakini sebagai jam yang membuat gemuk. Hindari makan di atas jam delapan pada malam hari.

5. Coba metode fasting

Salah satu cara yang patut di coba adalah intermittent fasting. Di metode ini, kamu berpuasa lebih banyak dan waktu makanmu dipersingkat. Pada umumnya, metode ini cukup populer, waktu berpuasa nya bisa selama 16 jam dan waktu makan hanya 8 jam saja. Tetapi metode ini harus dibantu dengan latihan selama tiga atau empat minggu.

SUMBER: Tempo

 

Continue Reading

Kesehatan

Sedang program hamil? Konsumsi lemak sehat lebih banyak

Avatar

Published

on

Pixabay

Pasangan Irwansyah dan Zaskia Sungkar mengaku telah menjalani promil atau program hamil. Tetapi, program ini terputus-putus lantaran aktivitas mereka yang lain. Hal ini diungkapkan mereka dalam vlog yang mereka unggah di kanal YouTube Paula Verhoeven dan Baim Wong, pada Selasa (14/1).

“Program terus liburan, lupa lagi. Ingat lagi dua tahun kemudian,” ucap Zaskia. Video itu dibuat ketika Irwansyah dan Zaskia menjenguk buah hati Baim Wong, Kiano.

Zaskia awalnya merespon bahwa ia malas menjalani program tersebut sebab harus antre pagi untuk pertemuan dengan dokter. Belum lagi Irwansyah yang jarang menemaninya. Tetapi kali ini Zaskia mengaku akan serius menjalani promil, namun dengan satu syarat. “Aku mau promil tapi kamu harus nemenin setiap saat,” katanya pada suaminya, Irwansyah.

Menjalankan promil bukan hal yang mudah. Diperlukan tekad kuat dari kamu dan pasangan untuk melakukannya. Ini juga memerlukan sabar yang tinggi, usaha dan waktu yang lama. Tapi, ada sejumlah tips yang bisa membantu kamu untuk mewujudkan promil yang sukses, salah satunya dengan memilih makanan.

Daftar makanan yang musti dikonsumsi dan dihindari saat menjalakan promil:

  1. Kandungan seng tinggi pada tiram bisa memompa produksi testosteron dan sperma sehingga bisa meningkatkan kemungkinan untuk hamil. Tetapi, kalau kamu tidak suka tiram, maka seng bisa didapat dari daging sapi yang tanpa lemak, susu, kacang, telur, atau unggas.
  2. Buah-buahan dan sayuran. Beberapa sayur dan buah bisa melindungi sperma agar tidak rusak. Sayur berdaun warna hijau mengandung folat atau vitamin B kompleks yang bisa cegah sperma dari kromoson abnormal. Kandungan vit c dari jeruk, beri dan tomat juga dapat meningkatkan kualitas sel sperma. Sementara, vit A pada wortel, paprika merah, dan aprikot bisa menjaga sel sperma agar tak lambat.
  3. Lemak sehat dari omega-3. Salmon, kacang walnut, sayuran hijau, dan sarden mengandung omega-3 yang bisa meningkatkan kemampuan gerak dan jumlah sperma. Omega-3 juga bisa memberikan efek yang positif terhadap kesuburan, membantu pengaturan ovulasi, menunda penuaan pada ovarium, dan meningkatkan kualitas pada sel telur.

Selain pada makanan yang dianjurkan untuk promil, ada juga makanan yang tidak boleh dikonsumsi selama program hamil. Seperti:

1.. Lemak jenuh dari makanan cepat saji seperti burger, kentang goreng, ayam goreng yang bisa merusak ukuran dan bentuk sperma, dan membuat sperma lemah.

2. Alkohol dan kafein. Kedua ini dianggap bisa menggagalkan promil yang telah dilakukan. Karena alkohol dan kafein bisa berpengaruh terhadap kesuburanmu dan pasangan. Kamu harus membatasi atau berhenti untuk mengonsumsinya.

SUMBER: Tempo

Continue Reading

Berita

Selain masalah sperma, ini penyebab lain pria susah punya anak

Avatar

Published

on

Untuk memiliki keturunan adalah salah satu hal yang sangat didambakan oleh setiap pasangan yang sudah menikah. Sementara, menurut data dari World Health Organization (WHO) dalam penelitiannya mengatakan bahwa satu dari dua pasangan yang ada di negara berkembang memiliki masalah pada infertilitas, khususnya pasangan yang ada di Indonesia.

Menurut studi hasil dari American Society for Reproductive Medicine, didefinisikan bahwa infertilitas bisa diartikan dengan sebuah kegagalan untuk mengandung setelah melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa pengaman yang dilakukan selama 12 bulan atau mungkin lebih.

Dengan meningkatnya jumlah masyarakat yang memiliki kekayaan yang besar beserta gaya hidupnya dengan signifikan sudah memunculkan sejumlah masalah baru yang bisa mempengaruhi infertilitas. Seperti halnya masalah usia, kebiasaan dalam merokok, dan berat badan.

Selama ini stigma yang berkembang di pandangan masyarakat adalah jika wanita sebagai penyebab utama dari faktor infertilitas. Ini dikatakan oleh Ahli fertilitas Eeson Sinthamoney, dari Sunfert International Fertility Centre, Kuala Lumpur, karena menurutnya padahal kedua pihak pasangan memiliki potensi dari masalah fertilitas. “Penemuan kami hampir 40% pasangan disebabkan oleh kedua pihak bukan salah satu, dan hal tersebut cukup umum,” ujar Eeson, setelah ditemui pada sebuah acara program “Harapan Dua Garis” di Malaysia Healthcare Travel Council yang digelar di Jakarta, Rabu (15/1).

Berikut adalah faktor infertilitas pada pria:

  1. Masalah sperma

Terdapat masalah pada jumlah, normalitas atau mobilitas sperma. Menurut Eeson, kualitas atau jumlah sperma yang rendah ditemukan pada pria dengan persentasi 40% hingga 50% pasangan. Kondisi sperma pun berpengaruh, apakah tidak sehat atau sehat. Maka, Eeson menyarankan untuk memeriksakan diri ke dokter atau ahli.

2. Kesulitan ereksi

Disejumlah kasus, beberapa pasangan yang telah mengerti konsep hubungan seksual dengan benar, tetapi masih sulit untuk dikerjakan. Akibatnya salah satu pasangan tidak bisa memuaskan pasangannya karena mengaku mengalami kesulitan. Kondisi ini disebut dengan istilah disfungsi seksual untuk pria ejakulasi dini atau kesulitan mempertahankan ereksi dalam waktu yang lama. Kalau tidak segera diobati malah akan menyebabkan infertilitas.

3. Gaya hidup

Pria yang memiliki kebiasaan merokok dan meminum minuman keras, menurut Eeson, memiliki potensi untuk memiliki masalah infertilitas, karena efek dari kebiasaan buruk ini akan langsung memengaruhi kondisi si sperma. “Selain rokok juga soal berat badan, jika Anda kelebihan berat badan atau kekurangan berat badan, Anda harus mencoba dan mencapai berat badan yang sehat gaar terhindar dari infertilitas,” jelasnya.

SUMBER: Tempo

Continue Reading

Trending