Apa yang Harus Diketahui Pedagang Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP) • Malang Post News
Connect with us

Berita

Apa yang Harus Diketahui Pedagang Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP)

Avatar

Published

on

SIMP dibuka pada 344.0, mencapai tinggi 348.0 dan rendah 334.0 sebelum ditutup pada harga 336.0. Ada volume total 13032500.0. Kami melihat akumulasi indeks distribusi 2512.88889, volume on-balance -344.0, aliran uang chaikin 6.0 dan indeks kekuatan 168.0. Ada kemudahan peringkat pergerakan 0.47093, tren volume-harga -22.95706 dan indeks volume negatif 1000.0.

Kami juga mencatat kisaran sebenarnya rata-rata dari 7.47475, band penguat dari 343.14214, band bollinger atas 314.85786, band bollinger rendah 334.0, indikator band tinggi bollinger 1.0, indikator band rendah bollinger 1.0, saluran keltner pusat 342.0, saluran keltner pita tinggi 338.0, saluran keltner pita rendah 346.0, indikator saluran keltner pita tinggi 1.0 dan indikator saluran keltner pita rendah 1.0. Ada pita tinggi saluran donat 334.0, pita rendah saluran donat 334.0, indikator pita tinggi saluran donat 1.0, dan indikator pita rendah saluran donat 1.0.

Kami menghitung a Moving Average Convergence Divergence (MACD) dari -0.22436, sinyal MACD dari -0.12464, perbedaan MACD dari -0.09972, indikator Exponential Moving Average (EMA) yang cepat dari 334.0, indikator Exponential Moving Average (EMA) yang lambat dari 334.0, Indeks Pergerakan Arah Rata-Rata (ADX) dari unknown, ADX positif dari 20.0, ADX negatif dari 20.0, Indikator Vortex positif (VI) dari 1.0, VI negatif dari 1.0, perbedaan tren vortex dari 0.84678, trix -2.48539, Indeks Massa (MI) dari 1.0, Indeks Saluran Komoditas (CCI) dari -66.66667, Oscillator Harga yang Ditolak (DPO) dari 25.6, Oscillator KST (KST) dari -71.19021 dan Oscillator KST (Sinyal KST) dari -71.19021 (meninggalkan perbedaan KST dari -6.95217). Kami juga menemukan peringkat Ichimoku dari 346.0, peringkat Ichimoku B dari 346.0, tren visual Ichimoku A dari 358.9, tren visual Ichimoku B dari 349.88, Indikator Aroon (AI) naik dari 4.0 dan indikator AI turun dari 4.0. Yang meninggalkan perbedaan -4.0.

Kami menemukan Relative Strength Index (RSI) dari 50.0, Indeks Aliran Uang (MFI) dari 23.93562, True Strength Index (TSI) dari -100.0, osilator akhir dari -120.68966, osilator stokastik dari 350.0, sinyal osilator stokastik dari 350.0, peringkat Williams% R dari 250.0 dan osilator mengagumkan dari -1.8.

Ada pengembalian harian dari -7.11902, pengembalian log harian dari -3.03975 dan pengembalian kumulatif dari -2.99401.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Perayaan Natal Kemendikbud, Nadiem ajak semua bekerja sebagai sahabat

Avatar

Published

on

KOMPAS.com

Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan telah mengajak pada seluruh pihaknya untuk berkarya dan bekerja sebagai sahabat untuk semua orang.

“Bekerja dan berkaryalah sebagai sahabat bagi semua orang,” ucapnya yang hadir di acara perayaan Natal tahun 2019 dan Tahun Baru 2020 di Kemendikbud, yang didampingi oleh istri, Franka Nadiem, pada hari Jumat 17 Januari, di bilangan Senayan, Jakarta.

Pesan itu disampaikan oleh Nadiem yang pada itu sesuai dengan temanya, “Hiduplah sebagai Sahabat bagi Semua Orang”.

Ia berkata mengenai keberagaman agama, budaya dan suku bukanlah hal yang menghambat terhadap eratnya tali persahabatan sesama bangsa.

“Kebersamaan dalam berbagai keberagaman merupakan kekuatan bagi bangsa Indonesia untuk mewujudkan kehidupan yang bersatu, bergotong royong, berdaulat, adil dan makmur, berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar RI 1945,” jelasnya.

Acara Kemendikbud tersebut pun mengangkat “Melalui Semangat Natal, Kita Wujudkan Sumber Daya manusia yang Unggul dan Berkarakter” menjadi subtemanya.

Terkait pada hal tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan juga mengajak seluruh insan pendidikan & kebudayaan untuk semangat lebih lagi dengan berkarya dalam mewujudkan SDM yang berkarakter dan unggul.

“Marilah kita hindari hal-hal yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa karena keberagaman merupakan anugerah yang terindah,” dilansir dari situs Kemendikbud.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan juga mengajak seluruh insan yang ada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk kembali membangun sinergi dan solidaritas antar sesama guna membersatukan keberagaman agar bisa terwujudnya proses pembelajaran yang berkarakter.

Kali ini, Mendikbud berterima kasih pada Uskup Agung Jakarta Kardinal, Ignatius Suharyo dan juga Pendeta Willem TP Simarmata, beserta seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi atas perayaan Natal dan Tahun Baru hingga terselenggara dengan baik.

“Akhir kata, saya mengucapkan selamat Natal tahun 2019 dan selamat Tahun baru 2020,” tutup Nadiem.

SUMBER: Kompas

Continue Reading

Berita

Karena kumis, Dubes AS buat rakyat KorSel marah

Avatar

Published

on

suara.com

Harry Harris, Duta Besar AS untuk Korea Selatan, belakangan ini memicu marahnya rakyat Korea Selatan karena kumis.

Mantan dari perwira tinggi Angkatan laut Amerika Serikat ini dinilai tidak hormat terhadap Korea Selatan. Bahkan, beberapa beranggapan bahwa ia telah melecehkan Korea Selatan.

Dilansir The Guardian minggu lalu, warganet Korea Selatan telah menyebutkan bahwa kumis yang dimiliki Harry Harris tersebut mengingatkan mereka pada penjajahan Jepang tahun 1910 sampai 1945.

Di masa itu, seluruh Gubernur Jenderal Jepang yang menguasai Korea Utara, menumbuhkan kumisnya.

Tidak heran bahwa warga Korea Selatan menuduh Harry Harris yang menjabat sebagai Duta Besar AS semenjak 25 Juli 2018 tidak memiliki kepekaan terhadap pahitnya sejarah kolonialisasi yang Jepang lakukan terhadap Korea.

Penjajahan Jepang yang dilakukan selama 35 tahun terhadap Korea terkenal dengan kebrutalan dan sikap Jepang yang tidak hormat pada Korea.

Yang membuat semakin berangnya publik Korea Selatan pada Harris ialah ia memiliki darah Jepang.

Harry Harris yang besar dan lahir di Yokosuka, Jepang, sebelum ia dan keluarganya pindah ke Amerika Serikat. Sang ayah adalah Binkley Harris warga negara Amerika Serikat, dan Ibunya adalah Fumiko Ohno warga negara Jepang.

Korea Times, surat kabar asal Korea Selatan, memberika kritik pada Harris yang menyebutkan bahwa ia baru menumbuhkan kumis semenjak diangkat pada masa pemerintahan Presiden Trump.

Harris yang kini berusia 63 tahun disebut tidak pernah menumbuhkan kumisnya selama 40 tahun selama ia di Angkatan laus AS, sejak 1978 sampai 2018.

“Kumis Harris adalah simbol tidak hormat AS terhadap Korsel. Harris lebih mirip dengan seorang Gubernur Jenderal dibandingkan seorang diplomat,” sebut Korea Times.

Merespon atas kemarahan yang dilakukan oleh rakyat Korea Selatan, Harris berkata bahwa ia ingin memberikan perubahan pada dirinya yang lama menjadi tentara dan kini menjadi diplomat.

Ia berpendapat bahwa hal ini adalah konyol dan tak relevan dengan jabatan yang ia pegang.

“Saya ingin lebih muda tetapi juga tidak mungkin. Namun, saya dapat menumbuhkan kumis, dan saya memutuskan untuk melakukannya.” jelas Harris.

“Kumis saya menjadi bulan-bulanan. Saya percaya kritik ini muncul karena latar belakang etnis saya yang seorang Amerika berdarah Jepang.” lanjutnya.

Ia juga melanjutkan bahwa tidak ada yang memberikan kritik ke pemimpin kemerdekaan Korea yang memiliki kumis. Ia dengan tegas bahwa ia tidak akan mencukurnya.

“Saya adalah saya. Kalian harus meyakinkan saya jika kumis ini berpotensi merusak hubungan diplomatik Korsel dan AS.” tutupnya.

SUMBER: Kompas

Continue Reading

Berita

Polisi sulit mengidentifikasi kerangka yang ditemukan di rumah kosong

Avatar

Published

on

Pixabay

Polisi mengalami kesulitan untuk mengidentifikasi kerangka manusia yang beberapa waktu lalu ditemukan dengan keadaan duduk di kursi sofa rumah kosong, yang berlokasi di Jalan Sukamenak Indah, Desa Sayati, Kec. Margahayu, Kab. Bandung.

“Memang di tempat kejadian kita tak bisa menemukan identitas yang bisa menunjukkan siapa orang (korban) ini,” ucap Kombes Hendra Kurniawan selaku Kapolresta Bandung, saat ditemui di Mapolresta Bandung, Kab. Bandung, hari Senin 20 Januari.

Berdasarkan hasil olah TKP, pihak kepolisian bahkan tak menemukan identitas korban baik kartu pengenal atau identitas korban lainnya.

Untuk mengungkapkan identitas korban, pihak keopilisan lalu mengajak dokter forensik dari Rumah Sakit Sartika Asih, Bandung.

“Di TKP ini, korban tidak ditemukan menggunakan pakaian, hanya gunakan ponco. Tidak ada identitas kartu, ataupun dompet segala macam, tidak ada ini. Makanya kita kesulitan meminta bantu forensik,” tutur Hendra.

Seperti yang diketahui sebelumnya, warga dari Kompleks Sukamenak Indah Blok I 61 RT 06/04 di Desa Sayati, Kec Margahayu, Kab. Bandung, Jabar, digegerkan dengan penemuan kerangka manusia keadaan duduk di kursi sofa rumah kosong, hari Selasa 14 Januari.

Ketika ditemukan, keadaan dari kerangka manusia tersebut masih tersisakan jas hujan yang berwarna biru muda dengan posisi duduknya, kedua kaki ke bawah.

Kombes Pol Saptono Erlangga, selaku Kabid Humas Polda Jabar, menjelaskan bahwa kerangka tersebut ditemukan pertama kali oleh saksi Suherman yang adalah orang suruhan dari pemilik rumah untuk membersihkan pekarangan rumah tersebut.

Saat tiba di rumah itu sekitar pukul 13.00 WIB, saksi pertama melihat rumput di pekarangan rumah sudah dipotong, ditanami pohon singkong, pintu samping rumah terbuka biasanya terkunci dengan rapat, dan kaca jendela bagian depan rumah sudah pecah.

“Kemudian saksi masuk ke dalam ke ruang keluarga dan langsung kaget menemukan di atas kursi sofa yang diduga kerangka tulang manusia,” sebut Erlangga.

Saksi lalu memberitahu temuannya tersebut ke pemilik rumah, Johan.

Menerima laporan orang suruhannya, Johan lalu segera memeriksa kondisi rumah dan melapor ke pihak kepolisian.

Erlangga kemudian memberikan penjelasan bahwa berdasarkan keterangan pemilik rumah, rumah tersebut belum pernah direnovasi dan sudah kosong sejak 2014 saat pemilik membeli rumah tersebut.

Suherman sebagai saksi terakhir kali membersihkan pekarangan di rumah kosong itu saat bulan Mei 2019.

Pada saat itu, saksi belum sempat masuk ke rumah.

SUMBER: Kompas

Continue Reading

Trending