Mahasiswa Amerika Asik Membatik


MALANG -  Belasan mahasiswa dari Messiah College Amerika Serikat asik belajar membatik bersama para siswa SMP YPK Malang, kemarin. Mereka menggambar pola dengan serius di atas kain putih berukuran 30x30 cm, serta mengikuti tahapan membatik yang diajarkan.
Di awal praktek, siswa pun menjelaskan kepada mereka alat-alat yang digunakan, termasuk kegunaan canting.  “Hati-hati, karena (canting) ini panas,” ujar salah satu siswa sembari menyelupkan canting ke tinta, lalu meniupnya sedikit sebelum menggoreskannya di atas kain.  
Meski sudah mendapatkan peringatan bahwa canting panas, tetap saja ada yang dibuat terkejut. Bethany Smith salah satunya. “Aduh, ternyata sangat panas,” teriaknya.

Mahasiswi lain, Emily Moore pun mengalami hal yang sama. “Wow, memang panas sekali, saya kaget banget,” kata dia sambil tertawa lebar.
Keseruan mahasiswa yang heboh karena terkena panasnya canting pun sempat membuat suasana membatik menjadi sedikit gaduh dengan celotehan dan gurauan para bule itu. Mereka juga mengomentari bau khas cairan untuk membatik, yang menurut mereka tidak biasa.  
Setelah kehebohan usai, mereka pun mulai membatik dengan tenang dan telaten. Sesuai pola yang digambar. Sesekali mereka terlihat mengamati karya masing-masing. Sementara para mahasiswa melakukan melukis batik, siswa SMP YPK pun mengamati. Proses ini berjalan selama satu hingga dua jam. Ketelitian dan ketelatenan mereka membuat karya batik menjadi hasil karya yang memuaskan. Mahasiswa bernama William Jhonson mengatakan, ia akan membawa pulang kain batik karyanya itu ke negaranya. Ia terlihat puas dengan hasil akhir batiknya. (sin/han).