Kepolisian menangkap empat anggota polisi dan dua orang warga sipil yang terlibat dalam penculikan warga negara Inggris • Malang Post News
Connect with us

Kriminal

Kepolisian menangkap empat anggota polisi dan dua orang warga sipil yang terlibat dalam penculikan warga negara Inggris

Avatar

Published

on

FOTO: Jalan tol Lingkar Barat Jakarta

Jajaran penyidik Polda Metro Jaya telah menangkap seorang pengusaha asal Indonesia bernama ‘Giovani’ bersama kekasihnya Nola Aprilia serta empat oknum polisi atas dugaan penculikan dan pemerasan terhadap seorang pria warga negara asing (WNA) asal Inggris. Pria tersebut diidentifikasi bernama Matthew Simon Craib yang tinggal di Jakarta. Keempat anggota kepolisian tersebut saat ini ditahan di Polda Metro Jaya Jakarta Selatan dan proses penyidikan masih berlanjut.

Menurut pihak kepolisian, Giovani diduga meminta pacarnya untuk merencanakan tindakan penculikan tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya membenarkan, seperti yang diaporkan oleh tempo.co, bahwa Matthew diculik setelah bertemu dengan Giovani di lokasi yang dirahasiakan pada malam hari tanggal 30 Oktober. Ketika Matthew sedang dalam perjalanan pulang, keempat petugas polisi yang terlibat diduga mengikuti dan mencegat mobilnya di jalan tol Lingkar Barat Jakarta.

Menurut laporan kepolisian, keempat polisi tersebut kemudian menggeledah dan membawa Matthew ke Polda Metro Jaya, di mana mereka berencana untuk membuat kejadian tersebut tampak seperti penyidikan kriminal. Akan tetapi, mereka tidak tinggal lama di Polda Metro Jaya dan membawa Matthew kembali ke mobilnya.

Keempat anggota polisi tesebut diduga menelepon istri Matthew dan meminta uang tebusan sebesar 1 juta dolar Amerika Serikat. Istri Matthew kemudian melaporkan penculikan suaminya ke Polda Metro Jaya pada tanggal 31 Oktober. Pihak kepolisian melaporkan bahwa Matthew sebelumnya meminta untuk diantar ke tempat atasannya yang bernama Pitt. Namun, menurut laporan, para pelaku membawanya ke sebuah hotel di kawasan Pulomas, Jakarta Timur. Korban mengaku bahwa ia diinterogasi seharian di hotel tersebut.

Keempat anggota polisi yang telibat dalam kasus penculikan ini termasuk Bripda Julia Bita Bangapadang yang merupakan anggota Bareskrim Polri dan tiga orang lainnya yang merupakan anggota Polres Jakarta Timur bernama Bripda Nugroho Putro Utomo, Briptu Herodotus, dan Bribda Sandika Bayu, menurut harian Jakarta Post.

Para pelaku penculikan juga diduga menyuruh korban menelepon Pitt untuk meminta uang tebusan sebesar 1 juta dolar Amerika Serikat. Pitt dilaporkan menawar uang tebusan menjadi USD 400.000, namun akhirnya setuju untuk memberikan USD 900.000 sebagai tebusan atas kebebasan pria Inggris tersebut.

Setelah menerima uang tebusan, para pelaku segera pergi ke money changer di Kemayoran, Jakarta Pusat untuk menukar mata uang dolar ke rupiah. Keempat petugas kepolisian tersebut kemudian dibekuk oleh Polda Metro Jaya.

SUMBER: Jakarta Post

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kriminal

Delapan resort di Bintan tercemar limbah minyak hitam

Avatar

Published

on

Pixabay

Sepanjang bulan Januari 2020 tercatat delapan buah resort yang ada di Bintan, Kep. Riau di mana pantainya tercemar oleh limbah minyak warna hitam. Resort tersebut adalah Club Med, Nirwana Lagoon, Lagoi Bay, Ria Bintan, Pantai Indah, Banyan Tree, Bintan Lagoon dan Sanchya Hotel.

Menurut General Manager dari PT Bintan Beach International Resort yang juga mengelola Lagoi, sampai saat ini terkumpul sebanyak 299 drum limbah minyak.

“Meningkat cukup signifikan jika dibanding 2019 yang mencapai 73 drum,” sebut Abdul Wahab.

Pencemaran limbah di Bintan tersebut adalah ‘penyakit tahunan’ yang menimpa Bintan, apalagi saat musim utara datang.

Limbah ini datang dari wilayah perairan perbatasan antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

“Limbah itu dibuang kapal tanker asing di wilayah OPL, kemudian dibawa arus perairan Bintan,” ujarnya,

Abdul kini berharap akan ada langkah yang konkret dari pemerintah untuk mengatasi masalah limbah ini karena dari masalah ini Bintan bisa tercoreng dari pandangan turis asing dengan sebutan kawasan wisata internasional.

Jika ada, pihaknya akan siap untuk mendukung wacana yang pemerintah berikan untuk menebar jaring sepanjang bibir pantai guna menahan limbah kotor tersebut.

“Kalau dampak kunjungan wisman memang belum ada, tapi kita perlu tunjukkan kepada turis bahwa limbah minyak itu bisa dibasmi atau paling tidak diminimalisasi,” tutur Wahab.

SUMBER: Antara

Continue Reading

Kriminal

Kondisi drop, bayi korban pencabulan dibawa ke RS Tasikmalaya

Avatar

Published

on

Pixabay

Bayi dengan usia 16 bulan yang belakangan diduga jadi korban pencabulan oleh pria dewasa di Tasikmalaya, Jabar, dibawa orang tuanya ke RS karena kondisinya semakin drop. Keluarga korban didampingi oleh petugas dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah Kab. Tasikmalaya.

Bayi perempuan tersebut telah menjalani pemeriksaan di RSU SMC Tasikmalaya karena tubuhnya memiliki suhu yang tinggi. “Kita konsultasi dengan dokter anak. Memang anak kondisinya makin kurang bagus. Dilakukan pengecekan darah untuk mengetahui ada dan tidaknya infeksi di tubuh korban,” ujar Ato Rinanti, Ketua KPAID Kab. Tasikmalaya, pada hari Selasa 21 Januari.

Pihak dari RSU SMC Tasikmalaya memberikan kepastian bahwa mereka akan menyediakan ruang khusus perawatan untuk korban jika korban harus mendapatkan pengobatan secara intensif. “Kita utamakan pasien rujukan dari manapun, kalau misalnya ruangan penuh kita akan tawarkan agar pasien sementara di ruang IGD. Nah, termasuk pasien anak yang menurut informasi diduga menjadi korban kekerasan asusila,” ucap Iman Firmansyah, Direktur RSU SMC.

Keluarga dari bayi tersebut sudah melapor kejadian yang diduga kekerasan seksual pada anak kecil tersebut ke Mapolresta Tasikmalaya. Polisi kini sedang menyelidiknya.

“Benar ada laporannya. Kami lagi menyelidiki,” kata AKP Dadang, Kasar Reskrim Polresta Tasikmalaya.

SUMBER: Detik

Continue Reading

Kriminal

4 poin ‘Pengakuan Dosa’ Toto Santoso saat muncul perdana usai ditangkap

Avatar

Published

on

Pixabay

Pada hari ini, Selasa 21 Januari, Toto Santoso selaku ‘Raja’ dari Keraton Agung Sejagat, telah memberi pernyataan pada media. Kemunculannya ini adalah perdana yang ia lakukan sejak ditangkap oleh pihak kepolisian. Pada kemunculannya ini, ia menyampaikan sebanyak empat pengakuan yang penting terkait dengan penipuannya.

Didampingi oleh kuasa hukum Toto, Muhammad Sofyan, Toto hadir di ruang Dirkrimun Polda Jawa Tengah, Semarang, pada hari Selasa 21 Januari. Kemudian ia menyampaikan poin-poinnya pada wartawan.

1. Membuat Keraton Fiktif

Toto pada akhirnya mengakui bahwa Keraton Agung Sejagat ini hanyalah keraton fiktif.

“Keraton Agung Sejagat yang saya dirikan itu fiktif,” sebut Toto pada wartawan.

2. Obral Janji Palsu

Ia pun mengakui bahwa janji-janji yang ia beri pada para pengikutnya hanya janji yang palsu. Toto kemudian meminta maaf atas perilakunya ini.

“Membuat janji dengan pengikut saya juga fiktif,” lanjutnya.

3. Akui Meresahkan Warga

Kemudian ia meminta maaf pada masyarakat Purworejo, di mana ia mendirikan Keraton Agung Sejagat, karena sudah membuat resah warga.

“Membuat resah masyarakat, khususnya masyarakat Purworejo dan masyarakat pada umumnya,” tutur Toto.

4. Membual Soal Kekerabatan Keraton

Pada akhirnya, ia menyudahi tentang bualannya bahwa keratonnya tersebut masih ada hubungan dengan kerajaan besar di Nusantara pada dahulu kala.

“Kami (Agung Sejagat) tidak ada hubungan dengan keraton mana pun. Sudah dijelaskan Keraton Agung Sejagat itu fiktif,” ujarnya yang mengaku atas kebohongannya.

SUMBER: Detik

Continue Reading

Trending