Pasti ke Trofeo Bhayangkara


Arema FC dipastikan akan mengikuti Trofeo Bhayangkara, yang akan berlangsung di Solo. (Dicky bisinglasi/malang post)

MALANG – Arema FC mulai berpaling dari helatan Bali Island Cup 2017. Tak kunjung mendapatkan kejelasan jadwal dan malah diisukan batal, tim berjuluk Singo Edan ini siap ‘ngamen’ ke beberapa kota. Lampung, Solo dan Purbalingga, adalah beberapa list, yang bisa menjadi tempat untuk uji kualitas tim yang kini dibesut oleh Aji Santoso tersebut.
“Kami menyiapkan diri untuk menerima pertandingan persahabatan. Ada beberapa yang sudah masuk,” papar General Manager Arema, Ruddy Widodo.
Menurut dia, hal itu imbas tidak pastinya Bali Island Cup 2017. Padahal, tim yang bermarkas di Stadion Kanjuruhan ini sejatinya akan memprioritaskan turnamen tersebut, dengan alasan kuat sebagai juara bertahan. Saat menunggu, manajemen mendapatkan tawaran pertandingan persahabatan.
“Kami ditawari untuk pertandingan uji coba. Surat yang sudah masuk dan hampir pasti kami terima adalah Trofeo Bhayangkara, yang akan berlangsung di Solo,” ungkapnya.
Trofeo Bhayangkara ini akan berlangsung pada 28 Januari mendatang. Sedangkan klub yang bertanding, selain Arema dan Bhayangkara FC adalah Home United dari Singapura.
Lantas, apa alasan Arema menerima undangan trofeo tersebut? Ternyata, Arema juga sedang membidik pertandingan uji coba di tempat yang masih satu jalur dari Solo beberapa hari setelahnya. Yakni tawaran untuk bermain di Purbalingga, pada 31 Januari 2017.
“Kami juga harus menyusun rancangan perjalanan. Kemungkinan menerima penawaran Purbalingga,” beber dia.
Pria yang kerap berkacamata itu mengatakan, untuk komunikasi dengan penyelenggara sudah terjadi secara lisan. Arema kini tinggal menunggu undangan tertulis dan memastikan bermain di Purbalingga. “Yang saat ini sudah resmi dan kami jawab iya adalah Trofeo Bhayangkara,” tegasnya.
Selain itu, Hamka Hamzah dkk juga mendapatkan tawaran untuk bermain di Lampung. Tim ini akan bertemu dengan Bala Sakai Sambayan, Lampung, pada 22-24 Januari mendatang. “Belum tahu tanggal pastinya, karena komunikasi masih lisan saja. Mereka minta tanggal 22 Januari, tetapi kami minta tanggal 23 atau 24 Januari,” beber dia.
Menurut Ruddy, Arema menerima tantangan tersebut juga sebagai ajang uji kemampuan skuad. Apalagi, Arema sendiri tergolong paling awal mengawali latihan ketimbang tim lain peserta ISL 2017.
“Jadi biar tidak jenuh juga karena sudah latihan dari awal tahun. Malah ada yang sejak akhir 2016 sudah latihan,” tandasnya. (ley/jon)