Malang Post



Oleh: Faris Khoirul Anam, Lc., M.H.I., Wk. Katib Syuriyah PCNU Kota Malang

Dalam keseharian, ungkapan di atas sering kita dengarkan. Suatu ajakan agar dalam menyikapi sesuatu, kita lebih mengedepankan akal, tidak hanya memainkan perasaan. Lalu, apakah perbedaan antara perasaan dan akal itu, dan bagaimana penjelasan Alqur’an mengenai hal ini?
Sebenarnya, di antara posisi perasaan dan akal itu ada pengetahuan. Misalnya seperti ini. Seseorang melihat sinar dengan matanya, mendengar suara dengan telinganya, mencium bau dengan hidungnya, merasa panas atau dingin di kulit, merasa

Tags:

Page 1 of 295